{"id":107881,"date":"2026-09-23T12:14:36","date_gmt":"2026-09-23T05:14:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/cerdas-atau-licik-lumba-lumba-di-australia-terekam-paksa-ikan-muntahkan-makanan-sebelum-dicuri\/"},"modified":"2026-09-23T12:14:36","modified_gmt":"2026-09-23T05:14:36","slug":"cerdas-atau-licik-lumba-lumba-di-australia-terekam-paksa-ikan-muntahkan-makanan-sebelum-dicuri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/23\/cerdas-atau-licik-lumba-lumba-di-australia-terekam-paksa-ikan-muntahkan-makanan-sebelum-dicuri\/","title":{"rendered":"Cerdas atau Licik Lumba-lumba di Australia Terekam Paksa Ikan Muntahkan Makanan Sebelum Dicuri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/23\/1790121205_106234b85bf95793535b.jpg\" alt=\"Cerdas atau Licik? Lumba-lumba di Australia Terekam Paksa Ikan Muntahkan Makanan Sebelum Dicuri\"\/><figcaption>Peneliti ungkap taktik kleptoparasitisme unik lumba-lumba hidung botol bernama Bubbles di Great Barrier Reef, Australia. Ia mengejar ikan sampai memuntahkan mangsanya.(Tracy Olive, UniSC Australia)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>LUMBA-lumba selama ini dikenal sebagai mamalia laut yang ramah, menggemaskan, dan gemar bermain. Namun, sebuah pengamatan ilmiah di lepas pantai Australia mengungkapkan sisi lain dari perilaku mereka. Seekor lumba-lumba hidung botol (common bottlenose dolphin) terekam kamera menggunakan strategi berburu unik dan tak biasa, mengejar ikan hingga mangsanya stres, memuntahkan makanan, lalu mencuri makanan tersebut.<\/p>\n<p>Perilaku mencuri makanan yang telah didapatkan hewan lain ini dikenal dalam dunia biologi sebagai kleptoparasitisme. Fenomena ini cukup umum di darat atau pada burung laut, namun sangat jarang terdokumentasikan secara jelas pada mamalia laut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>&#8220;Bubbles&#8221; dan Taktik Kleptoparasitisme di Laut<\/h2>\n<p>Subjek dari pengamatan unik ini adalah seekor lumba-lumba jantan yang diberi julukan Bubbles. Pengamatan dilakukan tim peneliti dari University of the Sunshine Coast, Australia, di perairan dangkal sekitar Pulau Lady Elliot, bagian selatan Great Barrier Reef.<\/p>\n<p>Para peneliti, termasuk Dr. Asia Haines dan Romney Edwards-Francis, mengonfirmasi identitas Bubbles berdasarkan tanda khusus pada sirip punggungnya serta bekas luka berbentuk huruf &#8216;V&#8217; di sisi kanan tubuhnya.<\/p>\n<p>Antara tahun 2021 hingga 2025, para peneliti mencatat 20 kali momen saat Bubbles berburu di sekitar gerombolan ikan Bigeye Trevally (sejenis ikan kuwe). Dari total pengamatan tersebut, sebanyak 11 kali ikan trevally memuntahkan isi perutnya usai dikejar, dan Bubbles langsung menyambar serta memakan hasil muntahan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami mengamati dia mengulangi perilaku ini selama beberapa tahun, yang menunjukkan bahwa dia mungkin telah belajar untuk menargetkan ikan dengan perut paling kenyang demi mendapatkan makanan yang paling menguntungkan,\u201d kata Dr. Asia Haines.<\/p>\n<h2>Cara Bubbles Memilih Mangsa<\/h2>\n<p>Video rekaman menunjukkan bahwa Bubbles tidak mengejar ikan secara acak. Ia menerapkan serangkaian tahapan yang terukur:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Memindai Target: Bubbles berenang perlahan sambil menggelengkan kepalanya ke kiri dan ke kanan, memancarkan klik ekolokasi untuk mendeteksi keberadaan dan kondisi ikan di sekitarnya.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pengejaran Terfokus: Setelah memilih satu ekor ikan Bigeye Trevally, ia akan mengabaikan ikan-ikan lain di sekitarnya dan memburu satu target tersebut secara konsisten.