{"id":110272,"date":"2026-09-28T00:53:36","date_gmt":"2026-09-27T17:53:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/28\/sebulan-berlalu-hasil-penertiban-satpol-pp-di-pasar-cisalak-depok-mulai-sirna\/"},"modified":"2026-09-28T00:53:36","modified_gmt":"2026-09-27T17:53:36","slug":"sebulan-berlalu-hasil-penertiban-satpol-pp-di-pasar-cisalak-depok-mulai-sirna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/28\/sebulan-berlalu-hasil-penertiban-satpol-pp-di-pasar-cisalak-depok-mulai-sirna\/","title":{"rendered":"Sebulan Berlalu, Hasil Penertiban Satpol PP di Pasar Cisalak Depok Mulai Sirna"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/27\/1790508863_95eb3e30b6462fa875c5.jpg\" alt=\"Sebulan Berlalu, Hasil Penertiban Satpol PP di Pasar Cisalak Depok Mulai Sirna\"\/><figcaption>Ilustrasi .(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KAWASAN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pasar-cisalak\" title=\"Pasar Cisalak\">Pasar Cisalak<\/a> di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kota-depok\" title=\"Kota Depok\">Kota Depok<\/a>, Jawa Barat, kembali semrawut. Sebulan pascapenertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, sekitar 300 pedagang kaki lima (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pkl\" title=\"PKL\">PKL<\/a>) kembali menguasai bahu jalan dan trotoar di sekitar pasar utama.<\/p>\n<p>Berdasarkan pemantauan pada Minggu (27\/9) siang, kembalinya para pedagang ke area publik tersebut memicu kemacetan dan mengganggu fungsi jalan serta trotoar.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Sejumlah PKL mengaku memilih berjualan di luar pasar karena lokasi tersebut dianggap lebih strategis, hemat biaya operasional, dan mudah diakses oleh konsumen.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/936716\/dedi-mulyadi-minta-percaloan-rekrutmen-tenaga-kerja-di-depok-diberantas\" title=\"Dedi Mulyadi Minta Percaloan Rekrutmen Tenaga Kerja di Depok Diberantas\" target=\"_blank\">Dedi Mulyadi Minta Percaloan Rekrutmen Tenaga Kerja di Depok Diberantas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Perwakilan PKL pedagang sayuran di Jalan Koja, Mazhab, menyampaikan bahwa pada dasarnya para pedagang di area trotoar memiliki ceruk pasar dan sumber pasokan yang sama dengan pedagang di dalam gedung pasar utama.<\/p>\n<p>&#8220;Pada dasarnya pedagang PKL memiliki banyak kesamaan dengan pedagang di dalam pasar utama. Kami sama-sama memenuhi kebutuhan harian masyarakat, namun memiliki beberapa perbedaan karakteristik dalam cara beroperasi,&#8221; kata Mazhab, Minggu (27\/9).<\/p>\n<p>Mazhab menjelaskan, sasaran konsumen maupun rantai pasok barang antara PKL dan pedagang pasar resmi tidak berbeda jauh. Ia menambahkan, pasokan barang dagangan diambil dari pusat grosir yang sama pada dini hari.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/934992\/teras-cihampelas-akan-dibongkar-dan-ditata-ulang-pemprov-jabar-bantu-15-pkl\" title=\"Teras Cihampelas akan Dibongkar dan Ditata Ulang, Pemprov Jabar Bantu 15 PKL\" target=\"_blank\">Teras Cihampelas akan Dibongkar dan Ditata Ulang, Pemprov Jabar Bantu 15 PKL<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;PKL sayur dan pedagang sayur di dalam pasar mengambil barang dari pasar induk atau petani yang sama pada dini hari. Begitu pula dengan pakaian, pedagang PKL dan pedagang pasar utama mengambil dari grosir yang sama dari Tanah Abang, Jakarta.&#8221;<\/p>\n<p>Terkait selisih harga barang yang kerap lebih murah di lapak PKL, Mazhab menilai hal tersebut merupakan dampak dari efisiensi biaya operasional. Faktor utama pemicunya antara lain minimnya beban sewa, efisiensi jalur distribusi, serta kecepatan perputaran barang.<\/p>\n<p>Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) sebenarnya telah menyiapkan skema relokasi agar kawasan pasar menjadi tertib, bersih, dan bebas macet. Namun, penataan tersebut menghadapi resistensi dari para pedagang..<\/p>\n<p>Ia mengungkapkan, pembeli cenderung enggan masuk ke dalam gedung pasar jika posisi lapak berada di lantai atas atau bagian belakang. Selain itu, perpindahan lokasi berpotensi memutus hubungan dengan pelanggan lama.<\/p>\n<p>Kondisi ini dibenarkan oleh pihak pengelola pasar. Pegawai Pasar Cisalak, Kohar Susanto, mengonfirmasi bahwa penertiban yang dilakukan bulan lalu belum memberikan dampak permanen terhadap kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Sebulan pascapenertiban kawasan Pasar Cisalak justru kian semrawut karena area yang ditertibkan kembali dikuasai oleh 300 pedagang PKL,&#8221; ucapnya. (KG\/P-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/938155\/sebulan-berlalu-hasil-penertiban-satpol-pp-di-pasar-cisalak-depok-mulai-sirna\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi .(Antara) KAWASAN Pasar Cisalak di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, kembali semrawut. Sebulan pascapenertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, sekitar 300 pedagang kaki lima (PKL) kembali menguasai bahu jalan dan trotoar di sekitar pasar utama. Berdasarkan pemantauan pada Minggu (27\/9) siang, kembalinya para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110273,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-110272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110272"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110272\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}