{"id":108187,"date":"2026-09-24T01:26:51","date_gmt":"2026-09-23T18:26:51","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/menbud-fadli-zon-ajak-keluarga-besar-keraton-kelola-bersama-aset-budaya\/"},"modified":"2026-09-24T01:26:51","modified_gmt":"2026-09-23T18:26:51","slug":"menbud-fadli-zon-ajak-keluarga-besar-keraton-kelola-bersama-aset-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/24\/menbud-fadli-zon-ajak-keluarga-besar-keraton-kelola-bersama-aset-budaya\/","title":{"rendered":"Menbud Fadli Zon Ajak Keluarga Besar Keraton Kelola Bersama Aset Budaya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790177395_462946217780f2dbebbb.jpg\" alt=\"Menbud Fadli Zon Ajak Keluarga Besar Keraton Kelola Bersama Aset Budaya \"\/><figcaption>Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersama keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.(MI\/Widjajadi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\nPENCANANGAN revitalisasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keraton-kasunanan-surakarta-hadiningrat\" title=\"Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat\">Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat<\/a> bukan sekadar proyek fisik memperbaiki bangunan tua. Di hadapan keluarga besar keraton, Menteri Kebudayaan RI\u00a0 Fadli Zon menitipkan pesan yang lebih dalam: jadikan revitalisasi ini sebagai momentum islah, rukun, dan kerja sama mengelola aset budaya bersama.<\/p>\n<p>Pesan itu disampaikan saat pencanangan revitalisasi kawasan cagar budaya Keraton Solo, yang dihadiri KGPAA Panembahan Agung Tedjowulan selaku Pelaksana Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Cagar Budaya Keraton, GKR Wandansari (Gusti Mung) selaku Ketua Lembaga Adat, serta para Gusti se-Keraton, Walikota Respati Achmad Ardianto, dan jajaran Kementerian Kebudayaan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Revitalisasi ini membutuhkan sinergi, kerja sama, dan gotong royong bersama. Dari yang sifatnya bendawi, fisik, maupun yang non-bendawi,&#8221; ujar Menteri Kebudayaan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/826659\/sampaikan-duka-cita-mangkatnya-pb-xiii-hingga-jenazah-selesai-dimakamkan-kraton-yogyakarta-tidak-membunyikan-gamelan\" title=\"Sampaikan Duka Cita Mangkatnya PB XIII, Hingga Jenazah Selesai Dimakamkan Kraton Yogyakarta tidak Membunyikan Gamelan\" target=\"_blank\">Sampaikan Duka Cita Mangkatnya PB XIII, Hingga Jenazah Selesai Dimakamkan Kraton Yogyakarta tidak Membunyikan Gamelan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>SUMBU PERADABAN JAWA<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nKeraton yang dibangun 1744-1745 oleh Pakubuwono II sebagai penerus Kartasura dan menjadi pusat pemerintahan Kasunanan Surakarta berdasarkan Perjanjian Giyanti 1755, telah berusia 281 tahun.<\/p>\n<p>&#8220;Telah menjadi sumbu peradaban Jawa. Mulai dari sistem pemerintahan, kosmologi, arsitektur, seni, bahasa, hingga kehidupan sosial masyarakatnya,&#8221; imbuh Menbud Fadli.<\/p>\n<p>Dia paparkan, di dalam keraton tersimpan lengkap warisan tangible dan intangible, yakni bangunan, pusaka, manuskrip, tradisi, dan pengetahuan yang membentuk satu kesatuan kawasan cagar budaya utuh.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/807627\/keraton-kasunanan-surakarta-hadiningrat-beri-gelar-kehormatan-untuk-ayu-widyaningrum\" title=\"Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Beri Gelar Kehormatan untuk Ayu Widyaningrum\" target=\"_blank\">Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Beri Gelar Kehormatan untuk Ayu Widyaningrum<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemerintah pun telah menetapkan Keraton Solo sebagai cagar budaya tingkat nasional melalui Keputusan Menteri Kebudayaan Nomor 8\/2026 pada 18 Januari 2026 lalu.