{"id":107911,"date":"2026-09-23T13:31:41","date_gmt":"2026-09-23T06:31:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/film-pendidikan-etika-audit-bagi-mahasiswa-tekankan-integritas\/"},"modified":"2026-09-23T13:31:41","modified_gmt":"2026-09-23T06:31:41","slug":"film-pendidikan-etika-audit-bagi-mahasiswa-tekankan-integritas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/film-pendidikan-etika-audit-bagi-mahasiswa-tekankan-integritas\/","title":{"rendered":"Film Pendidikan Etika Audit bagi Mahasiswa Tekankan Integritas"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790144804_859b8e367f2dc7997827.jpg\" alt=\"Film Pendidikan Etika Audit bagi Mahasiswa Tekankan Integritas \"\/><figcaption>(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>ETIKA profesi tidak cukup dipelajari melalui hafalan prinsip dan standar. Calon akuntan perlu berhadapan dengan situasi ketika integritas diuji oleh tekanan target, kepentingan pribadi, keterbatasan waktu, pengaruh atasan, dan kekhawatiran kehilangan klien. Pesan tersebut menjadi inti pemutaran film pelatihan audit <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/crossing-the-line\" title=\"Crossing the Line\">Crossing the Line<\/a><\/em> yang berlangsung di Auditorium Kampus II Universitas Kristen Krida Wacana (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ukrida\" title=\"ukrida\">Ukrida<\/a>), Jakarta Barat, Selasa (22\/9).<\/p>\n<p>Berbeda dari pelatihan audit konvensional, <em>Crossing the Line<\/em> membawa peserta menyaksikan persoalan etika berkembang melalui keputusan-keputusan yang tampak kecil. Auditor dapat mulai melewati batas\u00a0ketika menerima penjelasan tanpa bukti yang memadai, mengabaikan tanda bahaya, enggan mempertanyakan manajemen, atau memilih diam karena tekanan hierarki.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dengan latar perusahaan teknologi dan transaksi korporasi yang berkaitan dengan klub sepak bola, film tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan teknis tidak otomatis menghasilkan keputusan profesional yang benar. Auditor juga membutuhkan karakter, keberanian menyampaikan keberatan, serta kemampuan menjaga objektivitas ketika menghadapi kepentingan yang saling bertentangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/936078\/ijazah-saja-tidak-cukup-untuk-menjamin-sukses-di-masa-depan\" title=\"Ijazah Saja tidak Cukup untuk Menjamin Sukses di Masa Depan\" target=\"_blank\">Ijazah Saja tidak Cukup untuk Menjamin Sukses di Masa Depan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Film <em>Crossing the Line<\/em> memperlihatkan bahwa pelanggaran etika hampir tidak pernah dimulai dari satu keputusan besar. Ia tumbuh ketika seorang profesional mulai memberikan toleransi terhadap penyimpangan kecil, berhenti mempertanyakan informasi yang tidak konsisten, atau memilih kenyamanan daripada kebenaran,&#8221; ujar Anggota Dewan Kode Etik IAI, CEO SW Indonesia, sekaligus Founding Partner KAP Suharli, Sugiharto &amp; Rekan, Michell Suharli.<\/p>\n<p>Menurut Michell, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahasiswa\" title=\"mahasiswa\">mahasiswa<\/a> akuntansi perlu memahami bahwa lima prinsip dasar etika&#8211;integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, serta perilaku profesional&#8211;bukan sekadar materi ujian. Prinsip-prinsip tersebut menjadi pedoman ketika auditor harus menentukan akan mengikuti tekanan atau mempertahankan kepentingan publik.<\/p>\n<p>&#8220;Kesalahan profesional masih dapat diperbaiki apabila diakui secara jujur. Namun, ketika kesalahan ditutupi melalui manipulasi dokumentasi atau keterangan yang menyesatkan, persoalannya berubah menjadi pelanggaran integritas. Dalam profesi akuntan, cara seseorang merespons kesalahan sering kali lebih menentukan daripada kesalahan itu sendiri,&#8221; lanjut Michell.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/935845\/tak-sekadar-gelar-akademik-mahasiswa-didorong-jadi-pemutus-rantai-kemiskinan\" title=\"Tak Sekadar Gelar Akademik, Mahasiswa Didorong jadi Pemutus Rantai Kemiskinan\" target=\"_blank\">Tak Sekadar Gelar Akademik, Mahasiswa Didorong jadi Pemutus Rantai Kemiskinan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemutaran film ini menegaskan pentingnya metode pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan teknis dengan dilema nyata. Mahasiswa tidak hanya diminta mengenali jawaban yang benar, tetapi juga memahami konsekuensi ketika keputusan yang benar memiliki biaya pribadi maupun profesional.<\/p>\n<p>Melalui tema APAFest 2026, <em>Everything Needs Accountants<\/em>, kegiatan ini mengingatkan bahwa semakin luas peran akuntan dalam bisnis, pemerintahan, teknologi, dan keberlanjutan, semakin besar pula tanggung jawab etikanya. Akuntan tidak hanya dibutuhkan untuk menghasilkan laporan, tetapi untuk menjaga kepercayaan terhadap informasi dan keputusan yang dibangun di atas laporan tersebut.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, kualitas profesi tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik akuntan memahami angka, melainkan oleh keberaniannya menjaga kebenaran ketika angka, kepentingan, dan tekanan mulai saling bertentangan. Kegiatan itu\u00a0diselenggarakan melalui kolaborasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW), dan Ukrida\u00a0sebagai bagian dari rangkaian Aspiring Professional Accountants Festival atau APAFest 2026. Acara ini diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi. (I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/936573\/film-pendidikan-etika-audit-bagi-mahasiswa-tekankan-integritas-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(MI\/HO) ETIKA profesi tidak cukup dipelajari melalui hafalan prinsip dan standar. Calon akuntan perlu berhadapan dengan situasi ketika integritas diuji oleh tekanan target, kepentingan pribadi, keterbatasan waktu, pengaruh atasan, dan kekhawatiran kehilangan klien. Pesan tersebut menjadi inti pemutaran film pelatihan audit Crossing the Line yang berlangsung di Auditorium Kampus II Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida), [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107912,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}