{"id":107209,"date":"2026-09-22T07:18:40","date_gmt":"2026-09-22T00:18:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/green-skills-jadi-tantangan-industri-polyworking-mulai-muncul-di-kalangan-asn\/"},"modified":"2026-09-22T07:18:40","modified_gmt":"2026-09-22T00:18:40","slug":"green-skills-jadi-tantangan-industri-polyworking-mulai-muncul-di-kalangan-asn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/green-skills-jadi-tantangan-industri-polyworking-mulai-muncul-di-kalangan-asn\/","title":{"rendered":"Green Skills Jadi Tantangan Industri, Polyworking Mulai Muncul di Kalangan ASN"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/22\/1790035778_7db00c52f586f79cd444.jpg\" alt=\"Green Skills Jadi Tantangan Industri, Polyworking Mulai Muncul di Kalangan ASN\"\/><figcaption>Survei nasional yang dipaparkan Pusjar SKPP-LAN.(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>KETERAMPILAN hijau atau <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/green-skills\" title=\"green skills\">green skills<\/a> <\/em>menjadi hambatan utama bagi pelaku industri dalam penerapan ekonomi hijau. Di sisi lain, fenomena aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki pekerjaan atau aktivitas profesional lain di luar pekerjaan utama (<em>polyworking<\/em>) mulai muncul dan perlu mendapat perhatian dari sisi tata kelola birokrasi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Temuan itu terungkap dalam dua survei nasional yang dipaparkan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik-Lembaga Administrasi Negara (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pusjar-skpp-lan\" title=\"Pusjar SKPP-LAN\">Pusjar SKPP-LAN<\/a>) secara daring, pada 17 September 2026.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/894112\/layanan-darurat-112-di-indonesia-masih-terkendala-integrasi-dan-respons\" title=\"Layanan Darurat 112 di Indonesia Masih Terkendala Integrasi dan Respons\" target=\"_blank\">Layanan Darurat 112 di Indonesia Masih Terkendala Integrasi dan Respons<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Survei implementasi ekonomi hijau dilakukan pada April 2026 dengan melibatkan 247 responden dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat. Hasil survei menunjukkan persoalan penerapan ekonomi hijau tidak hanya berkaitan dengan regulasi, tetapi juga kesiapan teknologi dan sumber daya manusia.<\/p>\n<p>Kesiapan teknologi menjadi satu-satunya hambatan yang secara konsisten masuk tiga besar pada seluruh kelompok responden. Pemerintah membutuhkan teknologi untuk menerjemahkan kebijakan menjadi program, pemerintah daerah untuk implementasi, sedangkan industri membutuhkannya untuk mengubah proses produksi.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil survei menunjukkan bahwa tantangan ekonomi hijau telah bergerak dari persoalan membangun komitmen kebijakan menuju persoalan membangun kapasitas implementasi,&#8221; demikian salah satu kesimpulan survei Pusjar SKPP-LAN yang dikutip Senin (21\/9).<\/p>\n<p>Survei juga menemukan adanya perbedaan persepsi antara pemerintah dan pelaku industri mengenai kebutuhan kompetensi hijau. Bagi pelaku industri, minimnya green skills menjadi hambatan nomor satu dengan proporsi 22%. Namun, persoalan tersebut tidak masuk tiga besar hambatan yang dipersepsikan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.<\/p>\n<p>&#8220;Transformasi hijau pada akhirnya tidak dilakukan oleh regulasi atau teknologi, tetapi oleh manusia yang mengoperasikan teknologi, mengubah proses bisnis, merancang produk, mengelola energi dan limbah, serta memastikan standar lingkungan diterapkan dalam proses produksi,&#8221; tulis hasil survei tersebut.<\/p>\n<p>Temuan itu menunjukkan kebutuhan green skills perlu ditempatkan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia dalam transisi ekonomi hijau. Pengembangan kompetensi pemerintah juga perlu dipertemukan dengan kebutuhan yang berkembang di dunia usaha.<\/p>\n<p>Selain keterampilan, survei menyoroti kebutuhan mempercepat kesiapan teknologi, memperkuat kapasitas dan pembiayaan daerah, serta menyediakan dukungan yang lebih spesifik bagi pelaku di lapangan.<\/p>\n<p>&#8220;Keberhasilan ekonomi hijau tidak cukup ditentukan oleh seberapa baik kebijakan dirumuskan, tetapi oleh seberapa baik seluruh ekosistem implementasinya disiapkan,&#8221; demikian kesimpulan survei.