<\/p>\n<p><strong>MENJADI EKONOMI BUDAYA<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nLebih jauh Menteri Fadli menegaskan, revitalisasi 13 titik di dalam keraton ini adalah komitmen langsung Presiden Prabowo Subianto yang sangat peduli pada sejarah. Tahun ini pemerintah merevitalisasi sekitar 200 situs, dan Keraton Solo menjadi yang terbesar, setelah tahun lalu merestorasi Panggung Sanggabuwana.<\/p>\n<p>Tujuan revitalisasi ini, lanjut dia, bukan hanya menjaga, tapi bagaimana untuk memanfaatkan sesuai amanat UU No.5 Tahun 2017. &#8220;Budaya ini bukan cost center, bukan beban biaya. Ini adalah investasi. Ini adalah investasi budaya,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan Grand Egyptian Museum di Mesir seluas 50 hektare yang didatangi 25.000 orang per hari. Lalu Museum Louvre di Paris yang didatangi 70 juta orang per tahun dengan tiket 25 Euro, atau Istana Versailles yang didatangi 30.000 orang per hari dengan tiket 65 Euro atau Rp30 miliar per hari dari tiket saja, belum dari merchandise dan kuliner. &#8220;Jadi memang kita harus jadikan aset-aset budaya kita ini ke depan menjadi ekonomi budaya, menjadi industri budaya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Museum Keraton Surakarta dengan koleksi luar biasa, perpustakaan dengan serat-serat karya pujangga keraton, hingga tradisi yang hidup, diyakini bisa menjadi kantong budaya penting Indonesia sekaligus destinasi wisata budaya, sejarah, religi, literasi, kuliner, dan wastra kelas dunia.<\/p>\n<p><strong>PANGGILAN UNTUK RUKUN<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nUntuk mewujudkan itu, Menteri mengajak keluarga besar keraton untuk mengesampingkan perbedaan dan merangkul jiwa besar para pendahulu, seperti pengorbanan PB XII yang langsung mengakui kemerdekaan RI.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau di rumah tangga saja suami istri bisa berselisih, apalagi keluarga besar dari zaman Panembahan Senopati, Sultan Agung, sampai PB X, PB XI, PB XII, PB XIII, keluarga Mangkunegaran. Jadi memang keluarga besar. Saya kira memerlukan jiwa besar,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Fadli menyebut pekerjaan rumah bersama adalah merukunkan keluarga besar dan membangun manajemen kawasan yang profesional, terukur, transparan, dan akuntabel, dengan simbiosis mutualisme antara pemerintah pusat, Pemkot Solo, dan keluarga keraton. &#8220;Kita harapkan yang kita pulihkan bukan hanya bangunan &#8211; bangunannya, tapi juga nilai-nilai, tradisi-tradisi, keteladanan yang ada di sini.&#8221;<\/p>\n<p>Dengan rukun dan satu manajemen, Keraton Solo diharapkan tidak hanya lestari ratusan tahun lagi, tapi hidup dengan ekosistem kondusif dan menjadi destinasi unggulan kebanggaan Jawa Tengah dan Indonesia. &#8220;Saya yakin tidak ada yang tidak bisa kita selesaikan dengan musyawarah dan mufakat,&#8221; pungkas dia.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/936863\/menbud-fadli-zon-ajak-keluarga-besar-keraton-kelola-bersama-aset-budaya-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon bersama keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.(MI\/Widjajadi) &#13; PENCANANGAN revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bukan sekadar proyek fisik memperbaiki bangunan tua. Di hadapan keluarga besar keraton, Menteri Kebudayaan RI\u00a0 Fadli Zon menitipkan pesan yang lebih dalam: jadikan revitalisasi ini sebagai momentum islah, rukun, dan kerja sama mengelola aset budaya bersama. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108188,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108187","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108187","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108187"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108187\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}