{"id":107278,"date":"2026-09-22T10:23:36","date_gmt":"2026-09-22T03:23:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/kawasan-industri-percepat-transisi-energi-hijau\/"},"modified":"2026-09-22T10:23:36","modified_gmt":"2026-09-22T03:23:36","slug":"kawasan-industri-percepat-transisi-energi-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/kawasan-industri-percepat-transisi-energi-hijau\/","title":{"rendered":"Kawasan Industri Percepat Transisi Energi Hijau"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/22\/1790047191_c3cd00a77a1893b63ce4.jpeg\" alt=\"Kawasan Industri Percepat Transisi Energi Hijau\"\/><figcaption>Seminar \u201cKetahanan Energi dan Keberlanjutan dengan Transisi Energi: Menuju\u00a0Net Zero Industrial Estate\u00a0dengan\u00a0Energy Security\u201d di Java Palace Hotel, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.(Dok. KIJA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>UPAYA mempercepat transformasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kawasan-industri\" title=\"Kawasan Industri\">kawasan industri<\/a> menuju rendah karbon terus dilakukan melalui pemanfaatan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/energi-bersih\" title=\"energi bersih\">energi bersih<\/a>, pengolahan limbah menjadi energi, serta pengembangan hidrogen untuk kebutuhan industri dan transportasi.<\/p>\n<p>Kerja sama tersebut diarahkan untuk mewujudkan konsep\u00a0<em>Net Zero Industrial Estate<\/em>\u00a0di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengatakan pengembangan energi hijau akan menjadi salah satu fokus utama dalam kerja sama tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/930983\/perempuan-penggerak-energi-bersih-jadi-kunci-transisi-energi-indonesia-yang-inklusif\" title=\"Perempuan Penggerak Energi Bersih Jadi Kunci Transisi Energi Indonesia yang Inklusif\" target=\"_blank\">Perempuan Penggerak Energi Bersih Jadi Kunci Transisi Energi Indonesia yang Inklusif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cMemasuki 2027, kami fokus mengembangkan alternatif energi hijau lain, seperti hidrogen, biometana, hingga potensi panas bumi,\u201d ujar Agung dalam seminar \u201cKetahanan Energi dan Keberlanjutan dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/transisi-energi\" title=\"transisi energi\">Transisi Energi<\/a>: Menuju\u00a0<em>Net Zero Industrial Estate<\/em>\u00a0dengan\u00a0<em>Energy Security<\/em>\u201d di Java Palace Hotel, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi belum lama ini.<\/p>\n<p>Seminar tersebut diselenggarakan Jababeka Net Zero Industrial Cluster Community (NZICC) bersama Pertamina. NZICC merupakan komunitas perusahaan penyewa kawasan atau\u00a0<em>tenant<\/em>\u00a0di Jababeka yang memiliki komitmen terhadap pengurangan emisi dan pengembangan industri hijau.<\/p>\n<p>Agung mengatakan sejumlah solusi energi rendah karbon akan dikembangkan, meliputi pemanfaatan gas pipa, biometana bersertifikat ISCC, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), sistem penyimpanan energi baterai (<em>Battery Energy Storage System<\/em>\/BESS), serta kredit karbon.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/929338\/indef-investasi-energi-bersih-harus-terhubung-dengan-kawasan-industri\" title=\"Indef: Investasi Energi Bersih Harus Terhubung dengan Kawasan Industri\" target=\"_blank\">Indef: Investasi Energi Bersih Harus Terhubung dengan Kawasan Industri<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Direktur Utama Jababeka Infrastruktur Didik Purbadi mengatakan Kawasan Industri Jababeka sejak awal dikembangkan dengan konsep kawasan industri modern yang mengintegrasikan aspek ekonomi dan lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cLewat sinergi infrastruktur modern dan konsep eko-industri mandiri, Jababeka berhasil menciptakan efek berganda bagi lapangan kerja, UMKM, serta pertumbuhan ekonomi nasional,\u201d kata Didik.<\/p>\n<p>Kawasan Industri Jababeka didirikan pada 1989 dan saat ini dihuni sekitar 2.000 perusahaan multinasional dari 36 negara. Kawasan tersebut dikelola dengan konsep\u00a0<em>eco-industrial estate<\/em>\u00a0yang menggabungkan kegiatan produksi dengan infrastruktur berkelanjutan.