{"id":108488,"date":"2026-09-24T14:34:47","date_gmt":"2026-09-24T07:34:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/benteng-alami-pesisir-penanaman-mangrove-jadi-solusi-penahan-abrasi-bali\/"},"modified":"2026-09-24T14:34:47","modified_gmt":"2026-09-24T07:34:47","slug":"benteng-alami-pesisir-penanaman-mangrove-jadi-solusi-penahan-abrasi-bali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/benteng-alami-pesisir-penanaman-mangrove-jadi-solusi-penahan-abrasi-bali\/","title":{"rendered":"Benteng Alami Pesisir, Penanaman Mangrove Jadi Solusi Penahan Abrasi Bali"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/24\/1790234827_24fa593a77df308cb859.jpg\" alt=\"Benteng Alami Pesisir, Penanaman Mangrove Jadi Solusi Penahan Abrasi Bali\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PROVINSI\u00a0Bali yang dikelilingi wilayah pesisir kini menghadapi ancaman serius dari abrasi. Untuk menahan laju kerusakan kawasan pesisir yang semakin masif, diperlukan penguatan benteng alami melalui penanaman dan pemulihan ekosistem <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mangrove\" title=\"mangrove\">mangrove<\/a> di wilayah-wilayah pesisir yang paling rentan.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Penelitian bertajuk <em>Spatiotemporal analysis of shoreline change trends and adaptation in Bali Province, Indonesia <\/em>tahun 2024 menyebutkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/laju-abrasi\" title=\"laju abrasi\">laju abrasi<\/a> pantai di Bali jadi yang tercepat di dunia. Dalam kurun waktu 2016-2021, tercatat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/garis-pantai-bali\" title=\"garis pantai Bali\">garis pantai Bali<\/a> menyusut dari 668,64 km jadi 662,59 km dengan rata-rata penyusutan sebesar &#8211; 1,21 meter per tahun.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Mangrove pun jadi salah satu solusi yang dapat melindungi garis pantai Bali dari abrasi. Kemampuan akarnya tak hanya melindungi pesisir dari abrasi, tetapi juga jadi sumber kehidupan bagi biota laut.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/936514\/aksi-konservasi-di-pulau-tidung-tanam-5000-mangrove-dan-restorasi-500-terumbu-karang\" title=\"Aksi Konservasi di Pulau Tidung: Tanam 5.000 Mangrove dan Restorasi 500 Terumbu Karang\" target=\"_blank\">Aksi Konservasi di Pulau Tidung: Tanam 5.000 Mangrove dan Restorasi 500 Terumbu Karang<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Di ranah kebijakan, pentingnya menjaga dan melindungi ekosistem Mangrove di Bali bisa dilihat dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali No.2 Tahun 2023 tentang Kawasan Ekosistem Mangrove.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Oleh karena itu, Seasoldier berkolaborasi dengan POLRI melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Arboretum Mangrove Park, Pedungan, Denpasar, Bali. Agenda bertajuk Environmental Concern: Penanaman 1.000 Mangrove POLRI x Seasoldier ini merupakan bagian dari The International Association of Women Police (IAWP) Training Conference Bali 2026.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Nantinya, program ini tidak hanya berhenti di penanaman saja, tetapi juga monitoring dan perawatan mangrove setiap dua bulan sekali selama satu tahun ke depan, dengan laporan analisis dan data yang bisa diakses online pada Dashboard Seasoldier. Hasil laporan monitoring juga akan diunggah di akun resmi media sosial POLRI dan IAWP sekaligus diterbitkan di majalah daring POLRI.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/929410\/dlh-kabupaten-bekasi-tanam-1500-pohon-mangrove-di-pesisir-muara-gembong\" title=\"DLH Kabupaten Bekasi Tanam 1.500 Pohon Mangrove di Pesisir Muara Gembong\" target=\"_blank\">DLH Kabupaten Bekasi Tanam 1.500 Pohon Mangrove di Pesisir Muara Gembong<\/a><\/strong><\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Penanaman mangrove di Indonesia harus konsisten dan masif serta berjalan beriringan dengan perkembangan ilmu pengetahuannya agar tidak sia-sia. Masyarakat berkejaran dengan alih fungsi lahan, maka rehabilitasi mangrove menjadi solusi yang sangat penting untuk keberlangsungan kehidupan pesisir.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">&#8220;Menjaga pesisir dan lautan, juga otomatis akan menjaga masyarakat urban. Apresiasi saya untuk POLRI dan IAWP dengan mengajak perwakilan dari 43 negara untuk melihat dan aksi langsung di lapangan,&#8221; kata Founder dan COO Seasoldier, Dinni Septianingrum, Kamis (24\/9).<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Sejalan dengan Seasoldier, POLRI dan beberapa perwakilan stakeholder yang turut hadir dan berkolaborasi pada agenda ini sepakat mangrove bisa jadi salah satu cara dalam menjaga ekosistem pesisir Bali. Bagi POLRI, khususnya para anggota polisi wanita yang berpartisipasi dalam Asosiasi Internasional Polisi Wanita (IAWP), ini bisa jadi langkah pertama mereka dalam mewujudkan inisiatif peduli lingkungan yang bermakna.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">&#8220;Gerakan penanaman mangrove ini merupakan bentuk nyata komitmen kepedulian Polisi Wanita RI terhadap pelestarian ekosistem pesisir dan merupakan salah satu bentuk implementasi program Green Policing yang sedang digelorakan oleh Polri,&#8221; ujar Ketua Seksi Environmental Concern, KBP Siwi Erma.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Program mangrove planting menjadi salah satu agenda dalam IAWP 63rd Annual Training Conference 2026, sejalan dengan tema dari kegiatan dimaksud yaitu Women Leading Global Change. Memanfaatkan momen tersebut, Polisi Wanita RI mengajak Participant IAWP 63rd Annual Training Conference 2026 bekerja sama dengan Seasoldier untuk berinvestasi menanam hingga monitoring dan merawat 1.000 pohon mangrove di Arboretum Mangrove Park Bali, dengan harapan langkah kecil ini dapat memberi\u00a0 manfaat bagi kelestarian ekosistem pesisir di Bali.<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Kegiatan penanaman mangrove ini juga turut didukung dan dihadiri oleh Julia Jaeger, President of The International Association of Women Police (IAWP), Polwan RI, Bhayangkari, Bendesa Desa Pedungan, serta Mangrove Ranger selaku kolaborator lokal.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">Seasoldier berharap komitmen kolaborasi dengan POLRI dan semangat dalam menjaga kawasan pesisir tak hanya berhenti di Bali saja, tetapi juga di semua kawasan pesisir yang ada di Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p data-v-22d73403=\"\">&#8220;Dengan kolaborasi ini, Seasoldier percaya penanaman mangrove tak hanya berhenti sebagai inisiatif peduli lingkungan belaka. Tetapi juga berdampak bagi kehidupan pesisir dan masyarakat sekitarnya,&#8221; pungkasnya. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/937062\/benteng-alami-pesisir-penanaman-mangrove-jadi-solusi-penahan-abrasi-bali\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) PROVINSI\u00a0Bali yang dikelilingi wilayah pesisir kini menghadapi ancaman serius dari abrasi. Untuk menahan laju kerusakan kawasan pesisir yang semakin masif, diperlukan penguatan benteng alami melalui penanaman dan pemulihan ekosistem mangrove di wilayah-wilayah pesisir yang paling rentan. Penelitian bertajuk Spatiotemporal analysis of shoreline change trends and adaptation in Bali Province, Indonesia tahun 2024 menyebutkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108489,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108488","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108488"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108488\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108489"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}