{"id":107941,"date":"2026-09-23T14:49:45","date_gmt":"2026-09-23T07:49:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/legislator-sebut-bumn-tekstil-baru-harus-perkuat-industri-hulu-dan-serap-korban-phk\/"},"modified":"2026-09-23T14:49:45","modified_gmt":"2026-09-23T07:49:45","slug":"legislator-sebut-bumn-tekstil-baru-harus-perkuat-industri-hulu-dan-serap-korban-phk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/legislator-sebut-bumn-tekstil-baru-harus-perkuat-industri-hulu-dan-serap-korban-phk\/","title":{"rendered":"Legislator Sebut BUMN Tekstil Baru Harus Perkuat Industri Hulu dan Serap Korban PHK"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790149508_6ded3f47370c92161dea.jpeg\" alt=\"Legislator Sebut BUMN Tekstil Baru Harus Perkuat Industri Hulu dan Serap Korban PHK\"\/><figcaption>Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Hadityo Ganinduto(Dok Istimewa )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>ANGGOTA Komisi VI DPR RI Firnando Hadityo Ganinduto menyambut positif rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bumn\" title=\"BUMN\">BUMN<\/a> baru di sektor tekstil. Menurutnya, kehadiran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bumn-tekstil\" title=\"BUMN Tekstil\">BUMN tekstil<\/a> tersebut harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali industri tekstil nasional sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/phk\" title=\"PHK\">PHK<\/a>) akibat tekanan dan penutupan sejumlah perusahaan tekstil.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cRencana pembentukan BUMN tekstil ini tentu menjadi langkah yang baik. Kita melihat dalam beberapa waktu terakhir banyak pekerja yang terdampak PHK akibat perusahaan tekstil mengalami tekanan. Karena itu, saya berharap BUMN tekstil baru ini dapat membuka kembali kesempatan kerja bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaannya,\u201d kata Firnando dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23\/9).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Firnando menilai BUMN tekstil baru tidak boleh hanya berorientasi pada pembentukan perusahaan, tetapi harus mampu menjadi penggerak pemulihan ekosistem pertekstilan nasional. Terlebih, Danantara membuka peluang untuk menggandeng perusahaan tekstil eksisting dan mengembangkan industri yang terintegrasi dalam satu kawasan.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/821417\/wna-yang-ditunjuk-jadi-direksi-bumn-wajib-lapor-lhkpn\" title=\"WNA yang Ditunjuk jadi Direksi BUMN Wajib Lapor LHKPN\" target=\"_blank\">WNA yang Ditunjuk jadi Direksi BUMN Wajib Lapor LHKPN<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, pendekatan tersebut perlu diarahkan untuk memperkuat rantai pasok tekstil dari hulu hingga hilir, meningkatkan kapasitas produksi, memperbarui teknologi, serta mengoptimalkan aset dan sumber daya industri yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan.<\/p>\n<p>\u201cBUMN ini harus bisa menjadi bagian dari upaya menyelamatkan dunia pertekstilan Indonesia. Kita ingin industri tekstil nasional kembali kuat dan berjaya. Karena itu, jangan hanya membangun perusahaan baru, tetapi juga perkuat perusahaan yang sudah ada, tingkatkan teknologinya, ciptakan lapangan kerja, dan bangun ekosistem industri yang mampu bersaing,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Secara khusus, Firnando mendorong agar BUMN tekstil baru memberikan perhatian besar pada sektor hulu, terutama produksi bahan baku seperti benang. Menurutnya, penguatan sektor hulu menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan industri nasional terhadap bahan baku impor sekaligus memperkuat fondasi industri tekstil dalam negeri.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/851420\/bumn-tekstil-disiapkan-pemerintah-bidik-kebangkitan-industri-pascapailit-sritex\" title=\"BUMN Tekstil Disiapkan, Pemerintah Bidik Kebangkitan Industri Pascapailit Sritex\" target=\"_blank\">BUMN Tekstil Disiapkan, Pemerintah Bidik Kebangkitan Industri Pascapailit Sritex<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cMenurut saya, sektor hulu harus menjadi salah satu fokus utama. Kalau BUMN baru bisa memperkuat produksi benang dan bahan baku tekstil lainnya di dalam negeri, ini akan sangat baik karena kita tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga memperkuat industri tekstil dari hulu sampai hilir,\u201d tegas Firnando.<\/p>\n<p>Firnando berharap pembentukan BUMN tekstil tersebut dilakukan dengan perencanaan yang matang, memperhatikan aspek teknologi, efisiensi, daya saing, penyerapan tenaga kerja, serta keberlanjutan investasi.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menilai keberhasilan BUMN baru nantinya tidak cukup hanya diukur dari berdirinya perusahaan, tetapi juga dari kemampuannya membangun industri tekstil nasional yang kuat, menciptakan lapangan kerja kembali bagi korban PHK, mengurangi ketergantungan impor bahan baku, serta meningkatkan daya saing produk tekstil Indonesia di pasar domestik maupun global. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/936598\/legislator-sebut-bumn-tekstil-baru-harus-perkuat-industri-hulu-dan-serap-korban-phk\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Hadityo Ganinduto(Dok Istimewa ) ANGGOTA Komisi VI DPR RI Firnando Hadityo Ganinduto menyambut positif rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk BUMN baru di sektor tekstil. Menurutnya, kehadiran BUMN tekstil tersebut harus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali industri tekstil nasional sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107942,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107941","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107941"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107941\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}