{"id":108111,"date":"2026-09-23T22:12:40","date_gmt":"2026-09-23T15:12:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/dikira-monster-ternyata-65-000-lebah-bersarang-di-balik-dinding-kamar-anak\/"},"modified":"2026-09-23T22:12:40","modified_gmt":"2026-09-23T15:12:40","slug":"dikira-monster-ternyata-65-000-lebah-bersarang-di-balik-dinding-kamar-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/dikira-monster-ternyata-65-000-lebah-bersarang-di-balik-dinding-kamar-anak\/","title":{"rendered":"Dikira Monster, Ternyata 65.000 Lebah Bersarang di Balik Dinding Kamar Anak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790176126_dc275ce514c9241200b5.jpg\" alt=\"Dikira Monster, Ternyata 65.000 Lebah Bersarang di Balik Dinding Kamar Anak\"\/><figcaption>Ilustrasi(Doc Tiktok @chaosinthecarolinas)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SELAMA delapan bulan, Saylor Class, anak berusia tiga tahun asal North Carolina ini terus mengeluh ada &#8220;<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/monster\" title=\"monster\">monster<\/a>&#8221; di dinding kamarnya. Awalnya dikira hanya bualan anak-anak pada umumnya, sehingga tak dipercaya dan ditindaklanjuti oleh kedua orang tua.<\/p>\n<p>Kala itu Saylor baru saja menonton film animasi Monsters, Inc. dari Disney dan Pixar yang dipenuhi karakter monster, sehingga keluhannya semakin tak dianggap serius. Untuk menenangkan Saylor, Ashley dan suaminya bahkan memberinya sebotol air yang mereka sebut sebagai &#8220;semprotan anti-monster&#8221; agar Saylor bisa mengusir monster itu setiap malam.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Namun, karena keluhan dari sang putri sulung tak kunjung berhenti, akhirnya diperiksa suara apa yang di balik dinding Saylor. Ternyata benar adanya sesuatu di balik dinding kamar Saylor, hanya saja &#8220;monster&#8221; itu berbentuk koloni berisi 65.000 <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lebah\" title=\"lebah\">lebah<\/a> madu yang sudah bersarang di balik dinding selama berbulan-bulan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/919263\/racun-rumput-glifosat-ancam-efektivitas-kerja-lebah-madu\" title=\"Racun Rumput Glifosat Ancam Efektivitas Kerja Lebah Madu\" target=\"_blank\">Racun Rumput Glifosat Ancam Efektivitas Kerja Lebah Madu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Setelah menghubungi jasa pengendalian hama, Ashley diberitahu bahwa lebah tersebut berupa lebah madu, spesies yang dilindungi di Amerika Serikat dan tidak boleh dibasmi sembarangan. Akhirnya, keluarga Class lanjut menghubungi beberapa peternak lebah atau <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/beekeeper\" title=\"beekeeper\">beekeeper<\/a>\u00a0untuk menangani situasi.<\/p>\n<p>Salah satu beekeeper, Curtis Collins, akhirnya memutuskan melubangi dinding di area atap dan menyadari bahwa koloni lebah tersebut masuk dari lubang sekecil koin di sudut ventilasi atap. Koloni lebah yang masuk akhirnya membangun sarang di dalam dinding Saylor selama sekitar delapan bulan.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cMereka menyembur keluar seperti adegan film horor,&#8221; ujar Ashley Massis Class kepada BBC. Ia juga sempat mengira cairan gelap yang mengalir dari dalam dinding adalah darah, sebelum menyadari itu adalah madu yang mengalir di sepanjang dinding kamar putrinya yang berwarna merah muda.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/908229\/demi-bertahan-hidup-ratu-lebah-madu-pindahkan-racun-pestisida-ke-telurnya\" title=\"Demi Bertahan Hidup, Ratu Lebah Madu Pindahkan Racun Pestisida ke Telurnya\" target=\"_blank\">Demi Bertahan Hidup, Ratu Lebah Madu Pindahkan Racun Pestisida ke Telurnya<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Setelah proses evakuasi, Collins berhasil mengangkat sekitar 65.000 ekor lebah madu beserta lebih sekitar 45 kilogram sarang madu dari dalam dinding tersebut. Ashley maupun Collins sama-sama tidak menyangka akan menemukan lebah dan sarang lebah sebanyak itu.\u00a0<\/p>\n<p>Insiden ini meninggalkan kerusakan cukup besar pada rumah keluarga Class. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar 20.000 dolar AS, dan sayangnya biaya ini tidak ditanggung oleh asuransi rumah karena tergolong kerusakan akibat hama.\u00a0<\/p>\n<p>Proses pemastian bahwa seluruh lebah sudah benar-benar bersih dari rumah diperkirakan memakan waktu setidaknya dua minggu, sementara perbaikan rumah membutuhkan waktu tambahan dua hingga tiga minggu setelahnya.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>FOX 4 News, BBC News<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/936850\/dikira-monster-ternyata-65000-lebah-bersarang-di-balik-dinding-kamar-anak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Doc Tiktok @chaosinthecarolinas) SELAMA delapan bulan, Saylor Class, anak berusia tiga tahun asal North Carolina ini terus mengeluh ada &#8220;monster&#8221; di dinding kamarnya. Awalnya dikira hanya bualan anak-anak pada umumnya, sehingga tak dipercaya dan ditindaklanjuti oleh kedua orang tua. Kala itu Saylor baru saja menonton film animasi Monsters, Inc. dari Disney dan Pixar yang dipenuhi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":108112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-108111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108111"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108111\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}