<\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/polyworking-asn\" title=\"polyworking ASN\">POLYWORKING ASN<\/a><\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nPada survei kedua, Pusjar SKPP-LAN mengkaji fenomena polyworking di kalangan ASN. Survei yang dilaksanakan pada 10\u201331 Maret 2026 itu melibatkan 2.372 responden ASN, baik PNS maupun PPPK.<\/p>\n<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 213 responden melakukan polyworking, sedangkan 2.159 responden tidak. Dengan demikian, sekitar 9% atau hampir satu dari 11 ASN responden memiliki pekerjaan lain di luar pekerjaan utama.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku <em>polyworking <\/em>tersebar di berbagai kelompok usia dan didominasi responden berusia lebih dari 30 tahun. Temuan tersebut menunjukkan fenomena pekerjaan tambahan tidak hanya muncul pada ASN generasi muda, tetapi juga pada berbagai tahapan karier,&#8221; kata survei tersebut.<\/p>\n<p>Faktor ekonomi menjadi alasan yang paling banyak disebut. Sebanyak 115 responden atau 54% dari pelaku <em>polyworking<\/em> menyatakan pendapatan utama belum mencukupi kebutuhan sehingga pekerjaan tambahan menjadi salah satu cara memperkuat kondisi finansial.<\/p>\n<p>Namun, pekerjaan tambahan tidak semata-mata dilakukan untuk memperoleh penghasilan. Sebanyak 79 responden atau 37% menyatakan aktivitas tersebut dilakukan untuk menyalurkan hobi sekaligus meningkatkan keterampilan dan jejaring sosial maupun profesional.<\/p>\n<p>Sebanyak 76 responden memanfaatkan pekerjaan tambahan untuk mengaktualisasikan kompetensi spesifik yang belum sepenuhnya digunakan dalam pekerjaan utama. Sementara itu, 47 responden atau 22% menyebut kemudahan akses melalui platform digital sebagai salah satu alasan melakukan <em>polyworking<\/em>.<\/p>\n<p>Hasil survei menyebutkan, &#8220;Polyworking tidak cukup dilihat sebagai persoalan personal ASN. Dalam konteks birokrasi, pekerjaan tambahan dapat bersinggungan dengan kinerja, disiplin, integritas, potensi konflik kepentingan, hingga kualitas pelayanan publik.&#8221;<\/p>\n<p>Di sisi lain, survei juga mencatat aktivitas di luar pekerjaan utama dapat menjadi ruang bagi ASN untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jejaring, mengaktualisasikan kompetensi, sekaligus memperkuat ketahanan finansial.<\/p>\n<p>Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menyatakan BKN tidak melarang ASN memiliki pekerjaan sampingan selama tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku. Ia juga menyebut kesenjangan pendapatan ASN antarinstansi dan antardaerah sebagai salah satu konteks persoalan tersebut.<\/p>\n<p><strong>PERLUNYA BATASAN<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nSurvei Pusjar SKPP-LAN menilai pengelolaan polyworking perlu memperhatikan batas yang jelas agar pekerjaan tambahan tidak mengganggu kewajiban kedinasan. &#8220;Isu utamanya bukan semata-mata apakah ASN boleh atau tidak boleh memiliki pekerjaan lain, tetapi bagaimana memastikan aktivitas tersebut tetap berada dalam batas yang tidak mengganggu profesionalisme sebagai pelayan publik,&#8221; demikian hasil survei.<\/p>\n<p>Fenomena tersebut menunjukkan perubahan dunia kerja mulai masuk ke lingkungan birokrasi. Pengelolaan pekerjaan tambahan ASN perlu mempertimbangkan ruang aktualisasi dan kesejahteraan aparatur sekaligus menjaga kinerja, disiplin, integritas, serta kualitas pelayanan publik. (E-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/936008\/green-skills-jadi-tantangan-industri-polyworking-mulai-muncul-di-kalangan-asn\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Survei nasional yang dipaparkan Pusjar SKPP-LAN.(Dok.Istimewa) \u00a0 KETERAMPILAN hijau atau green skills menjadi hambatan utama bagi pelaku industri dalam penerapan ekonomi hijau. Di sisi lain, fenomena aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki pekerjaan atau aktivitas profesional lain di luar pekerjaan utama (polyworking) mulai muncul dan perlu mendapat perhatian dari sisi tata kelola birokrasi. Temuan itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107210,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107209","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107209","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107209"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107209\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}