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengintimidasi hingga Memuntahkan Makanan: Bubbles menempel ketat pergerakan ikan target hingga ikan tersebut mengalami stres dan memuntahkan makanannya.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menyambar Makanan: Saat ikan target melarikan diri, Bubbles langsung melahap makanan yang dimuntahkan tadi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Dalam satu sesi pengamatan berdurasi 30 menit, Bubbles terekam melakukan taktik ini hingga 10 kali. Menariknya, Bubbles hanya menerapkan trik ini pada ikan Bigeye Trevally dan tidak pernah berusaha memakan ikan trevally itu sendiri.<\/p>\n<h2>Menghemat Energi saat Berburu Sendiri<\/h2>\n<p>Secara umum, lumba-lumba hidung botol berburu secara berkelompok. Namun, Bubbles selalu terlihat menerapkan taktik ini seorang diri.<\/p>\n<p>\u201cLumba-lumba hidung botol umumnya mencari makan dalam kelompok, tetapi Bubbles selalu terlihat mencari makan sendirian. Taktik khusus ini mungkin memerlukan lebih sedikit energi daripada mengejar mangsa yang bergerak cepat secara langsung, terutama saat mencari makan sendiri,\u201d jelas Romney Edwards-Francis.<\/p>\n<p>Meskipun demikian, para peneliti menggarisbawahi mereka belum mengukur secara pasti tingkat konsumsi energi atau kalori yang didapat, sehingga klaim efisiensi energi ini masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.<\/p>\n<p>Selain visual, rekaman suara berdurasi 75 detik dari tahun 2021 menangkap sekitar 200 gelombang suara saat pengejaran berlangsung, termasuk panggilan nada rendah serta pulsa ekolokasi. Para peneliti menduga gelombang suara ini meningkatkan tingkat stres pada ikan hingga memicu respons muntah.<\/p>\n<h2>Meruntuhkan Citra &#8220;Hewan Baik&#8221;<\/h2>\n<p>Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Ecology and Evolution ini menjadi pengingat penting bagi publik mengenai sifat asli mamalia laut tersebut.<\/p>\n<p>\u201cPersepsi bahwa lumba-lumba adalah &#8216;si anak baik di lautan&#8217; lebih berkaitan dengan antropomorfisme, kecenderungan kita untuk memberikan karakteristik manusia kepada mereka, mungkin karena lumba-lumba tampak selalu tersenyum,\u201d ujar Dr. Haines. \u201cLumba-lumba adalah predator dan secara aktif berburu mangsanya, baik itu dicuri dari spesies lain maupun tidak.\u201d<\/p>\n<p>Para peneliti mengakui bahwa studi ini masih memiliki keterbatasan karena hanya berfokus pada satu individu (Bubbles). Kendati demikian, perilaku Bubbles membuktikan betapa tinggi tingkat adaptabilitas dan fleksibilitas lumba-lumba dalam bertahan hidup di alam liar. (Earth\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/936497\/cerdas-atau-licik-lumba-lumba-di-australia-terekam-paksa-ikan-muntahkan-makanan-sebelum-dicuri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Peneliti ungkap taktik kleptoparasitisme unik lumba-lumba hidung botol bernama Bubbles di Great Barrier Reef, Australia. Ia mengejar ikan sampai memuntahkan mangsanya.(Tracy Olive, UniSC Australia) LUMBA-lumba selama ini dikenal sebagai mamalia laut yang ramah, menggemaskan, dan gemar bermain. Namun, sebuah pengamatan ilmiah di lepas pantai Australia mengungkapkan sisi lain dari perilaku mereka. Seekor lumba-lumba hidung botol [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107882,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107881","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107881","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107881"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107881\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107882"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107881"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107881"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107881"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}