{"id":107477,"date":"2026-09-22T18:51:38","date_gmt":"2026-09-22T11:51:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/cianjur-mulai-diguyur-hujan-status-siaga-darurat-kekeringan-masih-berlaku\/"},"modified":"2026-09-22T18:51:38","modified_gmt":"2026-09-22T11:51:38","slug":"cianjur-mulai-diguyur-hujan-status-siaga-darurat-kekeringan-masih-berlaku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/cianjur-mulai-diguyur-hujan-status-siaga-darurat-kekeringan-masih-berlaku\/","title":{"rendered":"Cianjur Mulai Diguyur Hujan, Status Siaga Darurat Kekeringan Masih Berlaku"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/22\/1790076811_9e69fa852ed33b74d373.jpg\" alt=\"Cianjur Mulai Diguyur Hujan, Status Siaga Darurat Kekeringan Masih Berlaku\"\/><figcaption>Ilustrasi(MI\/AGUNG WIBOWO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, masih memberlakukan status siaga darurat <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kekeringan\" title=\"kekeringan\">kekeringan<\/a> serta kebakaran hutan dan lahan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karhutla\" title=\"karhutla\">karhutla<\/a>). Meski demikian, masyarakat diimbau untuk mulai mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi menyusul turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam beberapa hari terakhir.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menjelaskan bahwa berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan di tengah periode kemarau yang masih berlangsung. Fenomena ini juga terjadi di Kabupaten Cianjur.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Hari ini kami mengikuti webinar dengan BMKG. Memang, diprediksi memasuki Oktober sudah mulai hujan, tapi mengalami pelambatan,&#8221; ujar Samudra, Selasa (22\/9\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/935737\/20-kecamatan-di-cianjur-terdampak-kekeringan-akibat-kemarau-panjang\" title=\"20 Kecamatan di Cianjur Terdampak Kekeringan Akibat Kemarau Panjang\" target=\"_blank\">20 Kecamatan di Cianjur Terdampak Kekeringan Akibat Kemarau Panjang<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Status Siaga Darurat dan Pengaruh El Nino<\/h3>\n<p>Berdasarkan informasi dari BMKG, fenomena El Nino diprediksi masih akan terjadi hingga kuartal I tahun 2027. Oleh karena itu, BMKG meminta seluruh wilayah tetap waspada terhadap dampak El Nino sekaligus potensi bencana hidrometeorologi yang menyertainya.<\/p>\n<p>Terkait kebijakan daerah, Samudra menyebutkan bahwa Kabupaten Cianjur saat ini masih memegang status hukum terkait kebencanaan musim kemarau. &#8220;Kabupaten Cianjur sendiri masih memberlakukan status siaga darurat kekeringan dan karhutla. SK-nya akan berakhir hingga akhir September 2026,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Namun, ia menekankan bahwa Surat Keputusan (SK) penetapan status kebencanaan tersebut bersifat situasional. Jika terdapat rekomendasi terbaru dari BMKG mengenai anomali cuaca atau perubahan musim yang signifikan, maka status siaga darurat kekeringan dan karhutla dapat diakhiri secara otomatis.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/935159\/11669-hektare-lahan-pertanian-di-kalsel-kekeringan-dan-puluhan-hektare-terbakar\" title=\"11.669 Hektare Lahan Pertanian di Kalsel Kekeringan dan Puluhan Hektare Terbakar\" target=\"_blank\">11.669 Hektare Lahan Pertanian di Kalsel Kekeringan dan Puluhan Hektare Terbakar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kita tunggu dulu informasi selanjutnya dari BMKG dan Pemprov Jabar. Kalau misalnya Pemprov Jabar tidak memperpanjang status siaga darurat kekeringan dan karhutla yang berakhir September 2026, maka kami di daerah juga akan mengikuti,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h3>Waspada Cuaca Ekstrem<\/h3>\n<p>Meskipun curah hujan yang mengguyur Cianjur dalam beberapa hari terakhir masih dalam kategori ringan, BPBD tetap meminta masyarakat untuk tidak lengah. Transisi cuaca sering kali memicu fenomena alam yang membahayakan.<\/p>\n<p>&#8220;Terjadinya perubahan cuaca dari kemarau ke hujan biasanya akan berlangsung secara ekstrem. Kami mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi angin kencang dan bencana hidrometeorologi lainnya,&#8221; pungkas Samudra. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/936279\/cianjur-mulai-diguyur-hujan-status-siaga-darurat-kekeringan-masih-berlaku\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(MI\/AGUNG WIBOWO) KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, masih memberlakukan status siaga darurat kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, masyarakat diimbau untuk mulai mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi menyusul turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dalam beberapa hari terakhir. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menjelaskan bahwa berdasarkan prediksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107478,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107477","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107477","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107477"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107477\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107477"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107477"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107477"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}