{"id":109810,"date":"2026-09-26T23:38:41","date_gmt":"2026-09-26T16:38:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/26\/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-2-km-ke-kali-boyong-status-siaga\/"},"modified":"2026-09-26T23:38:41","modified_gmt":"2026-09-26T16:38:41","slug":"gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-2-km-ke-kali-boyong-status-siaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/26\/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-2-km-ke-kali-boyong-status-siaga\/","title":{"rendered":"Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Kali Boyong, Status Siaga"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/26\/1790440456_8941aa082f3647c16cd3.jpg\" alt=\"Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Kali Boyong, Status Siaga\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gunung-merapi\" title=\"Gunung Merapi\">Gunung Merapi<\/a> kembali meluncurkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/awan-panas\" title=\"awan panas\">awan panas<\/a> guguran pada Sabtu (26\/9) malam. Estimasi jarak luncur awan panas tersebut mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah selatan, tepatnya menuju alur Kali Boyong, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.<\/p>\n<p>Berdasarkan siaran resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang diterima di Jakarta, peristiwa vulkanik tersebut tercatat terjadi pada pukul 20.34 WIB.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.34 WIB dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter mengarah ke selatan atau alur Kali Boyong,&#8221; tulis keterangan resmi BPPTKG.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/850758\/gunung-merapi-gempa-1277-kali-dalam-sepekan-\" title=\"Gunung Merapi Gempa 1.277 Kali dalam Sepekan \" target=\"_blank\">Gunung Merapi Gempa 1.277 Kali dalam Sepekan <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Data teknis dari BPPTKG menunjukkan bahwa guguran awan panas ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 48,66 mm. Adapun durasi kegempaan tercatat berlangsung selama 129,64 detik.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, tingkat aktivitas gunung api yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut masih dipertahankan pada <strong>Level III (Siaga)<\/strong>.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f8f9fa; border-left: 5px solid #dc3545; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Rekomendasi Keamanan:<\/strong><\/p>\n<p>Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. Fokus kewaspadaan diarahkan pada alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi guna mengantisipasi ancaman guguran lava, awan panas, serta potensi banjir lahar dingin saat terjadi hujan.<\/p>\n<\/div>\n<p>Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bersumber dari otoritas resmi. BPPTKG mengharapkan warga selalu mematuhi panduan rekomendasi serta terus memantau perkembangan pemutakhiran data aktivitas vulkanik melalui saluran informasi terpercaya. (Ant\/E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/938034\/gunung-merapi-luncurkan-awan-panas-2-km-ke-kali-boyong-status-siaga\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Sabtu (26\/9) malam. Estimasi jarak luncur awan panas tersebut mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah selatan, tepatnya menuju alur Kali Boyong, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Berdasarkan siaran resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":109811,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-109810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=109810"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/109810\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/109811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=109810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=109810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=109810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}