{"id":109978,"date":"2026-09-27T11:35:38","date_gmt":"2026-09-27T04:35:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/27\/rutin-makan-kacang-walnut-setiap-hari-bikin-otak-awet-muda-ini-kata-studi\/"},"modified":"2026-09-27T11:35:38","modified_gmt":"2026-09-27T04:35:38","slug":"rutin-makan-kacang-walnut-setiap-hari-bikin-otak-awet-muda-ini-kata-studi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/27\/rutin-makan-kacang-walnut-setiap-hari-bikin-otak-awet-muda-ini-kata-studi\/","title":{"rendered":"Rutin Makan Kacang Walnut Setiap Hari Bikin Otak Awet Muda Ini Kata Studi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/27\/1790470204_7fa68f3c99cbf27a93fa.jpg\" alt=\"Rutin Makan Kacang Walnut Setiap Hari Bikin Otak Awet Muda? Ini Kata Studi\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MENJAGA kesehatan fungsi otak seiring bertambahnya usia menjadi salah satu fokus utama dalam penerapan gaya hidup sehat. Studi ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa menyertakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kacang-walnut\" title=\"kacang walnut\">kacang walnut<\/a> (Juglans regia) ke dalam menu harian dapat memberikan manfaat signifikan bagi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-otak\" title=\"Kesehatan Otak\">kesehatan otak<\/a> dan memperlambat penurunan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/fungsi-kognitif\" title=\"fungsi kognitif\">fungsi kognitif<\/a>.<\/p>\n<p>Kacang walnut memiliki profil nutrisi yang sangat kaya jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lainnya. Jenis kacang ini menjadi salah satu sumber nabati tertinggi untuk asam alfa-linolenat (ALA), yaitu jenis asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam meredakan peradangan dan menjaga struktur sel-sel otak.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Selain kandungan omega-3, walnut mengandung senyawa polifenol, vitamin E, dan antioksidan tingkat tinggi. Kombinasi nutrisi ini bekerja secara sinergis untuk melindungi sel-sel saraf dari stres oksidatif, proses kerusakan sel yang sering dikaitkan dengan penuaan dini pada otak serta risiko penyakit neurodegeneratif.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/935483\/5-kebiasaan-menjaga-kesehatan-otak-agar-tetap-tajam-dan-tidak-cepat-pikun\" title=\"5 Kebiasaan Menjaga Kesehatan Otak agar Tetap Tajam dan tidak Cepat Pikun\" target=\"_blank\">5 Kebiasaan Menjaga Kesehatan Otak agar Tetap Tajam dan tidak Cepat Pikun<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Perlambat Penuaan Kognitif pada Lansia<\/h2>\n<p>Penelitian yang diterbitkan dalam laporan kesehatan nutrisi menunjukkan bahwa konsumsi walnut secara konsisten berdampak positif pada memori, fokus, serta kecepatan pemrosesan informasi.<\/p>\n<p>Dalam uji klinis yang melibatkan kelompok lansia, responden yang mengonsumsi sekitar satu genggam walnut setiap hari selama dua tahun memperlihatkan stabilitas fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsinya.<\/p>\n<p>Para peneliti mencatat bahwa manfaat paling menonjol terlihat pada individu yang berisiko mengalami penurunan fungsi otak atau mereka yang memiliki pola makan kurang seimbang sebelum dimulainya intervensi nutrisi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/924708\/10-manfaat-berenang-untuk-kesehatan-otak-dan-fungsi-kognitif\" title=\"10 Manfaat Berenang untuk Kesehatan Otak dan Fungsi Kognitif\" target=\"_blank\">10 Manfaat Berenang untuk Kesehatan Otak dan Fungsi Kognitif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Walnut adalah salah satu makanan utuh yang secara unik menggabungkan asam lemak omega-3 berbasis tanaman dengan kandungan polifenol yang sangat tinggi,&#8221; catat laporan riset tersebut. &#8220;Kombinasi ini membantu mengurangi peradangan neurokimia dan mendukung plastisitas otak seiring bertambahnya usia.&#8221;<\/p>\n<h2>Menjaga Kesehatan Pembuluh Darah Otak<\/h2>\n<p>Manfaat walnut bagi otak tidak hanya bekerja secara langsung pada jaringan sel saraf, melainkan juga melalui perbaikan sistem kardiovaskular. Kesehatan pembuluh darah yang baik memastikan aliran darah dan oksigen menuju otak tetap optimal.<\/p>\n<p>Nutrisi dalam kacang walnut terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein\/LDL), mengontrol tekanan darah, serta meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Pembuluh darah yang sehat dan bebas sumbatan secara otomatis meminimalkan risiko terjadinya gangguan vaskular pada otak, termasuk stroke.<\/p>\n<p>Selain itu, para ahli gizi menyarankan konsumsi walnut sebagai bagian dari pola makan seimbang seperti Diet Mediterania. Porsi harian yang direkomendasikan adalah sekitar 28 gram atau setara dengan satu genggam kecil (sekitar 12 hingga 14 paruhan kacang). Jumlah ini dianggap ideal untuk memperoleh manfaat optimal tanpa menambah asupan kalori secara berlebihan. (Eating Well\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/kesehatan\/938067\/rutin-makan-kacang-walnut-setiap-hari-bikin-otak-awet-muda-ini-kata-studi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific) MENJAGA kesehatan fungsi otak seiring bertambahnya usia menjadi salah satu fokus utama dalam penerapan gaya hidup sehat. Studi ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa menyertakan kacang walnut (Juglans regia) ke dalam menu harian dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan otak dan memperlambat penurunan fungsi kognitif. Kacang walnut memiliki profil nutrisi yang sangat kaya jika dibandingkan dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109979,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-109978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109978"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109978\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}