{"id":107051,"date":"2026-09-22T00:26:40","date_gmt":"2026-09-21T17:26:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/14-tips-mengatasi-kulit-terbakar-matahari\/"},"modified":"2026-09-22T00:26:40","modified_gmt":"2026-09-21T17:26:40","slug":"14-tips-mengatasi-kulit-terbakar-matahari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/22\/14-tips-mengatasi-kulit-terbakar-matahari\/","title":{"rendered":"14 Tips Mengatasi Kulit Terbakar Matahari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/21\/1790006181_b498e937f2aa3f0d8b25.jpg\" alt=\"14 Tips Mengatasi Kulit Terbakar Matahari\"\/><figcaption>Berikut Tips Mengatasi Kulit Terbakar Matahari(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kulit-terbakar-matahari\" title=\"kulit terbakar matahari\">KULIT terbakar matahari<\/a> adalah kondisi ketika kulit mengalami kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet matahari secara berlebihan, terutama UVB.<\/p>\n<p>Kondisi ini dapat terjadi setelah berada di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa perlindungan yang memadai.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Segera berteduh<\/strong><\/h3>\n<p>Jauhkan kulit dari paparan sinar matahari agar iritasi tidak semakin parah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/884195\/bukan-dna-ternyata-kerusakan-rna-yang-picu-peradangan-kulit-akibat-terbakar-matahari\" title=\"Bukan DNA, Ternyata Kerusakan RNA yang Picu Peradangan Kulit Akibat Terbakar Matahari\" target=\"_blank\">Bukan DNA, Ternyata Kerusakan RNA yang Picu Peradangan Kulit Akibat Terbakar Matahari<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Kompres dengan air sejuk<\/strong><\/h3>\n<p>Tempelkan kain bersih yang dibasahi air sejuk pada area kulit yang terbakar selama beberapa menit.<\/p>\n<h3><strong>3. Mandi dengan air sejuk<\/strong><\/h3>\n<p>Mandi menggunakan air sejuk dapat membantu mengurangi rasa panas pada kulit.<\/p>\n<h3><strong>4. Gunakan pelembap<\/strong><\/h3>\n<p>Oleskan pelembap yang lembut dan tidak mengandung bahan yang berpotensi mengiritasi kulit.<\/p>\n<h3><strong>5. Pilih produk berbahan aloe vera<\/strong><\/h3>\n<p>Gel atau pelembap berbahan aloe vera dapat memberikan sensasi sejuk dan membantu menjaga kelembapan kulit.<\/p>\n<h3><strong>6. Perbanyak minum air<\/strong><\/h3>\n<p>Paparan panas dan sunburn dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Pastikan kebutuhan cairan tetap tercukupi.<\/p>\n<h3><strong>7. Hindari menggosok kulit<\/strong><\/h3>\n<p>Jangan menggosok atau mengelupas kulit yang sedang mengalami iritasi karena dapat memperburuk kondisinya.<\/p>\n<h3><strong>8. Jangan memecahkan lepuhan<\/strong><\/h3>\n<p>Jika muncul lepuhan, biarkan tetap utuh untuk membantu melindungi kulit di bawahnya.<\/p>\n<h3><strong>9. Gunakan pakaian longgar<\/strong><\/h3>\n<p>Pilih pakaian yang longgar dan lembut agar tidak banyak bergesekan dengan kulit.<\/p>\n<h3><strong>10. Hindari paparan matahari sementara<\/strong><\/h3>\n<p>Lindungi area yang terbakar dari sinar matahari sampai kondisi kulit membaik.<\/p>\n<h3><strong>11. Hindari produk yang mengandung alkohol<\/strong><\/h3>\n<p>Produk tertentu dengan kandungan alkohol dapat membuat kulit yang terbakar terasa semakin kering atau perih.<\/p>\n<h3><strong>12. Jangan menggunakan es secara langsung<\/strong><\/h3>\n<p>Kompres sejuk lebih disarankan daripada menempelkan es langsung pada kulit karena suhu yang terlalu dingin dapat mengiritasi kulit.<\/p>\n<h3><strong>13. Jaga kulit tetap lembap<\/strong><\/h3>\n<p>Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi, untuk membantu mengurangi rasa kering dan tidak nyaman.<\/p>\n<h3><strong>14. Periksa ke tenaga medis jika parah<\/strong><\/h3>\n<p>Segera minta bantuan medis apabila sunburn sangat luas atau disertai lepuhan berat, demam, pusing, muntah, kebingungan, atau tanda dehidrasi.<\/p>\n<p>Sunburn umumnya membaik secara bertahap. Selama proses pemulihan, hindari paparan UV tambahan dan jangan mengelupas kulit secara paksa. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>halodoc, alodokter<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/935945\/14-tips-mengatasi-kulit-terbakar-matahari\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Tips Mengatasi Kulit Terbakar Matahari(magnifik) KULIT terbakar matahari adalah kondisi ketika kulit mengalami kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet matahari secara berlebihan, terutama UVB. Kondisi ini dapat terjadi setelah berada di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa perlindungan yang memadai. 1. Segera berteduh Jauhkan kulit dari paparan sinar matahari agar iritasi tidak semakin parah. Baca [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107052,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107051"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107051\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107052"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}