<\/p>\n<p>Infrastruktur hijau yang telah dikembangkan antara lain pembangkit listrik berbasis gas yang beroperasi tanpa batu bara selama sekitar 35 tahun, instalasi pengolahan air limbah terpadu, serta fasilitas pengolahan air bersih yang memanfaatkan air permukaan.<\/p>\n<p>Pengelola kawasan juga menerapkan tata tertib untuk memastikan perusahaan yang beroperasi memenuhi ketentuan lingkungan. Selain itu, tersedia\u00a0<em>dry port<\/em>\u00a0untuk meningkatkan efisiensi logistik dan mengurangi emisi dari aktivitas transportasi.<\/p>\n<h2>PLTS Atap Kurangi Emisi<\/h2>\n<p>Salah satu proyek energi bersih yang telah berjalan adalah pemasangan PLTS atap berkapasitas 230 kilowatt peak (kWp) di fasilitas pengolahan air kawasan. Proyek tersebut dikembangkan bersama Pertamina New &amp; Renewable Energy.<\/p>\n<p>Sejak beroperasi pada 2023, PLTS tersebut telah menghasilkan sekitar 858,21 megawatt jam (MWh) listrik dan mengurangi emisi karbon sekitar 734 ton CO2e.<\/p>\n<p>Penggunaan PLTS atap juga mulai dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut. Hingga September 2026, sebanyak 23 perusahaan telah memasang PLTS atap dengan total kapasitas 14,5 megawatt peak (MWp).<\/p>\n<p>Agung mengatakan langkah tersebut menunjukkan bahwa komitmen perusahaan terhadap industri rendah karbon mulai diwujudkan melalui investasi nyata.<\/p>\n<p>\u201cPara\u00a0<em>tenant<\/em>\u00a0yang menyampaikan komitmen menjadi\u00a0<em>net zero industrial cluster<\/em>\u00a0juga telah menindaklanjutinya, dengan dukungan peran Jababeka Infrastruktur,\u201d ujar Agung.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan perusahaan yang mengembangkan pemanfaatan biometana bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN), serta perusahaan lain yang meningkatkan kapasitas PLTS atap dari sekitar 1,2 MW menjadi lebih dari 2 MW.<\/p>\n<h2>Limbah Diolah Menjadi Energi<\/h2>\n<p>Selain energi terbarukan, pengembangan teknologi pengolahan limbah menjadi energi atau\u00a0<em>waste to energy<\/em>\u00a0juga tengah dijajaki. Limbah tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi baru, termasuk bahan baku gas untuk pengembangan hidrogen.<\/p>\n<p>Agung mengatakan Pertamina melalui Pertamina New &amp; Renewable Energy dan PGN siap mendukung kebutuhan perusahaan di kawasan industri dalam menjalankan program dekarbonisasi.<\/p>\n<p>\u201cKami yakin dengan dukungan Jababeka Infrastruktur, komitmen para\u00a0<em>tenant<\/em>\u00a0ini dapat terwujud dan dapat mendorong pemerintah menyiapkan regulasinya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pengembangan hidrogen hijau juga diarahkan untuk mendukung konsep kota berbasis transportasi umum atau\u00a0<em>Transit Oriented Development<\/em>\u00a0(TOD City). Dengan demikian, penerapan energi rendah karbon tidak hanya menyasar kegiatan industri, tetapi juga sektor transportasi.<\/p>\n<p>Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pengembangan kawasan industri berkelanjutan, menjaga daya saing investasi, serta mengurangi dampak lingkungan. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/936063\/kawasan-industri-percepat-transisi-energi-hijau\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seminar \u201cKetahanan Energi dan Keberlanjutan dengan Transisi Energi: Menuju\u00a0Net Zero Industrial Estate\u00a0dengan\u00a0Energy Security\u201d di Java Palace Hotel, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.(Dok. KIJA) UPAYA mempercepat transformasi kawasan industri menuju rendah karbon terus dilakukan melalui pemanfaatan energi bersih, pengolahan limbah menjadi energi, serta pengembangan hidrogen untuk kebutuhan industri dan transportasi. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mewujudkan konsep\u00a0Net [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107279,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107278"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107278\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}