{"id":107093,"date":"2026-09-22T02:15:37","date_gmt":"2026-09-21T19:15:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/kpk-telusuri-belasan-aset-mewah-anggota-polri-terkait-suap-bupati-bekasi\/"},"modified":"2026-09-22T02:15:37","modified_gmt":"2026-09-21T19:15:37","slug":"kpk-telusuri-belasan-aset-mewah-anggota-polri-terkait-suap-bupati-bekasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/kpk-telusuri-belasan-aset-mewah-anggota-polri-terkait-suap-bupati-bekasi\/","title":{"rendered":"KPK Telusuri Belasan Aset Mewah Anggota Polri Terkait Suap Bupati Bekasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/21\/1789997528_a9a21d2edf95c0a32282.png\" alt=\"KPK Telusuri Belasan Aset Mewah Anggota Polri Terkait Suap Bupati Bekasi\"\/><figcaption>Tampak depan rumah anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Yayat Sudrajat alias Lippo yang digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi di Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (10\/9\/2026).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kepemilikan aset mewah milik anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/yayat-sudrajat\" title=\"Yayat Sudrajat\">Yayat Sudrajat<\/a> alias <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/lippo\" title=\"Lippo\">Lippo<\/a>. Penelusuran ini dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ade-kuswara-kunang\" title=\"Ade Kuswara Kunang\">Ade Kuswara Kunang<\/a>.<\/p>\n<p>Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik menemukan indikasi adanya belasan aset mewah yang diduga milik Yayat Sudrajat. Aset-aset tersebut tersebar di sejumlah wilayah strategis di Jawa Barat dan Jakarta.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Penyidik menduga yang bersangkutan memiliki aset mewah yang jumlahnya mencapai belasan dan tersebar di beberapa tempat, antara lain di Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Sukabumi, Karawang, dan wilayah lainnya,&#8221; ujar Budi Prasetyo di Jakarta, Senin (21\/9).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/932102\/kpk-geledah-rumah-anggota-polri-ini-kasusnya\" title=\"KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Ini Kasusnya\" target=\"_blank\">KPK Geledah Rumah Anggota Polri, Ini Kasusnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Penelusuran Aliran Dana dan Aset<\/h3>\n<p>Langkah penelusuran aset ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. KPK berkomitmen untuk melacak seluruh aset yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi tersebut guna optimalisasi pemulihan aset negara.<\/p>\n<p>Budi menegaskan bahwa tim penyidik masih terus bergerak di lapangan. &#8220;Penyidik masih terus melakukan penelusuran terhadap aset-aset terkait lainnya,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<h3>Kronologi Kasus Suap Pemkab Bekasi<\/h3>\n<p>Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Ade Kuswara Kunang beserta ayahnya, HM Kunang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/843547\/kpk-usut-siapa-pemberi-perintah-hapus-chat-di-kasus-suap-bupati-bekasi\" title=\"KPK Usut Siapa Pemberi Perintah Hapus Chat di Kasus Suap Bupati Bekasi\" target=\"_blank\">KPK Usut Siapa Pemberi Perintah Hapus Chat di Kasus Suap Bupati Bekasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pada 20 Desember 2025, KPK secara resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka utama dalam konstruksi perkara ini:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Nama Tersangka<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Jabatan\/Peran<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Status<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Ade Kuswara Kunang<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Bupati Bekasi (2025-2030)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Terduga Penerima Suap<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">HM Kunang<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Kepala Desa Sukadami (Ayah Bupati)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Terduga Penerima Suap<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Sarjan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Pihak Swasta<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Terduga Pemberi Suap<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Modus Operandi Ijon Proyek<\/h3>\n<p>KPK menduga Ade Kuswara Kunang telah menjalin komunikasi dengan Sarjan sesaat setelah terpilih sebagai Bupati Bekasi periode 2025-2030. Dalam komunikasi tersebut, Ade diduga rutin meminta uang ijon atau komitmen fee atas proyek-proyek di Pemkab Bekasi.<\/p>\n<p>Permintaan uang tersebut diduga dilakukan melalui perantara, baik melalui ayahnya, HM Kunang, maupun pihak lainnya. Berdasarkan perhitungan sementara penyidik, total uang yang diberikan Sarjan kepada Ade Kunang dan ayahnya mencapai <strong>Rp11,4 miliar<\/strong>.<\/p>\n<p>Pada 10 September 2026, KPK mengumumkan pengembangan kasus ini dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) umum tertanggal Agustus 2026. Hingga saat ini, dalam tahap pengembangan terbaru tersebut, KPK belum menetapkan tersangka baru secara spesifik meskipun pemeriksaan saksi dan penelusuran aset terus diintensifkan. (Ant\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/935893\/kpk-telusuri-belasan-aset-mewah-anggota-polri-terkait-suap-bupati-bekasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tampak depan rumah anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Yayat Sudrajat alias Lippo yang digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi di Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (10\/9\/2026).(Antara) KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami kepemilikan aset mewah milik anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Yayat Sudrajat alias Lippo. Penelusuran ini dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan suap yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107094,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107093","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107093","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107093"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107093\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107093"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107093"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107093"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}