{"id":110578,"date":"2026-09-28T20:29:42","date_gmt":"2026-09-28T13:29:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/28\/dua-peran-satu-langkah-menuju-masa-depan\/"},"modified":"2026-09-28T20:29:42","modified_gmt":"2026-09-28T13:29:42","slug":"dua-peran-satu-langkah-menuju-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/28\/dua-peran-satu-langkah-menuju-masa-depan\/","title":{"rendered":"Dua Peran, Satu Langkah Menuju Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/28\/1790600565_9267256f14ff81c38806.png\" alt=\"Dua Peran, Satu Langkah Menuju Masa Depan\"\/><figcaption>Putri Gustina, Makasiswa Manajemen, Universitas Pamulang.(Dok. Pribadi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MENJADI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahasiswa\" title=\"mahasiswa\">mahasiswa<\/a> tidak selalu berarti hanya datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, lalu menunggu waktu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wisuda\" title=\"wisuda\">wisuda<\/a>. Bagi sebagian mahasiswa, kehidupan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kuliah\" title=\"kuliah\">kuliah<\/a> berjalan bersamaan dengan pekerjaan. Kuliah dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bekerja\" title=\"bekerja\">bekerja<\/a> akhirnya menjadi dua hal yang harus dijalani dalam waktu yang sama. Di sisi lain kuliah sambil bekerja bukan lagi hal yang asing bagi sebagian mahasiswa.<\/p>\n<p>Bagi mahasiswa, bekerja tidak hanya menjadi cara untuk mendapatkan penghasilan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar menghadapi dunia kerja secara langsung.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Hal inilah yang menjadi cukup dekat dengan kehidupan mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM). Setiap mahasiswa memiliki latar belakang dan perjalanan yang berbeda. Ada yang fokus menyelesaikan kuliahnya, ada yang sudah bekerja, dan ada pula yang harus membagi waktu antara pekerjaan, tugas kuliah, keluarga, dan kehidupan pribadi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/931158\/perguruan-tinggi-perkuat-pembelajaran-berbasis-industri-sejak-awal-kuliah\" title=\"Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri Sejak Awal Kuliah\" target=\"_blank\">Perguruan Tinggi Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri Sejak Awal Kuliah<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Antara Kuliah dan Pekerjaan<\/b><\/h2>\n<p>Menjadi mahasiswa sekaligus pekerja bukan sesuatu yang selalu mudah. Ada kalanya pekerjaan sedang padat ketika tugas kuliah juga menumpuk. Ada waktu ketika tubuh sudah lelah setelah bekerja, tetapi masih harus membuka laptop untuk menyelesaikan tugas. Belum lagi ketika jadwal kuliah berdekatan dengan jam kerja.<\/p>\n<p>Dalam kondisi seperti itu, mahasiswa dituntut untuk lebih teratur mengatur waktu dan menentukan prioritas. Namun, dari situ justru ada proses belajar yang menurut saya tidak selalu didapatkan hanya dari ruang kelas.<\/p>\n<p>Ketika bekerja, mahasiswa belajar berhadapan dengan orang lain, memahami tanggung jawab, mengatur waktu, menghadapi masalah, dan menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Sementara itu, perkuliahan memberikan pengetahuan dan cara berpikir yang dapat membantu mahasiswa memahami pekerjaan dari sudut pandang yang lebih luas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/908928\/calon-mahasiswa-punya-peluang-raih-beasiswa-hingga-100-persen-ini-jalur-yang-tersedia\" title=\"Calon Mahasiswa Punya Peluang Raih Beasiswa hingga 100 Persen, Ini Jalur yang Tersedia\" target=\"_blank\">Calon Mahasiswa Punya Peluang Raih Beasiswa hingga 100 Persen, Ini Jalur yang Tersedia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut saya, pengalaman bekerja saat masih kuliah memberikan pelajaran yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas. Mahasiswa belajar mengatur waktu, berkomunikasi dengan orang lain, bertanggung jawab, dan menghadapi tekanan pekerjaan.<\/p>\n<h2><b>Belajar Menghargai Waktu<\/b><\/h2>\n<p>Saya melihat bahwa kuliah sambil bekerja mengajarkan satu hal penting, yaitu menghargai waktu. Ketika waktu terbatas, kita tidak bisa terus menunda pekerjaan. Tugas harus diselesaikan, pekerjaan harus tetap dilakukan, dan waktu istirahat juga perlu diperhatikan.<\/p>\n<p>Dari pengalaman tersebut, mahasiswa belajar menentukan prioritas. Tidak semua hal bisa dilakukan sekaligus. Ada saatnya mahasiswa harus memilih mana yang lebih penting untuk diselesaikan terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Kebiasaan sederhana seperti membuat jadwal, mencatat pekerjaan yang harus diselesaikan, dan membagi waktu dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja. Hal tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi akan terasa manfaatnya ketika seseorang memiliki banyak tanggung jawab dalam waktu yang bersamaan.