{"id":107895,"date":"2026-09-23T12:50:36","date_gmt":"2026-09-23T05:50:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/buru-penyu-di-raja-ampat-wn-tiongkok-diproses-hukum\/"},"modified":"2026-09-23T12:50:36","modified_gmt":"2026-09-23T05:50:36","slug":"buru-penyu-di-raja-ampat-wn-tiongkok-diproses-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/buru-penyu-di-raja-ampat-wn-tiongkok-diproses-hukum\/","title":{"rendered":"Buru Penyu di Raja Ampat, WN Tiongkok Diproses Hukum"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790142523_31ed686eb54b062736e2.jpg\" alt=\"Buru Penyu di Raja Ampat, WN Tiongkok Diproses Hukum\"\/><figcaption>Ilustrasi penyu dilindungi( ANTARA FOTO\/Jojon\/tom.)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>IMIGRASI menyerahkan seorang warga negara (WN) Tiongkok berinisial WS kepada Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya untuk diproses secara hukum terkait dugaan perburuan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyu\" title=\"Penyu\">penyu<\/a> yang merupakan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/satwa-dilindungi\" title=\"satwa dilindungi\">satwa dilindungi<\/a> di kawasan Piaynemo, Kabupaten <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/raja-ampat\" title=\"raja Ampat\">Raja Ampat<\/a>, Papua Barat.<\/p>\n<p>WS, yang diketahui merupakan instruktur selam tersertifikasi, diserahkan bersama sejumlah barang bukti pada Selasa (22\/9). Sebelumnya, ia diamankan petugas Imigrasi Makassar di Bandara Internasional Hasanuddin ketika hendak menuju Kuala Lumpur.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Papua, Asrul, mengatakan penyerahan dilakukan setelah pihaknya menemukan indikasi dugaan perburuan satwa yang dilindungi. Selanjutnya, kasus tersebut diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani proses hukum.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/326399\/lima-penyu-belimbing-bertelur-di-pantai-warebar-raja-ampat\" title=\"Lima Penyu Belimbing Bertelur di Pantai Warebar Raja Ampat\" target=\"_blank\">Lima Penyu Belimbing Bertelur di Pantai Warebar Raja Ampat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKarena ada indikasi melakukan perburuan satwa yang dilindungi, kami serahkan WS kepada pihak Polda untuk proses hukum lebih lanjut,\u201d kata Asrul dalam keterangan resmi yang diterima <em>Media Indonesia,<\/em> Rabu (23\/9).\u00a0<\/p>\n<p>WS\u00a0diserahkan dari Imigrasi Makassar kepada Kantor Imigrasi Sorong untuk penanganan lebih lanjut. Kantor Imigrasi Sorong kemudian berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait sebelum melimpahkan penanganan perkara kepada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/polda-papua-barat-daya\" title=\"Polda Papua Barat Daya\">Polda Papua Barat Daya<\/a>.Polri.<\/p>\n<p>Selain itu, Asrul menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga wilayah hukum Indonesia, termasuk kawasan Papua yang memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang perlu dilindungi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/934186\/wna-yang-diduga-bunuh-penyu-di-raja-ampat-diperiksa-intensif-imigrasi-sorong\" title=\"WNA yang Diduga Bunuh Penyu di Raja Ampat Diperiksa Intensif Imigrasi Sorong\" target=\"_blank\">WNA yang Diduga Bunuh Penyu di Raja Ampat Diperiksa Intensif Imigrasi Sorong<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cTanah Papua adalah bagian sah dari kedaulatan Republik Indonesia yang harus dijaga kehormatan dan keutuhannya. Siapa pun, terutama pihak asing, tidak akan kami biarkan berbuat atau bertindak semena-mena di wilayah hukum Indonesia,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Asrul menilai jajaran Imigrasi Papua akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan setiap pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing ditangani sesuai ketentuan.<\/p>\n<p>\u201cKami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penegakan hukum yang efektif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kerja kami,\u201d pungkasnya. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/936565\/buru-penyu-di-raja-ampat-wn-tiongkok-diproses-hukum\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi penyu dilindungi( ANTARA FOTO\/Jojon\/tom.) IMIGRASI menyerahkan seorang warga negara (WN) Tiongkok berinisial WS kepada Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya untuk diproses secara hukum terkait dugaan perburuan penyu yang merupakan satwa dilindungi di kawasan Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. WS, yang diketahui merupakan instruktur selam tersertifikasi, diserahkan bersama sejumlah barang bukti pada Selasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107896,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107895","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107895"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107895\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}