{"id":108790,"date":"2026-09-25T03:24:58","date_gmt":"2026-09-24T20:24:58","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/25\/indonesia-kembali-jadi-raja-bulu-tangkis-asia-penantian-28-tahun-berakhir\/"},"modified":"2026-09-25T03:24:58","modified_gmt":"2026-09-24T20:24:58","slug":"indonesia-kembali-jadi-raja-bulu-tangkis-asia-penantian-28-tahun-berakhir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/25\/indonesia-kembali-jadi-raja-bulu-tangkis-asia-penantian-28-tahun-berakhir\/","title":{"rendered":"Indonesia Kembali Jadi Raja Bulu Tangkis Asia, Penantian 28 Tahun Berakhir"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/24\/1790258104_21455eb6d72fd2666afb.jpg\" alt=\"Indonesia Kembali Jadi Raja Bulu Tangkis Asia, Penantian 28 Tahun Berakhir\"\/><figcaption>Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed.(Dok. PBSI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>INDONESIA kembali menjadi juara beregu putra bulu tangkis Asian Games setelah menunggu 28 tahun. Tim Merah Putih memastikan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/medali-emas\" title=\"medali emas\">medali emas<\/a> setelah mengalahkan Tiongkok 3-2 pada final <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asian-games-2026\" title=\"asian games 2026\">Asian Games 2026<\/a> Aichi-Nagoya.<\/p>\n<p>Pertandingan final berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Kamis (24\/9). Kemenangan Indonesia ditentukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/moh-zaki-ubaidillah\" title=\"Moh Zaki Ubaidillah\">Moh Zaki Ubaidillah<\/a> atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ubed\" title=\"Ubed\">Ubed<\/a> pada partai kelima setelah mengalahkan Weng Hongyang 23-21, 21-13.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Hasil tersebut mengakhiri penantian Indonesia sejak 1998. Pada Asian Games Bangkok 1998, tim beregu putra Indonesia juga mengalahkan Tiongkok di final, tetapi dengan skor lebih telak 4-0.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/937277\/ubed-pastikan-emas-beregu-putra-untuk-indonesia-di-asian-games-2026\" title=\"Ubed Pastikan Emas Beregu Putra untuk Indonesia di Asian Games 2026\" target=\"_blank\">Ubed Pastikan Emas Beregu Putra untuk Indonesia di Asian Games 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ketika itu, Taufik Hidayat yang baru berusia 17 tahun menjadi salah satu bagian penting kemenangan Indonesia. Taufik menjadi penentu setelah menyumbangkan poin pada partai tunggal kedua.<\/p>\n<p>Kini, 28 tahun berselang, generasi berbeda kembali membawa Indonesia ke podium tertinggi. Kali ini, Ubed yang masih berusia muda menjadi penentu kemenangan pada partai terakhir.<\/p>\n<p>Perjuangan Indonesia di final tidak berjalan mudah. Indonesia sempat tertinggal 0-2 setelah Jonatan Christie kalah dari Shi Yuqi dan Fajar Alfian\/Muhammad Shohibul Fikri takluk dari Liang Weikeng\/Wang Chang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/937299\/ubed-ungkap-perasaannya-usai-jadi-penentu-emas-indonesia-di-asian-games-2026\" title=\"Ubed Ungkap Perasaannya usai Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026\" target=\"_blank\">Ubed Ungkap Perasaannya usai Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Indonesia kemudian bangkit. Alwi Farhan mengalahkan Li Shifeng untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Leo Rolly Carnando\/Daniel Marthin kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menang atas He Jiting\/Liu Yi.<\/p>\n<p>Ubed akhirnya turun pada partai kelima. Sempat tertinggal 17-20 pada gim pertama, dia mampu membalikkan keadaan dan menang 23-21. Pada gim kedua, Ubed tampil lebih tenang dan menutup pertandingan 21-13.<\/p>\n<p>&#8220;Perasaannya campur aduk dan alhamdulillah senang juga bisa mengambil poin ini. Pastinya sangat bangga bisa menyumbang poin untuk tim karena tadi sempat tertinggal 0-2,&#8221; ujar Ubed seusai pertandingan.<\/p>\n<p>Ubed mengakui sempat merasakan ketegangan pada awal pertandingan. Namun, dia tetap yakin Indonesia masih bisa membalikkan keadaan.<\/p>\n<p>&#8220;Tadi juga sempat tegang di awal-awal, tetapi saya masih yakin kalau masih bisa,&#8221; kata Ubed dalam wawancara pasca pertandingan.<\/p>\n<p>Ubed juga menyadari tanggung jawab yang diembannya ketika turun sebagai penentu. Dukungan rekan-rekan setim dari pinggir lapangan turut membantunya melewati partai tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Ada tanggung jawab yang harus saya selesaikan dengan baik. Ada tim juga yang tidak berhenti sama sekali mendukung saya dan pastinya campur aduk, senang banget hari ini,&#8221; tutur Ubed.<\/p>\n<p>Kemenangan tersebut membuat Indonesia kembali meraih emas beregu putra Asian Games setelah 28 tahun. Emas ini juga menjadi medali emas pertama kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, kontingen Merah Putih baru mengoleksi satu medali perak dan belasan perunggu dari berbagai cabang olahraga.<\/p>\n<p>Selain emas beregu putra, bulu tangkis Indonesia juga menyumbangkan medali perunggu melalui tim beregu putri yang terhenti di semifinal setelah kalah 0-3 dari Tiongkok. \u00a0(H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/937303\/indonesia-kembali-jadi-raja-bulu-tangkis-asia-penantian-28-tahun-berakhir\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed.(Dok. PBSI) INDONESIA kembali menjadi juara beregu putra bulu tangkis Asian Games setelah menunggu 28 tahun. Tim Merah Putih memastikan medali emas setelah mengalahkan Tiongkok 3-2 pada final Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pertandingan final berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Kamis (24\/9). Kemenangan Indonesia ditentukan Moh Zaki Ubaidillah atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108791,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108790"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108790\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}