{"id":108420,"date":"2026-09-24T11:50:41","date_gmt":"2026-09-24T04:50:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/denny-indrayana-sebut-tak-bisa-akses-dokumen-pencalonan-gibran-di-sidang-mk\/"},"modified":"2026-09-24T11:50:41","modified_gmt":"2026-09-24T04:50:41","slug":"denny-indrayana-sebut-tak-bisa-akses-dokumen-pencalonan-gibran-di-sidang-mk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/denny-indrayana-sebut-tak-bisa-akses-dokumen-pencalonan-gibran-di-sidang-mk\/","title":{"rendered":"Denny Indrayana Sebut tak Bisa Akses Dokumen Pencalonan Gibran di Sidang MK"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/24\/1790225282_a1b769be5e3271d6d28a.jpg\" alt=\"Denny Indrayana Sebut tak Bisa Akses Dokumen Pencalonan Gibran di Sidang MK\"\/><figcaption>Kuasa hukum pemohon Denny Indrayana menyimak keterangan saksi ahli termohon saat sidang MK(MI\/Usman Iskandar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/denny-indrayana\" title=\"Denny Indrayana\">DENNY Indrayana<\/a> menyoroti keterangan Bawaslu RI mengenai keterbatasan akses terhadap dokumen persyaratan pencalonan dalam perkara sengketa syarat pendidikan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gibran-rakabuming-raka\" title=\"gibran rakabuming raka\">Gibran Rakabuming Raka<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahkamah-konstitusi\" title=\"Mahkamah Konstitusi\">Mahkamah Konstitusi<\/a> (MK).\u00a0<\/p>\n<p>Denny mempertanyakan efektivitas pengawasan apabila lembaga pengawas pemilu disebut tidak dapat mengakses dokumen yang menjadi objek pengawasan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cYang menarik adalah keterangan-keterangan dari Bawaslu, yang mengatakan mereka tidak punya akses pada saat proses verifikasi pencalonan capres dan cawapres,\u201d kata Denny setelah sidang di MK, Jakarta, Rabu (23\/9) malam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/931920\/hasil-pilpres-2024-digugat-ke-mk-tuntutan-diskualifikasi-gibran\" title=\"Hasil Pilpres 2024 Digugat ke MK, Tuntutan: Diskualifikasi Gibran\" target=\"_blank\">Hasil Pilpres 2024 Digugat ke MK, Tuntutan: Diskualifikasi Gibran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Denny, keterbatasan akses tersebut bukan sekadar persoalan teknis. Ia menyebut Bawaslu bahkan pernah mempersoalkan akses tersebut melalui pengaduan etik terhadap KPU kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).<\/p>\n<p>\u201cBahkan mereka melaporkan pelanggaran etik KPU ke DKPP,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Denny mengatakan Bawaslu dalam persidangan turut mempersoalkan akses terhadap data dan dokumen dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/936050\/mk-diminta-uji-bukti-kelulusan-pendidikan-wapres-gibran\" title=\"MK Diminta Uji Bukti Kelulusan Pendidikan Wapres Gibran\" target=\"_blank\">MK Diminta Uji Bukti Kelulusan Pendidikan Wapres Gibran<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cDiberi akses Silon, tapi beberapa kali dicoba, aksesnya ternyata tidak terbuka,\u201d kata Denny.<\/p>\n<p>Keterangan tersebut, menurut Denny, menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pihak di luar penyelenggara pemilu dapat memperoleh dokumen persyaratan pencalonan Gibran.<\/p>\n<p>\u201cKalau pengawas saja sebagai salah satu penyelenggara pemilu, ternyata tidak bisa mengakses dokumen syarat calon presiden dan wakil presiden,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Denny mempertanyakan posisi pemohon yang harus mengakses dokumen tersebut setelah proses pencalonan berlangsung.<\/p>\n<p>\u201cMalam ini kita sama-sama dengar itu, kalau Bawaslu, Badan Pengawas Pemilu, tidak bisa mengakses dokumen syarat capres dan cawapres, bagaimana kami?\u201d kata Denny.<\/p>\n<p>Denny mengungkapkan baru\u00a0dapat mengakses dokumen persyaratan tersebut setelah waktu yang cukup lama. Ia menilai persoalan akses itu relevan dengan tudingan bahwa pihak pemohon terlambat mempersoalkan syarat pencalonan Gibran.<\/p>\n<p>\u201cTerus kita bisa akses setelah 2 tahun agak terlambat, dibilang sudah telat. Ternyata prosesnya ditutupi. Jangankan kita, Bawaslu saja tidak bisa,\u201d ujar Denny.<\/p>\n<p>Gugatan Denny Indrayana Cs di MK\u00a0teregister dengan Nomor 01\/PHPU.PRES-XXIV\/2026. Para pemohon mempersoalkan pemenuhan syarat pendidikan Gibran sebagaimana diatur dalam Pasal 169 huruf r UU Pemilu.<\/p>\n<p>Mereka mendalilkan adanya perubahan aturan menjelang penutupan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden pada 6 Agustus 2023. Pemohon juga mempersoalkan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 yang disebut mengecualikan syarat atau bukti kelulusan SLTA sederajat serta surat keterangan penyetaraan pendidikan Gibran yang diterbitkan Kementerian Pendidikan.<\/p>\n<p>Dalam petitumnya, para Pemohon meminta MK menyatakan Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan, membatalkan penetapannya sebagai calon wakil presiden, serta membatalkan pelantikannya sebagai wakil presiden. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/936999\/denny-indrayana-sebut-tak-bisa-akses-dokumen-pencalonan-gibran-di-sidang-mk\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuasa hukum pemohon Denny Indrayana menyimak keterangan saksi ahli termohon saat sidang MK(MI\/Usman Iskandar) DENNY Indrayana menyoroti keterangan Bawaslu RI mengenai keterbatasan akses terhadap dokumen persyaratan pencalonan dalam perkara sengketa syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstitusi (MK).\u00a0 Denny mempertanyakan efektivitas pengawasan apabila lembaga pengawas pemilu disebut tidak dapat mengakses dokumen yang menjadi objek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108421,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108420","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108420","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108420"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108420\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108421"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108420"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108420"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108420"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}