<\/p>\n<h2><b>Pengalaman Kerja Menjadi Ruang Belajar<\/b><\/h2>\n<p>Bekerja ketika masih kuliah membuat mahasiswa lebih mengenal dunia kerja sebelum benar-benar lulus. Mahasiswa dapat melihat bahwa dunia kerja tidak hanya membutuhkan pengetahuan dari bangku kuliah.<\/p>\n<p>Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menerima kritik, beradaptasi, menyelesaikan masalah, dan bertanggung jawab juga menjadi bagian penting dalam kehidupan profesional.<\/p>\n<p>Menurut saya, pengalaman tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa. Namun, bukan berarti mahasiswa yang sudah bekerja otomatis lebih siap dibandingkan mahasiswa yang belum bekerja. Setiap pengalaman memberikan ruang belajar yang berbeda.<\/p>\n<p>Mahasiswa yang bekerja dapat belajar melalui situasi nyata. Sementara itu, mahasiswa yang belum bekerja juga dapat mengembangkan kemampuan melalui organisasi, kegiatan kampus, proyek, maupun pengalaman lainnya.<\/p>\n<h2><b>Bekerja, Belajar, dan Bertumbuh<\/b><\/h2>\n<p>Bagi mahasiswa, dunia kerja seharusnya tidak dianggap sebagai sesuatu yang baru dimulai setelah wisuda. Persiapannya dapat dimulai sejak masih kuliah.<\/p>\n<p>Tidak harus selalu melalui pekerjaan tetap. Mahasiswa dapat mulai dengan belajar berkomunikasi, berani menyampaikan pendapat, bekerja dalam tim, mengikuti kegiatan yang memberikan pengalaman, dan membiasakan diri menyelesaikan tanggung jawab tepat waktu.<\/p>\n<p>Kemampuan beradaptasi juga semakin penting. Dunia kerja dapat berubah seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan perusahaan. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemauan untuk terus belajar.<\/p>\n<h2><b>Menjalani Dua Peran dengan Seimbang<\/b><\/h2>\n<p>Bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, tantangannya tentu berbeda. Ada rasa lelah, tekanan untuk menyelesaikan berbagai tanggung jawab, bahkan terkadang muncul keinginan untuk menyerah.<\/p>\n<p>Menurut saya, hal tersebut wajar. Yang penting adalah bagaimana mahasiswa mengenali batas kemampuan dirinya dan tidak memaksakan semuanya harus selesai dalam satu waktu.<\/p>\n<p>Kuliah sambil bekerja juga bukan berarti harus mengorbankan seluruh waktu istirahat. Justru kemampuan menjaga keseimbangan menjadi bagian dari pembelajaran. Mahasiswa perlu memahami kapan harus fokus pada pekerjaan, kapan mengerjakan tugas, dan kapan memberikan waktu untuk beristirahat.<\/p>\n<h2><b>Lebih dari Sekadar Ijazah<\/b><\/h2>\n<p>Pada akhirnya, masa kuliah bukan hanya tentang mendapatkan gelar. Bagi saya, masa kuliah adalah proses untuk mengenal diri sendiri, mencoba berbagai pengalaman, belajar bertanggung jawab, dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah lulus.<\/p>\n<p>Mahasiswa UNPAM yang menjalani kuliah sambil bekerja mungkin memiliki perjalanan yang penuh tantangan. Namun, dari dua dunia yang dijalani secara bersamaan itu, ada banyak pelajaran yang dapat dibawa ke masa depan.<\/p>\n<p>Pengalaman menghadapi pelanggan, bekerja dalam tim, menyelesaikan masalah, mengatur waktu, maupun berkomunikasi dengan orang lain dapat menjadi bagian dari proses membentuk diri.<\/p>\n<p>Karena itu, persiapan menuju dunia kerja tidak harus menunggu semester akhir. Ia dapat dimulai dari kebiasaan kecil sejak sekarang: bertanggung jawab terhadap tugas, menghargai waktu, mau belajar dari kesalahan, berani mencoba, dan terbuka terhadap pengalaman baru.<\/p>\n<p>Ketika wisuda nanti, yang dibawa mahasiswa bukan hanya ijazah. Ada pengalaman, kemampuan, kebiasaan, dan cara berpikir yang terbentuk selama perjalanan kuliah. Hal-hal itulah yang akan terus menemani seseorang ketika akhirnya benar-benar memasuki dunia<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/forum-mahasiswa\/938476\/dua-peran-satu-langkah-menuju-masa-depan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Putri Gustina, Makasiswa Manajemen, Universitas Pamulang.(Dok. Pribadi) MENJADI mahasiswa tidak selalu berarti hanya datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, lalu menunggu waktu wisuda. Bagi sebagian mahasiswa, kehidupan kuliah berjalan bersamaan dengan pekerjaan. Kuliah dan bekerja akhirnya menjadi dua hal yang harus dijalani dalam waktu yang sama. Di sisi lain kuliah sambil bekerja bukan lagi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110579,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-110578","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110578","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110578"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110578\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}