{"id":108701,"date":"2026-09-24T23:34:38","date_gmt":"2026-09-24T16:34:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/12-bahaya-terlalu-lama-berdiri\/"},"modified":"2026-09-24T23:34:38","modified_gmt":"2026-09-24T16:34:38","slug":"12-bahaya-terlalu-lama-berdiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/12-bahaya-terlalu-lama-berdiri\/","title":{"rendered":"12 Bahaya Terlalu Lama Berdiri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/24\/1790267114_7826e19a3c033c3363da.jpg\" alt=\"12 Bahaya Terlalu Lama Berdiri\"\/><figcaption>Berikut Bahaya Terlalu Lama Berdiri(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/berdiri\" title=\"berdiri\">BERDIRI<\/a> adalah posisi tubuh ketika seseorang menopang tubuh dengan kedua kaki atau salah satu kaki dalam keadaan tegak. Berdiri merupakan salah satu aktivitas dasar manusia yang dilakukan saat berjalan, bekerja, beraktivitas, atau melakukan kegiatan sehari-hari lainnya.<\/p>\n<p>Dalam posisi berdiri, otot kaki, punggung, pinggul, dan bagian tubuh lainnya bekerja untuk menjaga keseimbangan dan mempertahankan postur tubuh.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Nyeri pada kaki<\/strong><\/h3>\n<p>Berdiri dalam waktu lama dapat memberikan tekanan terus-menerus pada telapak dan otot kaki sehingga menimbulkan rasa nyeri.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/832724\/13-bahaya-terlalu-lama-berdiri\" title=\"13 Bahaya Terlalu Lama Berdiri\" target=\"_blank\">13 Bahaya Terlalu Lama Berdiri<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Kaki terasa pegal dan berat<\/strong><\/h3>\n<p>Otot kaki yang terus bekerja dapat mengalami kelelahan sehingga kaki terasa pegal, berat, atau tidak nyaman.<\/p>\n<h3><strong>3. Nyeri punggung bawah<\/strong><\/h3>\n<p>Posisi berdiri dalam waktu lama, terutama dengan postur yang kurang baik, dapat meningkatkan beban pada punggung bagian bawah.<\/p>\n<h3><strong>4. Nyeri pada lutut<\/strong><\/h3>\n<p>Tekanan yang berlangsung terus-menerus pada persendian dapat menyebabkan lutut terasa tidak nyaman pada sebagian orang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/881930\/12-bahaya-terlalu-lama-berdiri\" title=\"12 Bahaya Terlalu Lama Berdiri\" target=\"_blank\">12 Bahaya Terlalu Lama Berdiri<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Pembengkakan pada kaki<\/strong><\/h3>\n<p>Berdiri lama dapat membuat cairan lebih mudah berkumpul di bagian bawah tubuh sehingga kaki atau pergelangan kaki dapat mengalami pembengkakan.<\/p>\n<h3><strong>6. Varises<\/strong><\/h3>\n<p>Berdiri dalam waktu lama dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah vena di kaki dan menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan munculnya varises.<\/p>\n<h3><strong>7. Sirkulasi darah pada kaki terganggu<\/strong><\/h3>\n<p>Berdiri terlalu lama dapat membuat aliran darah dari kaki menuju jantung bekerja lebih berat, terutama ketika seseorang tidak banyak bergerak.<\/p>\n<h3><strong>8. Kram otot<\/strong><\/h3>\n<p>Kelelahan otot akibat berdiri lama dapat disertai kram atau rasa tegang pada otot kaki.<\/p>\n<h3><strong>9. Mudah lelah<\/strong><\/h3>\n<p>Tubuh membutuhkan energi untuk mempertahankan posisi berdiri sehingga berdiri dalam waktu lama dapat meningkatkan rasa lelah.<\/p>\n<h3><strong>10. Nyeri pada pinggul<\/strong><\/h3>\n<p>Beban yang terus diberikan pada tubuh bagian bawah dapat membuat area pinggul terasa kaku atau nyeri.<\/p>\n<h3><strong>11. Postur tubuh menjadi kurang baik<\/strong><\/h3>\n<p>Ketika mulai lelah, seseorang dapat tanpa sadar mengubah posisi tubuh, misalnya terlalu sering bertumpu pada satu kaki atau membungkuk.<\/p>\n<h3><strong>12. Meningkatkan ketidaknyamanan saat bekerja<\/strong><\/h3>\n<p>Berdiri terus-menerus tanpa jeda dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan mengurangi kenyamanan ketika melakukan aktivitas dalam waktu panjang.<\/p>\n<p>Jika pekerjaan mengharuskan berdiri dalam waktu lama, usahakan mengubah posisi secara berkala, berjalan atau bergerak ringan, melakukan peregangan, menggunakan alas kaki yang nyaman, dan beristirahat ketika memungkinkan. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>siloamhospitals, hellosehat<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/937372\/12-bahaya-terlalu-lama-berdiri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Bahaya Terlalu Lama Berdiri(magnifik) BERDIRI adalah posisi tubuh ketika seseorang menopang tubuh dengan kedua kaki atau salah satu kaki dalam keadaan tegak. Berdiri merupakan salah satu aktivitas dasar manusia yang dilakukan saat berjalan, bekerja, beraktivitas, atau melakukan kegiatan sehari-hari lainnya. Dalam posisi berdiri, otot kaki, punggung, pinggul, dan bagian tubuh lainnya bekerja untuk menjaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108702,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108701","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108701","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108701"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108701\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108702"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108701"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108701"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108701"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}