{"id":107929,"date":"2026-09-23T14:18:36","date_gmt":"2026-09-23T07:18:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/dunia-seniman-yogyakarta-berduka-den-baguse-ngarso-wafat\/"},"modified":"2026-09-23T14:18:36","modified_gmt":"2026-09-23T07:18:36","slug":"dunia-seniman-yogyakarta-berduka-den-baguse-ngarso-wafat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/dunia-seniman-yogyakarta-berduka-den-baguse-ngarso-wafat\/","title":{"rendered":"Dunia Seniman Yogyakarta Berduka Den Baguse Ngarso Wafat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790146742_a75aaaf47cf9a673a293.jpeg\" alt=\"Dunia Seniman Yogyakarta Berduka: Den Baguse Ngarso Wafat\"\/><figcaption>Den Baguse Ngarso(Instagram @teatergandrik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DUNIA seniman Yogyakarta dikejutkan dengan kabar berpulangnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/susilo-nugroho\" title=\"Susilo Nugroho\">Susilo Nugroho<\/a> pada Senin, 21 September 2026. Berita ini tidak disangka keluarga dan rekan-rekan seniman yang selama ini mengenalnya sebagai sosok yang jarang sakit.<\/p>\n<p>Nama Susilo Nugroho, lebih dikenal publik Yogyakarta dan Jawa Tengah lewat julukannya, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/den-baguse-ngarso\" title=\"Den Baguse Ngarso\">Den Baguse Ngarso<\/a>. Ia\u00a0adalah seorang pemeran yang menghidupkan sejarah lewat guyonan Jawa sekaligus seorang pendidik yang memiliki rasa cinta besar terhadap sejarah.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Perjalanan Susilo Nugroho<\/h2>\n<p>Susilo Nugroho lahir di Yogyakarta pada 5 Januari 1959. Ketertarikannya pada sejarah justru tidak pernah bersumber dari bangku kuliah formal, melainkan dari penelitian mendalam secara mandiri yang pada akhirnya melahirkan puluhan naskah ketoprak sepanjang hidupnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/935931\/susilo-nugroho-aktor-teater-gandrik-wafat\" title=\"Susilo Nugroho, Aktor Teater Gandrik, Wafat\" target=\"_blank\">Susilo Nugroho, Aktor Teater Gandrik, Wafat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kemampuan berakting Susilo diasah dalam ruang-ruang komunitas dan kelompok teater yang ia geluti sejak duduk di bangku SMA. Bersama Heru Kesawa Murti, Jujuk Prabowo, Sepnu Heryanto, dan mendiang Saptaria Handayaningsih, ia mendirikan Teater Gandrik pada 1983.<\/p>\n<p>Nama Den Baguse Ngarso melekat padanya sejak ia memerankan tokoh antagonis dalam program siaran &#8220;Mbangun Desa&#8221; di TVRI Yogyakarta pada era 1990-an. Karakter tersebut digambarkan sebagai priyayi yang sombong, licik dalam bertutur kata, sinis kepada lawan bicara, serta suka berpura-pura tahu dan ingin selalu menang sendiri.\u00a0<\/p>\n<p>Peran ini ia mainkan dan dibuat ikonik olehnya dalam berbagai pertunjukan teater dan film lainnya. Den Baguse Ngarso bertahan sebagai identitas publik Susilo dari 1990 hingga 2008.<\/p>\n<p>Selain aktif di Teater Gandrik, ia juga menjadi penulis naskah dan sutradara ketoprak di komunitas Kethoprak Ringkes Tjap Tjonthong. Ia turut sering tampil bersama nama-nama besar seperti Cak Lonthong, Akbar, Wisben, dan Marwoto dalam pertunjukan &#8220;Indonesia Kita&#8221;.<\/p>\n<p>Susilo Nugroho meninggal dunia dalam usia 67 tahun pada hari Senin (21\/9). Kepergiannya mengejutkan keluarga dan kerabat, sebab ia selama ini dikenal jarang sakit dan masih aktif berkesenian hingga hari-hari terakhirnya.<\/p>\n<p>Keluarga baru menyadari ada yang tidak biasa pada Senin siang, ketika Susilo tidak kunjung bangun hingga sore hari. Kakaknya meminta bantuan ketua RW setempat, kemudian dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB.\u00a0<\/p>\n<p>Rekam jejak Susilo justru menunjukkan hidup pola yang sehat. Ia dikenal disiplin menjaga pola makan dan tidak pernah mengeluhkan penyakit tertentu.<\/p>\n<p>Namun salah satu kerabat dekatnya, seniman Dalijo Angkring, menyebut bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit gula (diabetes) yang sudah lama diidapnya, meski kondisi itu tidak pernah menghalanginya untuk tetap beraktivitas sehari-hari.<\/p>\n<h2>Warisan Peninggalan Susilo Nugroho<\/h2>\n<p>Kecintaan pada dunia seni memang telah mengalir dalam keluarga besar Susilo, dan Susilo sendiri memilih menekuni dunia teater sebagai jalannya.<\/p>\n<p>Bagi keluarga, Susilo dikenal sebagai sosok yang serius di antara enam bersaudara. Namun di mata publik, ia justru dikenal lewat kelucuannya di atas panggung, sebuah kelucuan yang lahir dari kejelian mengamati diri sendiri dan sikap sinis terhadap berbagai persoalan sosial, politik, ekonomi, dan keseharian di sekitarnya.<\/p>\n<p>Susilo Nugroho meninggalkan karakter ikonik yang dicintai para masyara Yogyakarta, dan sosok seniman yang tak berani bersuara mengenai kritik sosial yang ia campur dalam humor menghiburkan. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/936585\/dunia-seniman-yogyakarta-berduka-den-baguse-ngarso-wafat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Den Baguse Ngarso(Instagram @teatergandrik) DUNIA seniman Yogyakarta dikejutkan dengan kabar berpulangnya Susilo Nugroho pada Senin, 21 September 2026. Berita ini tidak disangka keluarga dan rekan-rekan seniman yang selama ini mengenalnya sebagai sosok yang jarang sakit. Nama Susilo Nugroho, lebih dikenal publik Yogyakarta dan Jawa Tengah lewat julukannya, Den Baguse Ngarso. Ia\u00a0adalah seorang pemeran yang menghidupkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107930,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107929"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107929\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}