{"id":107539,"date":"2026-09-22T21:31:36","date_gmt":"2026-09-22T14:31:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/presiden-prabowo-sambut-pelunasan-utang-blbi-rp2183-triliun-ke-bank-indonesia\/"},"modified":"2026-09-22T21:31:36","modified_gmt":"2026-09-22T14:31:36","slug":"presiden-prabowo-sambut-pelunasan-utang-blbi-rp2183-triliun-ke-bank-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/presiden-prabowo-sambut-pelunasan-utang-blbi-rp2183-triliun-ke-bank-indonesia\/","title":{"rendered":"Presiden Prabowo Sambut Pelunasan Utang BLBI Rp218,3 Triliun ke Bank Indonesia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/22\/1790087043_635397a5063eeaf16b34.png\" alt=\"Presiden Prabowo Sambut Pelunasan Utang BLBI Rp218,3 Triliun ke Bank Indonesia\"\/><figcaption>Presiden Prabowo Subianto (kiri) menerima Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22\/9\/2026).(Dok. BPMI Sekretariat Presiden)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PRESIDEN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prabowo-subianto\" title=\"Prabowo Subianto\">Prabowo Subianto<\/a> menyambut baik laporan penyelesaian kewajiban pemerintah kepada Bank Indonesia (BI) terkait program Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Total utang obligasi yang telah dilunasi mencapai Rp218,3 triliun, menandai berakhirnya beban fiskal dari era krisis keuangan 1997-1998.<\/p>\n<p>Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/suahasil-nazara\" title=\"Suahasil Nazara\">Suahasil Nazara<\/a> di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22\/9). Dalam pertemuan tersebut, Menkeu memaparkan situasi perekonomian terkini, pengelolaan APBN, serta detail teknis penutupan utang jangka panjang tersebut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Tadi mendapatkan arahan dari Bapak Presiden bahwa Bapak Presiden menyambut baik penyelesaian ini. Memang kalau kita masuk di dalam suatu krisis yang sifatnya jangka panjang, penyelesaiannya pun jangka panjang,&#8221; ujar Suahasil saat memberikan keterangan pers di selasar Istana Merdeka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/936153\/pemerintah-tegaskan-hak-tagih-blbi-tetap-berlaku-meski-utang-lunas\" title=\"Pemerintah Tegaskan Hak Tagih BLBI Tetap Berlaku meski Utang Lunas\" target=\"_blank\">Pemerintah Tegaskan Hak Tagih BLBI Tetap Berlaku meski Utang Lunas<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Mekanisme Pelunasan dan Sumber Dana<\/h3>\n<p>Suahasil menjelaskan bahwa pelunasan utang obligasi BLBI pemerintah ini telah dilakukan pada 24 Agustus 2026. Selama ini, kewajiban tersebut dibayarkan secara rutin melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada Bank Indonesia.<\/p>\n<p>Untuk pembayaran terakhir yang menuntaskan seluruh kewajiban, pemerintah menggunakan skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dana tersebut bersumber dari sisa surplus Bank Indonesia yang dihasilkan dari kegiatan operasionalnya.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\"><strong>Ringkasan Penyelesaian Kewajiban BLBI:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Total Nilai Pelunasan<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Rp218,3 Triliun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Tanggal Pelunasan Final<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">24 Agustus 2026<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Sumber Dana Terakhir<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">PNBP (Sisa Surplus Bank Indonesia)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Asal Muasal Utang<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border-bottom: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Obligasi Krisis Ekonomi 1997-1998<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Catatan Sejarah Ekonomi<\/h3>\n<p>Penyelesaian utang ini dipandang sebagai tonggak sejarah penting bagi kebijakan makroekonomi Indonesia. Suahasil menekankan bahwa proses panjang ini harus menjadi pembelajaran luar biasa dalam mengelola keuangan negara di masa depan agar terhindar dari krisis serupa.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan demikian, kita betul-betul menutup lembaran sejarah penerbitan obligasi penanganan krisis tahun 1997-1998 yang diselesaikan di masa pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Utang ke BI untuk obligasi BLBI selesai, dibayar tuntas,&#8221; pungkas Menkeu. (Ant\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/936405\/presiden-prabowo-sambut-pelunasan-utang-blbi-rp2183-triliun-ke-bank-indonesia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Prabowo Subianto (kiri) menerima Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22\/9\/2026).(Dok. BPMI Sekretariat Presiden) PRESIDEN Prabowo Subianto menyambut baik laporan penyelesaian kewajiban pemerintah kepada Bank Indonesia (BI) terkait program Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Total utang obligasi yang telah dilunasi mencapai Rp218,3 triliun, menandai berakhirnya beban fiskal dari era krisis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107539","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107539"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107539\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}