{"id":110262,"date":"2026-09-28T00:28:38","date_gmt":"2026-09-27T17:28:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/28\/deputi-bakom-ri-nilai-esports-indonesia-naik-level-bukan-lagi-sekadar-main-game\/"},"modified":"2026-09-28T00:28:38","modified_gmt":"2026-09-27T17:28:38","slug":"deputi-bakom-ri-nilai-esports-indonesia-naik-level-bukan-lagi-sekadar-main-game","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/28\/deputi-bakom-ri-nilai-esports-indonesia-naik-level-bukan-lagi-sekadar-main-game\/","title":{"rendered":"Deputi Bakom RI Nilai Esports Indonesia Naik Level, Bukan Lagi Sekadar Main Game"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/27\/1790516784_379e9d47101e23399e84.jpeg\" alt=\"Deputi Bakom RI Nilai Esports Indonesia Naik Level, Bukan Lagi Sekadar Main Game\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\"><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/esports\" title=\"esports\">ESPORTS<\/a> Indonesia memasuki babak baru setelah olahraga digital itu semakin dipandang sebagai bagian dari prestasi, diplomasi, ekonomi digital, dan strategi negara.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Deputi Bakom RI Ulta Levenia mengatakan esports tidak tepat lagi dilihat sebatas aktivitas bermain gim semata.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Menurutnya, posisi esports saat ini memiliki dimensi yang jauh lebih luas, terutama ketika negara-negara mulai menjadikannya sebagai bagian dari persaingan global.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/937510\/kualitas-audio-profesional-jadi-tuntutan-industri-ekonomi-kreatif-dan-live-entertainment-\" target=\"_blank\" title=\"Kualitas Audio Profesional Jadi Tuntutan Industri Ekonomi Kreatif dan Live Entertainment \">Kualitas Audio Profesional Jadi Tuntutan Industri Ekonomi Kreatif dan Live Entertainment <\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Pernyataan itu disampaikan di tengah keberangkatan Timnas Esports Indonesia ke Jepang untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia turun di delapan nomor dengan target satu emas, tiga perak, dan empat perunggu.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">\u201cSebelum bilang \u2018itu cuma main game\u2019 izinkan saya cerita sedikit sejarah. Kalau papan catur saja bisa jadi medan geopolitik, sekarang pikirkan esports. Ditonton ratusan juta orang, industri bernilai triliunan. Negara-negara besar membangun tim nasionalnya seperti membangun armada,\u201d ungkapnya Ulta Levenia dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Minggu (27\/9\/2026).<br \/>&#13;<br \/>\nDia mencontohkan pertandingan catur Bobby Fischer melawan Boris Spassky di Reykjavik, Islandia, pada 1972. Di tengah Perang Dingin, pertandingan tersebut menjadi simbol persaingan Amerika Serikat dan Uni Soviet.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Menurut Ulta, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa arena kompetisi dapat berkembang menjadi ruang pertarungan pengaruh antarnegara.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/936705\/update-honor-of-kings-september-2026-hero-baru-mode-honor-royale-dan-asian-games\" target=\"_blank\" title=\"Update Honor of Kings September 2026: Hero Baru, Mode Honor Royale, dan Asian Games\">Update Honor of Kings September 2026: Hero Baru, Mode Honor Royale, dan Asian Games<\/a><\/strong><\/p>\n<h2 data-v-db2235c1=\"\">Kepemimpinan Baru PB ESI<\/h2>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Konteks tersebut semakin relevan setelah Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) periode 2026-2030 pada 15 September 2026.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Kepemimpinan Herindra sempat menjadi bahan perbincangan karena latar belakangnya bukan atlet esports profesional. Namun, Ulta menilai persoalan utama bukan apakah seorang pemimpin esports harus seorang gamer.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">\u201cKarena semakin tinggi puncak hirarki pimpinan eSports itu menjadi governance position, bukan posisi teknis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Menurutnya, pemimpin organisasi esports harus memahami tata kelola, pembinaan atlet, strategi pengembangan ekosistem, hingga kepentingan Indonesia di tingkat internasional.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">\u201cYang paling utama adalah mengerti bagaimana atlet mendapatkan yang terbaik. Baik dari latihan, sampai prestasinya,\u201d kata Ulta.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Ulta juga menyoroti perkembangan kepemimpinan esports di sejumlah negara. Menurut dia, posisi puncak organisasi esports internasional maupun nasional tidak selalu ditempati mantan pemain profesional.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Karena itu, ia meminta publik tidak terjebak pada perdebatan mengenai latar belakang personal seorang pemimpin, tetapi melihat substansi kebijakan dan dampaknya terhadap atlet serta ekosistem esports.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">\u201cMasuknya Jenderal Herindra ke dalam puncak pimpinan eSports Indonesia menunjukkan bahwa eSports ini bukan lagi hanya sekadar gaming, juga sebagai instrumen strategi negara, soft power, dan diplomasi hingga ekonomi digital,\u201d imbuh Ulta.<\/p>\n<h2 data-v-db2235c1=\"\">Bawa Nama Negara<\/h2>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Bagi Ulta, atlet esports Indonesia yang bertanding di Nagoya tidak sekadar membawa nama gim atau klub masing-masing.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">\u201cMereka bukan sekadar gamers. Mereka atlet. Mereka duta, mereka pasukan terdepan Indonesia di arena persaingan zaman ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p data-v-db2235c1=\"\">Karena itu, Ulta mengajak masyarakat memberikan dukungan sebagaimana dukungan diberikan kepada cabang olahraga lainnya.\u00a0Ia juga mengingatkan publik agar lebih kritis dalam mengonsumsi informasi mengenai esports.\u00a0Bagi Ulta, perkembangan esports seharusnya dibaca sebagai bagian dari perubahan lanskap kompetisi generasi digital, bukan lagi sekadar soal siapa yang paling piawai memainkan gim.\u00a0&#8220;Untuk seluruh delegasi esports kita selamat bertanding, main dengan tenang, menang dengan terang. Stop termakan framing. Cari substansinya. Kasih\u00a0 bukti,\u201d pungkasnya. (H-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/938171\/deputi-bakom-ri-nilai-esports-indonesia-naik-level-bukan-lagi-sekadar-main-game\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) ESPORTS Indonesia memasuki babak baru setelah olahraga digital itu semakin dipandang sebagai bagian dari prestasi, diplomasi, ekonomi digital, dan strategi negara. Deputi Bakom RI Ulta Levenia mengatakan esports tidak tepat lagi dilihat sebatas aktivitas bermain gim semata. Menurutnya, posisi esports saat ini memiliki dimensi yang jauh lebih luas, terutama ketika negara-negara mulai menjadikannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":110263,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-110262","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110262","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110262"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110262\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/110263"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110262"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110262"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110262"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}