{"id":108452,"date":"2026-09-24T13:12:52","date_gmt":"2026-09-24T06:12:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/preview-uefa-nations-league-belanda-vs-jerman-menantikan-debut-xavi-dan-juergen-klopp\/"},"modified":"2026-09-24T13:12:52","modified_gmt":"2026-09-24T06:12:52","slug":"preview-uefa-nations-league-belanda-vs-jerman-menantikan-debut-xavi-dan-juergen-klopp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/preview-uefa-nations-league-belanda-vs-jerman-menantikan-debut-xavi-dan-juergen-klopp\/","title":{"rendered":"Preview UEFA Nations League Belanda vs Jerman Menantikan Debut Xavi dan Juergen Klopp"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/24\/1790201738_bec8056ff247163641fe.jpg\" alt=\"Preview UEFA Nations League Belanda vs Jerman: Menantikan Debut Xavi dan Juergen Klopp\"\/><figcaption>Laga UEFA Nations League antara timnas Belanda dan timnas Jerman(chatgpt)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DUA raksasa sepak bola Eropa, Belanda dan Jerman, akan saling berhadapan pada pertandingan pembuka <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/uefa-nations-league\" title=\"UEFA Nations League\">UEFA Nations League<\/a> 2026\/2027 Liga A Grup 2 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat (25\/9) pukul 01.45 WIB.<\/p>\n<p>Pertandingan ini menjadi panggung debut dua pelatih ternama, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/xavi\" title=\"Xavi\">Xavi<\/a> Hernandez bersama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-belanda\" title=\"Timnas Belanda\">timnas Belanda<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/juergen-klopp\" title=\"Juergen Klopp\">Juergen Klopp<\/a>, yang memulai petualangan barunya sebagai pelatih <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-jerman\" title=\"Timnas Jerman\">timnas Jerman<\/a>. Keduanya mengemban misi mengembalikan kejayaan negara masing-masing setelah tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Belanda dan Jerman tergabung dalam Grup 2 Liga A bersama Serbia dan Yunani. Hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke perempat final sehingga hasil pertandingan pembuka akan menjadi modal penting dalam persaingan menuju fase gugur.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/936488\/jadwal-uefa-nations-league-20262027-belanda-vs-jerman-dan-inggris-vs-spanyol\" title=\"Jadwal UEFA Nations League 2026\/2027: Belanda vs Jerman dan Inggris vs Spanyol\" target=\"_blank\">Jadwal UEFA Nations League 2026\/2027: Belanda vs Jerman dan Inggris vs Spanyol<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Era Baru Belanda Bersama Xavi Hernandez<\/h2>\n<p>Belanda memasuki babak baru setelah menunjuk Xavi Hernandez sebagai pengganti Ronald Koeman. Mantan pelatih Barcelona tersebut mendapatkan kontrak empat tahun untuk memimpin Oranje hingga turnamen besar berikutnya.<\/p>\n<p>Xavi datang dengan reputasi sebagai salah satu gelandang terbaik pada masanya. Pengalamannya membawa Barcelona menjuarai La Liga pada 2023 menjadi salah satu pencapaian penting dalam karier kepelatihannya.<\/p>\n<p>Pelatih berusia 46 tahun itu juga memiliki kedekatan dengan filosofi sepak bola Belanda. Pengaruh Johan Cruyff serta pengalaman bekerja bersama Louis van Gaal dan Frank Rijkaard membentuk pendekatannya terhadap permainan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/934770\/juergen-klopp-panggil-44-pemain-timnas-jerman-untuk-uefa-nations-league\" title=\"Juergen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman untuk UEFA Nations League\" target=\"_blank\">Juergen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman untuk UEFA Nations League<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Xavi bertekad membangun tim yang mengutamakan kolektivitas, penguasaan bola, dan permainan menyerang. Ia juga menekankan pentingnya intensitas serta keberanian mengambil inisiatif dalam pertandingan.