{"id":110970,"date":"2026-09-29T13:44:47","date_gmt":"2026-09-29T06:44:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/kevin-diks-kritik-suporter-usai-timnas-ditahan-malaysia-minta-perjuangan-10-pemain-dihargai\/"},"modified":"2026-09-29T13:44:47","modified_gmt":"2026-09-29T06:44:47","slug":"kevin-diks-kritik-suporter-usai-timnas-ditahan-malaysia-minta-perjuangan-10-pemain-dihargai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/29\/kevin-diks-kritik-suporter-usai-timnas-ditahan-malaysia-minta-perjuangan-10-pemain-dihargai\/","title":{"rendered":"Kevin Diks Kritik Suporter usai Timnas Ditahan Malaysia, Minta Perjuangan 10 Pemain Dihargai"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/29\/1790663923_5d7518966681ddbd2882.jpg\" alt=\"Kevin Diks Kritik Suporter usai Timnas Ditahan Malaysia, Minta Perjuangan 10 Pemain Dihargai\"\/><figcaption>Kevin Diks (kiri).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KAPTEN tim nasional Indonesia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kevin-diks\" title=\"Kevin Diks\">Kevin Diks<\/a>, melontarkan kritik terbuka terhadap sebagian suporter skuad Garuda. Ia meminta kerja keras tim yang harus berjuang dengan 10 pemain saat menahan imbang Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fifa-asean-cup-2026\" title=\"FIFA ASEAN Cup 2026\">FIFA ASEAN Cup 2026<\/a> di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28\/9), lebih dihargai.<\/p>\n<p>Dalam pertandingan tersebut, Indonesia terpaksa bermain dengan 10 orang selama kurang lebih 60 menit setelah Thom Haye diganjar kartu merah pada menit ke-37. Alih-alih mendapatkan dukungan penuh dalam situasi tertekan, sebagian penonton di stadion justru meneriakkan nama pelatih terdahulu, Shin Tae-yong.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Menanggapi dinamika tribun tersebut, Diks menilai reaksi suporter kurang tepat dan tidak sehat bagi mentalitas skuad yang sedang berjuang di lapangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/938593\/indonesia-vs-malaysia--kevin-diks-kecewa-suporter-teriaki-skuad-garuda\" title=\"Indonesia vs Malaysia : Kevin Diks Kecewa Suporter Teriaki Skuad Garuda\u00a0\" target=\"_blank\">Indonesia vs Malaysia : Kevin Diks Kecewa Suporter Teriaki Skuad Garuda\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya rasa ini tidak benar. Ini tidak baik bagi para pemain dan tidak baik bagi pelatih,&#8221; tegas Diks pascalaga, dikutip dari rilis resmi PSSI, Selasa (29\/9).<\/p>\n<h2>Pembelaan untuk Thom Haye<\/h2>\n<p>Pemain klub Bundesliga Borussia Moenchengladbach itu juga meminta publik sepak bola Tanah Air agar tidak melimpahkan seluruh kesalahan kepada Thom Haye. Menurutnya, kartu merah yang diterima rekan setimnya murni insiden dalam pertandingan yang berjalan dalam tempo cepat dan melibatkan tinjauan VAR (<em>Video Assistant Referee<\/em>).<\/p>\n<p>&#8220;Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Hal seperti itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya. Dengan adanya VAR, semuanya berjalan begitu cepat,&#8221; jelas bek berusia matang tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/936383\/pahami-rivalitas-indonesia-vs-malaysia-kevin-diks-prioritaskan-laga-kontra-singapura\" title=\"Pahami Rivalitas Indonesia vs Malaysia, Kevin Diks Prioritaskan Laga Kontra Singapura\" target=\"_blank\">Pahami Rivalitas Indonesia vs Malaysia, Kevin Diks Prioritaskan Laga Kontra Singapura<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di hadapan lebih dari 56.000 suporter yang memadati SUGBK, Diks mengaku tetap bangga dengan ketahanan fisik dan mental rekan-rekannya yang mampu mempertahankan gawang dari kebobolan meski kehabisan jumlah pemain di atas lapangan.<\/p>\n<h2>Skenario Lolos ke Final ASEAN Cup 2026<\/h2>\n<p>Hasil imbang tanpa gol ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan perolehan 4 poin, mengantongi angka yang sama dengan Malaysia di puncak klasemen.<\/p>\n<p>Untuk mengamankan tiket ke babak final, skuad Garuda dihadapkan pada misi wajib menang dengan selisih gol meyakinkan saat menghadapi Bangladesh pada Kamis (1\/10). Selain itu, Indonesia juga harus bergantung pada hasil pertandingan lain antara Malaysia kontra Singapura.<\/p>\n<p>Menanggapi ketatnya persaingan jelang laga pamungkas fase grup, Diks memberikan instruksi singkat namun tegas kepada rekan-rekannya.<\/p>\n<p>&#8220;Cetak gol sebanyak-banyaknya. Itu saja,&#8221; pungkasnya. (Ant\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/938684\/kevin-diks-kritik-suporter-usai-timnas-ditahan-malaysia-minta-perjuangan-10-pemain-dihargai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kevin Diks (kiri).(Antara) KAPTEN tim nasional Indonesia, Kevin Diks, melontarkan kritik terbuka terhadap sebagian suporter skuad Garuda. Ia meminta kerja keras tim yang harus berjuang dengan 10 pemain saat menahan imbang Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28\/9), lebih dihargai. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-110970","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110970","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110970"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110970\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110970"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110970"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110970"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}