{"id":107025,"date":"2026-09-21T23:21:36","date_gmt":"2026-09-21T16:21:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/21\/alur-cerita-jujustu-kaisen-hingga-cullinge-game\/"},"modified":"2026-09-21T23:21:36","modified_gmt":"2026-09-21T16:21:36","slug":"alur-cerita-jujustu-kaisen-hingga-cullinge-game","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/21\/alur-cerita-jujustu-kaisen-hingga-cullinge-game\/","title":{"rendered":"Alur Cerita Jujustu Kaisen hingga Cullinge Game"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/21\/1790006897_053abc2fd664d6395c9f.jpg\" alt=\"Alur Cerita Jujustu Kaisen hingga Cullinge Game\"\/><figcaption>Jujutsu Kaisen(Doc IMDB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SERIAL manga dan anime <i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jujutsu-kaisen\" title=\"Jujutsu Kaisen\">Jujutsu Kaisen<\/a><\/i> karya Gege Akutami telah menjadi fenomena global dengan narasi yang kompleks dan penuh aksi. Memahami alur ceritanya memerlukan ketelitian, terutama saat memasuki fase krusial seperti <i>Culling Game<\/i>. Berikut adalah ringkasan alur cerita <i>Jujutsu Kaisen<\/i> dari awal hingga dimulainya permainan maut tersebut.<\/p>\n<h2><strong>1. Awal Mula: Wadah Sang Raja Kutukan<\/strong><\/h2>\n<p>Cerita dimulai dengan Yuji Itadori, seorang siswa SMA dengan kemampuan fisik luar biasa yang secara tidak sengaja memakan jari terkutuk milik Ryomen Sukuna, Raja Kutukan. Alih-alih mati, Yuji justru menjadi wadah bagi Sukuna. Hal ini membawanya ke dunia penyihir Jujutsu di bawah bimbingan Satoru Gojo di SMK Jujutsu Tokyo. Misi utamanya adalah mengumpulkan dan memakan seluruh 20 jari Sukuna agar kutukan tersebut bisa dimusnahkan bersamanya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2><strong>2. Insiden Shibuya: Titik Balik Tragis<\/strong><\/h2>\n<p>Sebelum mencapai <i>Culling Game<\/i>, alur cerita mencapai puncaknya pada <i>Shibuya Incident Arc<\/i>. Dalam peristiwa ini, kelompok kutukan tingkat tinggi yang dipimpin oleh Mahito dan entitas misterius bernama Kenjaku (yang merasuki tubuh Suguru Geto) melancarkan serangan besar-besaran di Shibuya pada 31 Oktober.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/934279\/fakta-megumi-fushiguro-jadi-kepala-klan-zenin-termuda-di-jujustu-kaisen\" title=\"Fakta Megumi Fushiguro Jadi Kepala Klan Zenin Termuda di Jujustu Kaisen\" target=\"_blank\">Fakta Megumi Fushiguro Jadi Kepala Klan Zenin Termuda di Jujustu Kaisen<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hasil dari insiden ini sangat fatal: Satoru Gojo berhasil disegel di dalam <i>Prison Realm<\/i>, banyak penyihir kuat gugur, dan Tokyo hancur total. Kenjaku kemudian mengungkap rencana besarnya untuk memaksa evolusi umat manusia melalui energi kutukan.<\/p>\n<h2><strong>3. Persiapan Menuju Culling Game<\/strong><\/h2>\n<p>Pasca Insiden Shibuya, dunia Jujutsu berada dalam kekacauan. Kenjaku mengaktifkan teknik kutukan jarak jauh yang telah ia tanamkan pada ribuan orang di seluruh Jepang. Orang-orang ini terbagi menjadi dua: mereka yang diberi kekuatan teknik kutukan (seperti Higuruma Hiromi) dan mereka yang dijadikan wadah bagi penyihir masa lalu (seperti Hajime Kashimo).<\/p>\n<h2><strong>4. Apa Itu Culling Game?<\/strong><\/h2>\n<p><i>Culling Game<\/i> adalah ritual pemusnahan massal yang dirancang oleh Kenjaku. Berikut adalah poin-poin utama mengenai aturan permainan ini:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/934271\/mengenal-kekuatan-mahoraga-shikigami-terkuat-di-justu-kaisen-berikut-cara-mengalahkannya\" title=\"Mengenal Kekuatan Mahoraga Shikigami Terkuat di justu Kaisen, Berikut Cara Mengalahkannya\" target=\"_blank\">Mengenal Kekuatan Mahoraga Shikigami Terkuat di justu Kaisen, Berikut Cara Mengalahkannya<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Aspek<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Penjelasan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Tujuan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Mengumpulkan energi kutukan yang cukup untuk menyatukan umat manusia dengan Master Tengen.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Lokasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Terbagi dalam 10 koloni di seluruh Jepang yang dikelilingi oleh penghalang (barrier).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Sistem Poin<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px; border: 1px solid #ddd;\">Pemain mendapatkan poin dengan membunuh pemain lain (5 poin untuk penyihir, 1 poin untuk non-penyihir).<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2><strong>5. Misi Yuji Itadori dan Kawan-kawan<\/strong><\/h2>\n<p>Yuji Itadori, Megumi Fushiguro, dan sekutu mereka yang tersisa memutuskan untuk ikut serta dalam <i>Culling Game<\/i> dengan tiga tujuan utama:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Mencari cara untuk membebaskan Satoru Gojo dari <i>Prison Realm<\/i>.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Melindungi Tsumiki Fushiguro (kakak Megumi) yang terjebak dalam permainan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menambah aturan baru dalam permainan menggunakan poin yang dikumpulkan untuk menghentikan pertumpahan darah.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Alur <i>Culling Game<\/i> merupakan salah satu bagian terpanjang dan paling brutal dalam sejarah <i>Jujutsu Kaisen<\/i>, yang memperkenalkan banyak karakter baru dengan teknik kutukan yang sangat unik dan rumit.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, alur cerita terus berkembang menuju konfrontasi akhir antara para penyihir Jujutsu melawan Kenjaku dan Sukuna yang semakin tak terkendali. (Z-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/935947\/alur-cerita-jujustu-kaisen-hingga-cullinge-game\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jujutsu Kaisen(Doc IMDB) SERIAL manga dan anime Jujutsu Kaisen karya Gege Akutami telah menjadi fenomena global dengan narasi yang kompleks dan penuh aksi. Memahami alur ceritanya memerlukan ketelitian, terutama saat memasuki fase krusial seperti Culling Game. Berikut adalah ringkasan alur cerita Jujutsu Kaisen dari awal hingga dimulainya permainan maut tersebut. 1. Awal Mula: Wadah Sang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":107026,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-107025","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107025","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107025"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107025\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107025"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107025"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107025"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}