{"id":108504,"date":"2026-09-24T15:14:42","date_gmt":"2026-09-24T08:14:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/uang-beredar-agustus-tembus-rp10-448-triliun-tumbuh-8-persen\/"},"modified":"2026-09-24T15:14:42","modified_gmt":"2026-09-24T08:14:42","slug":"uang-beredar-agustus-tembus-rp10-448-triliun-tumbuh-8-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/uang-beredar-agustus-tembus-rp10-448-triliun-tumbuh-8-persen\/","title":{"rendered":"Uang Beredar Agustus Tembus Rp10.448 Triliun, Tumbuh 8 Persen"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/24\/1790237136_0d34c57d3097523f9e3d.jpg\" alt=\"Uang Beredar Agustus Tembus Rp10.448 Triliun, Tumbuh 8 Persen\"\/><figcaption>Petugas menunjukan mata uang rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Senin (7\/9\/2026).(Antara\/Muhammad Adimaja)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BANK\u00a0Indonesia (BI) mencatat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/likuiditas-perekonomian\" title=\"likuiditas perekonomian\">likuiditas perekonomian<\/a> atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/uang-beredar\" title=\"Uang beredar\">uang beredar<\/a> dalam arti luas (M2) pada Agustus 2026 tetap tumbuh positif. Posisi M2 tercatat sebesar Rp10.448,1 triliun atau tumbuh 8,2% secara tahunan (<em>year-on-year<\/em>\/yoy), melanjutkan tren pertumbuhan pada Juli 2026 yang sebesar 8,3% (yoy).<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bank-indonesia\" title=\"Bank Indonesia\">Bank Indonesia<\/a>, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa perkembangan M2 tersebut didukung oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) dan uang kuasi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>M1, yang memiliki pangsa 56,9% dari M2, tercatat sebesar Rp5.943,0 triliun pada Agustus 2026 atau tumbuh 9,0% (yoy). Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh giro rupiah (7,1% yoy) serta uang kartal di luar bank umum dan BPR (12,9% yoy). Sementara itu, tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu mengalami peningkatan pertumbuhan menjadi 8,9% (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 6,8% (yoy).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/924479\/bi-uang-beredar-m2-juli-2026-tumbuh-83-persen-capai-rp103711-triliun\" target=\"_blank\" title=\"BI: Uang Beredar M2 Juli 2026 Tumbuh 8,3 Persen Capai Rp10.371,1 Triliun\">BI: Uang Beredar M2 Juli 2026 Tumbuh 8,3 Persen Capai Rp10.371,1 Triliun<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Komponen uang kuasi, dengan pangsa 42,4% dari M2, tumbuh 6,5% (yoy) menjadi Rp4.426,2 triliun. Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan giro valas yang melonjak signifikan sebesar 11,8% (yoy) dari bulan sebelumnya yang hanya 5,1% (yoy). Selain itu, surat berharga selain saham juga mencatatkan kenaikan tinggi sebesar 66,5% (yoy).<\/p>\n<p>Ramdan memaparkan bahwa faktor utama yang memengaruhi perkembangan M2 pada Agustus 2026 adalah penyaluran kredit. Total penyaluran kredit perbankan mencapai Rp9.019,3 triliun, tumbuh terakselerasi sebesar 13,3% (yoy) dibandingkan Juli 2026 yang sebesar 13,0% (yoy).<\/p>\n<p>&#8220;Peningkatan penyaluran kredit didorong oleh kenaikan penyaluran kredit kepada debitur korporasi sebesar 21,6% (yoy),&#8221; ujar Ramdan dalam keterangan resminya, Kamis (24\/9).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/927564\/pengamat-penyaluran-kredit-dipaksakan-di-tengah-terbatasnya-debitur-sehat\" target=\"_blank\" title=\"Pengamat: Penyaluran Kredit Dipaksakan di Tengah Terbatasnya Debitur Sehat\">Pengamat: Penyaluran Kredit Dipaksakan di Tengah Terbatasnya Debitur Sehat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan didominasi oleh:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kredit Modal Kerja (KMK):<\/strong> Tumbuh 12,3% (yoy), didorong sektor pertambangan, perdagangan, perhotelan, serta transportasi dan komunikasi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kredit Investasi (KI):<\/strong> Tumbuh 23,4% (yoy), terutama pada sektor konstruksi dan jasa-jasa.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kredit Konsumsi (KK):<\/strong> Tumbuh 5,0% (yoy), sedikit melambat dari bulan sebelumnya akibat penurunan pada kredit kendaraan bermotor (-10,3% yoy).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Pertumbuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kredit-umkm\" title=\"kredit UMKM\">Kredit UMKM<\/a> dan Properti<\/h2>\n<p>Penyaluran kredit kepada UMKM juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 2,3% (yoy), meningkat dari 1,6% (yoy) pada bulan sebelumnya. Akselerasi ini terjadi di seluruh skala usaha, baik mikro (2,6%), kecil (1,0%), maupun menengah (3,8%).<\/p>\n<p>Di sektor properti, penyaluran kredit tetap tumbuh tinggi sebesar 18,3% (yoy). Meskipun KPR dan KPA mengalami sedikit perlambatan ke angka 4,2% (yoy), sektor konstruksi properti masih mencatatkan pertumbuhan sangat kuat sebesar 49,5% (yoy).<\/p>\n<p>Di sisi lain, tagihan bersih kepada pemerintah pusat mengalami kontraksi sebesar 7,0% (yoy) pada Agustus 2026, berbalik dari pertumbuhan 4,6% (yoy) pada bulan sebelumnya.<\/p>\n<p>Adapun uang primer (M0) <em>adjusted<\/em> tercatat sebesar Rp2.281,5 triliun atau tumbuh 16,3% (yoy). Angka ini telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas dalam kerangka pengendalian moneter. (I-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/937075\/uang-beredar-agustus-tembus-rp10448-triliun-tumbuh-8-persen\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Petugas menunjukan mata uang rupiah di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta, Senin (7\/9\/2026).(Antara\/Muhammad Adimaja) BANK\u00a0Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Agustus 2026 tetap tumbuh positif. Posisi M2 tercatat sebesar Rp10.448,1 triliun atau tumbuh 8,2% secara tahunan (year-on-year\/yoy), melanjutkan tren pertumbuhan pada Juli 2026 yang sebesar 8,3% (yoy). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108505,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108504","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108504","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108504"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108504\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}