{"id":107487,"date":"2026-09-22T19:17:37","date_gmt":"2026-09-22T12:17:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/asap-karhutla-picu-kualitas-udara-ppu-tidak-sehat-sepaku-paling-tercemar\/"},"modified":"2026-09-22T19:17:37","modified_gmt":"2026-09-22T12:17:37","slug":"asap-karhutla-picu-kualitas-udara-ppu-tidak-sehat-sepaku-paling-tercemar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/asap-karhutla-picu-kualitas-udara-ppu-tidak-sehat-sepaku-paling-tercemar\/","title":{"rendered":"Asap Karhutla Picu Kualitas Udara PPU tidak Sehat, Sepaku Paling Tercemar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/22\/1790078951_d9088ebf8b6f0df2972c.jpg\" alt=\"Asap Karhutla Picu Kualitas Udara PPU tidak Sehat, Sepaku Paling Tercemar\"\/><figcaption>Kondisi sore hari asap masih selimuti udara di wilayah IKN, kecamatan Sepaku.(MI\/Ervan Masbanjar)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BERDASARKAN laporan analisis dan rekomendasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kualitas-udara\" title=\"kualitas udara\">kualitas udara<\/a> di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabupaten-penajam-paser-utara\" title=\"Kabupaten Penajam Paser Utara\">Kabupaten Penajam Paser Utara<\/a> (PPU), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kalimantan-timur\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a> (Kaltim), dampak dari asap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran-hutan-dan-lahan\" title=\"kebakaran hutan dan lahan\">kebakaran hutan dan lahan<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"karhutla\">karhutla<\/a>), dirilis Tim Tanggap Darurat Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, Selasa (22\/9), menunjukkan seluruh wilayah PPU di kategori tidak sehat, dan tercatat berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Dimana Kecamatan Sepaku merupakan wilayah kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi daerah dengan udara.<\/p>\n<p>Plt. Kepala Dinkes PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro menerangkan pemantauan udara difokuskan pada pengukuran dua jenis partikel debu halus yang berbahaya bagi kesehatan, yaitu Particulate Matter atau partikel padat atau cair mikroskopis yang melayang di udara diameter 2,5 mikrometer (PM 2,5) dan PM 10.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cKonsentrasi partikel ini diukur baik di dalam ruangan indoor maupun di luar ruangan outdoor pada siang hari sekitar pukul 12.00 hingga 14.00 Wita. Pemantauan berkala ini bertujuan untuk memberikan informasi kondisi udara serta panduan perlindungan kesehatan bagi masyarakat setempat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/926213\/karhutla-kembali-melanda-ppu-1782-hektare-lahan-terbakar-dalam-sehari\" title=\"Karhutla Kembali Melanda PPU, 17,82 Hektare Lahan Terbakar dalam Sehari\" target=\"_blank\">Karhutla Kembali Melanda PPU, 17,82 Hektare Lahan Terbakar dalam Sehari<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia membeberkan, dari empat kecamatan, yakni Penajam, Waru dan BAbulu, Kecamatan Sepaku atau wilayah IKN menjadi daerah dengan tingkat pencemaran tertinggi. Di Sepaku, kadar PM 2,5 mencatatkan angka 66 mikrogram per meter kubik untuk area indoor dan 68,5 mikrogram per meter kubik outdoor.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cYang paling menonjol di IKN, adalah kadar PM 10 terjadi lonjakan drastis hingga mencapai 198 mikrogram per meter kubik pada area indoor dan 211,75 mikrogram per meter kubik area outdoor, di mana seluruh angka ini masuk dalam kategori tidak sehat,\u201d tegas Lukas.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, rata-rata konsentrasi kualitas udara dari empat kecamatan tersebut berada pada level yang kurang aman untuk dihirup. Rata-rata kadar PM 2,5 di dalam ruangan berada di angka 49,39 mikrogram per meter kubik dan luar ruangan sebesar 49,72 mikrogram per meter kubik. Sementara rata-rata PM 10 di dalam ruangan menyentuh angka 130,08 mikrogram per meter kubik dan luar ruangan mencapai 143,64 mikrogram per meter kubik,<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/859121\/228-titik-panas-ditemukan-bmkg-di-riau\" title=\"228 Titik Panas Ditemukan BMKG di Riau\" target=\"_blank\">228 Titik Panas Ditemukan BMKG di Riau<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201dJadi secara umum mengonfirmasi bahwa kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, namun terparah berada di IKN atau Sepaku,\u201d urainya.<\/p>\n<p>Dari empat Kecamatan tersebut, khusus di wilayah Waru, pengukuran tidak dapat dilakukan, pasalnya alat ukur di wilayah tersebut mengalami kerusakan. Namun secara visual kondisi udara hampir sama dengan Babulu serta Penajam.<\/p>\n<p>\u201dKami terus melakukan pemantauan ulang secara berkala untuk memantau perubahan kualitas udara di wilayah Kabupaten PPU termasuk di wilayah IKN yang berada di Kecamatan Sepaku,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p>Menanggapi hasil temuan ini, tutur Lukas, Dinkes PPU bersama Tim Tanggap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memberikan arahan dan imbauan penting kepada masyarakat. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat siang hari ketika kualitas udara buruk.\u00a0<\/p>\n<p>Pun apabila harus beraktivitas di luar rumah, katanya, masyarakat diwajibkan memakai masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik. Selain itu, warga disarankan untuk menutup pintu serta jendela rumah saat kondisi udara memburuk, namun tetap meningkatkan ventilasi ketika kualitas udara membaik.<\/p>\n<p>\u201cKami juga mengimbau, agar warga menghindari pembakaran sampah serta mengurangi segala bentuk sumber debu maupun asap. Kebersihan dalam rumah perlu dijaga dengan metode pembersihan yang dapat meminimalkan debu,\u201d pungkas Lukas. (EM)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/936317\/asap-karhutla-picu-kualitas-udara-ppu-tidak-sehat-sepaku-paling-tercemar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kondisi sore hari asap masih selimuti udara di wilayah IKN, kecamatan Sepaku.(MI\/Ervan Masbanjar) BERDASARKAN laporan analisis dan rekomendasi kualitas udara di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), dampak dari asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dirilis Tim Tanggap Darurat Dinas Kesehatan (Dinkes) PPU, Selasa (22\/9), menunjukkan seluruh wilayah PPU di kategori tidak sehat, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107488,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107487\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}