<\/p>\n<p>Tantangan pertama Xavi tidak mudah. Belanda harus menghadapi Jerman yang menjadi salah satu rival tradisional mereka di Eropa.<\/p>\n<p>Oranje tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah melalui adu penalti dari Maroko pada babak 32 besar. Meski demikian, mereka tidak terkalahkan dalam waktu normal sepanjang empat pertandingan di turnamen tersebut, dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang.<\/p>\n<p>Belanda juga memiliki modal berupa catatan kandang yang kuat. Sejak Oktober 2023, Oranje hanya sekali kalah dalam 16 pertandingan di Amsterdam, dengan 11 kemenangan dan empat hasil imbang.<\/p>\n<p>Pada UEFA Nations League edisi sebelumnya, Belanda mencapai perempat final sebelum tersingkir. Mereka juga pernah dua kali mencapai semifinal kompetisi tersebut.<\/p>\n<h2>Juergen Klopp Mengawali Petualangan Bersama Jerman<\/h2>\n<p>Di kubu lawan, Juergen Klopp akan menjalani pertandingan kompetitif pertamanya sebagai pelatih tim nasional Jerman.<\/p>\n<p>Mantan pelatih Liverpool tersebut dipercaya menggantikan Julian Nagelsmann setelah Die Mannschaft tersingkir secara mengejutkan dari Piala Dunia 2026 akibat kekalahan adu penalti melawan Paraguay.<\/p>\n<p>Klopp diharapkan membawa perubahan melalui filosofi sepak bola berintensitas tinggi yang menjadi ciri khasnya selama menangani Borussia Dortmund dan Liverpool.<\/p>\n<p>Pendekatan permainan yang mengandalkan tekanan agresif, transisi cepat, serta serangan langsung berpotensi menghadirkan tantangan tersendiri bagi Belanda yang ingin mendominasi penguasaan bola.<\/p>\n<p>Jerman membutuhkan awal positif setelah gagal memenangkan dua pertandingan terakhirnya di Piala Dunia 2026, termasuk kekalahan 1-2 dari Ekuador.<\/p>\n<p>Die Mannschaft juga memiliki modal dari catatan pertemuan melawan Belanda. Mereka tidak terkalahkan dalam empat duel terakhir kontra Oranje, dengan dua kemenangan dan dua hasil imbang.<\/p>\n<p>Dalam dua pertemuan pada UEFA Nations League 2024\/2025, kedua negara bermain imbang 2-2 di Amsterdam sebelum Jerman meraih kemenangan 1-0 di Muenchen.<\/p>\n<p>Catatan tersebut memberikan gambaran bahwa pertandingan di Johan Cruyff Arena berpotensi berlangsung ketat.<\/p>\n<h2>Kondisi Tim Belanda<\/h2>\n<p>Xavi harus menghadapi persoalan ketersediaan pemain menjelang debutnya.<\/p>\n<p>Donyell Malen dan Justin Kluivert dipastikan absen setelah menarik diri dari skuad akibat cedera. Keduanya menyusul Mats Wieffer, Matthijs de Ligt, dan Xavi Simons yang juga tidak tersedia.<\/p>\n<p>Lini tengah Belanda turut kehilangan Frenkie de Jong, Marten de Roon, dan Jerdy Schouten.<\/p>\n<p>Sementara itu, Memphis Depay dan Wout Weghorst tidak masuk dalam skuad pertama pilihan Xavi.<\/p>\n<p>Di tengah sejumlah absensi tersebut, Virgil van Dijk tetap menjadi figur penting. Bek Liverpool itu telah menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kiprah bersama tim nasional dan dipercaya mempertahankan jabatan kapten.<\/p>\n<p>Van Dijk diperkirakan mengawal pertahanan bersama Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, dan Micky van de Ven.<\/p>\n<p>Di lini tengah, Ryan Gravenberch berpeluang berkolaborasi dengan Teun Koopmeiners dan Tijjani Reijnders.<\/p>\n<p>Sementara itu, Brian Brobbey menjadi kandidat kuat penyerang utama setelah mencetak hattrick untuk Sunderland saat menghadapi Manchester City pada akhir pekan lalu. Penyerang tersebut berpotensi mendapat dukungan dari Crycensio Summerville dan Cody Gakpo.<\/p>\n<p>Kondisi Tim Jerman<\/p>\n<p>Klopp mengambil pendekatan berbeda dalam mempersiapkan timnya. Ia memilih total 44 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok untuk menghadapi empat pertandingan UEFA Nations League.<\/p>\n<p>Sebanyak 24 pemain tersedia untuk menghadapi Belanda.<\/p>\n<p>Florian Wirtz, Karim Adeyemi, Nick Woltemade, Aleksandar Pavlovic, dan Said El Mala tidak akan tampil dalam pertandingan pembuka karena masuk kelompok kedua.<\/p>\n<p>Sementara itu, Leon Goretzka dan Deniz Undav harus absen akibat cedera.<\/p>\n<p>Klopp diperkirakan mengembalikan Joshua Kimmich ke lini tengah. Perubahan tersebut membuka peluang bagi Josha Vagnoman atau Philipp Treu untuk mengisi posisi bek kanan.<\/p>\n<p>Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, dan Nathaniel Brown berpotensi melengkapi susunan pertahanan Jerman.<\/p>\n<p>Di lini depan, Kai Havertz menjadi kandidat utama penyerang tengah dengan dukungan Lennart Karl, Jamal Musiala, dan Kevin Schade.<\/p>\n<p>Younes Ebnoutalib juga berpeluang menjalani debut internasional setelah menunjukkan performa menjanjikan bersama Eintracht Frankfurt. Penyerang tersebut mencetak lima gol dalam lima pertandingan terakhirnya di level klub.<\/p>\n<h2>Belanda (4-3-3)<\/h2>\n<p>Pelatih: Xavi Hernandez<\/p>\n<p>Kiper: Bart Verbruggen<\/p>\n<p>Belakang: Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Micky van de Ven<\/p>\n<p>Tengah: Teun Koopmeiners, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders<\/p>\n<p>Depan: Crycensio Summerville, Brian Brobbey, Cody Gakpo<\/p>\n<h2>Jerman (4-2-3-1)<\/h2>\n<p>Pelatih: Jurgen Klopp<\/p>\n<p>Kiper: Marc-Andre ter Stegen<\/p>\n<p>Belakang: Philipp Treu, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Nathaniel Brown<\/p>\n<p>Tengah: Joshua Kimmich, Felix Nmecha<\/p>\n<p>Gelandang serang: Lennart Karl, Jamal Musiala, Kevin Schade<\/p>\n<p>Depan: Kai Havertz<\/p>\n<h2>Prediksi Pertandingan Belanda vs Jerman<\/h2>\n<p>Pertandingan ini berpotensi menghadirkan pertarungan dua filosofi sepak bola yang berbeda.<\/p>\n<p>Belanda kemungkinan berusaha mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan kombinasi umpan pendek. Ryan Gravenberch dan Tijjani Reijnders dapat memainkan peran penting dalam menghubungkan lini tengah dengan serangan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Jerman berpotensi mengandalkan tekanan tinggi untuk mengganggu pembangunan serangan Belanda sejak lini belakang.<\/p>\n<p>Kehadiran Joshua Kimmich di lini tengah akan memberikan keseimbangan bagi Die Mannschaft, sementara kreativitas Jamal Musiala dapat menjadi pembeda ketika menghadapi pertahanan Oranje.<\/p>\n<p>Belanda memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri, tetapi Jerman membawa catatan pertemuan yang positif serta produktivitas serangan yang konsisten.<\/p>\n<p>Kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk mencetak gol. Namun, proses adaptasi terhadap sistem pelatih baru dapat membuat pertandingan berlangsung terbuka sekaligus sulit diprediksi.<\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/936915\/preview-uefa-nations-league-belanda-vs-jerman-menantikan-debut-xavi-dan-juergen-klopp\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laga UEFA Nations League antara timnas Belanda dan timnas Jerman(chatgpt) DUA raksasa sepak bola Eropa, Belanda dan Jerman, akan saling berhadapan pada pertandingan pembuka UEFA Nations League 2026\/2027 Liga A Grup 2 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Jumat (25\/9) pukul 01.45 WIB. Pertandingan ini menjadi panggung debut dua pelatih ternama, Xavi Hernandez bersama timnas Belanda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108453,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108452","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108452","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108452"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108452\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108452"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108452"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108452"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}