{"id":10675,"date":"2024-08-16T10:36:03","date_gmt":"2024-08-16T10:36:03","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/08\/16\/dari-konflik-ke-persatuan-bendera-raksasa-satukan-eks-napiter-dan-polisi-di-poso\/"},"modified":"2024-08-16T10:36:03","modified_gmt":"2024-08-16T10:36:03","slug":"dari-konflik-ke-persatuan-bendera-raksasa-satukan-eks-napiter-dan-polisi-di-poso","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/08\/16\/dari-konflik-ke-persatuan-bendera-raksasa-satukan-eks-napiter-dan-polisi-di-poso\/","title":{"rendered":"Dari Konflik ke Persatuan, Bendera Raksasa Satukan Eks Napiter dan Polisi di Poso"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/cdn-cgi\/image\/width=800,quality=80,format=webp\/https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2024\/08\/16\/1723804470_e1584f07f75966bef636.jpg\" alt=\"Dari Konflik ke Persatuan, Bendera Raksasa Satukan Eks Napiter dan Polisi di Poso\"\/><figcaption>Dari Konflik ke Persatuan, Bendera Raksasa Satukan Eks Napiter dan Polisi di Poso.(Dok. MI\/M Taufan SP Bustan)<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">DI momen yang bersejarah menjelang perayaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hut-ke-79-kemerdekaan-ri\" title=\"HUT ke-79 Kemerdekaan RI\" rel=\"dofollow\">HUT ke-79 Kemerdekaan RI<\/a>, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sulawesi-tengah\" title=\"Sulawesi Tengah\" rel=\"dofollow\">Sulawesi Tengah<\/a>, bersama puluhan eks narapidana terorisme (napiter) menciptakan pemandangan yang menggugah di kaki Gunung Biru, Desa Pantagolembah, Kabupaten <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/poso\" title=\"Poso\" rel=\"dofollow\">Poso<\/a>. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bendera-merah-putih\" title=\"Bendera Merah Putih\" rel=\"dofollow\">Bendera merah putih<\/a> raksasa berukuran 15&#215;20 meter dibentangkan, menjadi simbol kuat rekonsiliasi dan cinta tanah air.<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Komandan Operasi (Kaops) Madago Raya, Kombes Boy F S Samola mengatakan, kegiatan ini bagian dari program pembinaan dan kerjasama antara Polda Sulteng bersama para mantan pelaku kejahatan terorisme di Poso. Menurutnya, aksi ini juga bukan hanya sekadar seremonial menjelang perayaan HUT RI.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">\u201cLebih dari itu, ini adalah ekspresi nyata kepedulian Polda Sulteng terhadap <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/eks-napiter\" title=\"Eks Napiter\" rel=\"dofollow\">eks napiter<\/a>. Dan bagaimana eks napiter mengekspresikan kecintaannya terhadap bangsa dan negara,&#8221; terang Boy seusai pembentangan bendera kepada sejumlah jurnalis di Poso, Jumat (16\/8). <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/691687\/istana-akan-gelar-kirab-bendera-merah-putih-dari-monas-ke-ikn\" title=\"Istana akan Gelar Kirab Bendera Merah Putih dari Monas ke IKN\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Istana akan Gelar Kirab Bendera Merah Putih dari Monas ke IKN<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Melalui kegiatan ini diharapkan, seluruh eks napiter Poso merasa diperhatikan. \u201cDan tidak kalah penting, kegiatan ini bisa membuktikan bahwa Poso sudah aman dan kondusif dari aksi-aksi teror,\u201d tegas Boy.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Seusai membentangkan bendera, Satgas Madago Raya juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako, 3.500 bibit pohon, dan dana tunai kepada 62 eks napiter yang berpartisipasi.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">\u201cSelain itu kami juga memberikan 100 bendera Merah Putih untuk dipasang di rumah masing-masing eks napiter,&#8221; ungkap Boy. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/689330\/kirab-merah-putih-2-bendera-raksasa-siap-diarak-2000-orang\" title=\"Kirab Merah Putih, 2 Bendera Raksasa Siap Diarak 2.000 Orang\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Kirab Merah Putih, 2 Bendera Raksasa Siap Diarak 2.000 Orang<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Pada acara ini, Satgas Madago Raya juga melibatkan Bhayangkara Tadulako Offroad (BTOF) Sulteng. Di mana, sehari sebelumnya pada Kamis (15\/8), kegiatan napak tilas dengan menelusuri jalur-jalur operasi saat pengejaran kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di hutan dan pegunungan Poso digelar.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">\u201cKegiatan ini menunjukkan sinergi pelbagai elemen masyarakat. Dan puncak acaranya pada upacara pengibaran bendera besok (Sabtu 17 Agustus),\u201d imbuh Boy.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Salah satu eks napiter Rafli mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk penguatan diri mereka setelah sebelumnya telah berikrar kembali ke NKRI. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/671757\/imbas-sungai-samalera-meluap-puluhan-rumah-di-poso-terendam-banjir\" title=\"Imbas Sungai Samalera Meluap, Puluhan Rumah di Poso Terendam Banjir\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Imbas Sungai Samalera Meluap, Puluhan Rumah di Poso Terendam Banjir<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">\u201cSaya sangat setuju dengan acara-acara seperti ini. Apa lagi kami dilibatkan,\u201d akunya kepada Media Indonesia.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Menurut Rafli, kegiatan ini pas waktunya karena sehari menjelang perayaan hari kemerdekaan.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">\u201cSelain itu, kegiatan ini juga digelar di wilayah yang di mana dulu teman-teman sipil bersenjata beraktivitas,\u201d ungkapnya. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/611561\/pemadaman-15-hektare-karhutla-di-poso-masih-berlangsung\" title=\"Pemadaman 15 Hektare Karhutla di Poso Masih Berlangsung\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Pemadaman 15 Hektare Karhutla di Poso Masih Berlangsung<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Rafli menambahkan, bahwa dengan mengikuti pembentangan bendera merah putih ini, mereka sebagai eks napiter memperlihatkan gambaran nyata kecintaan terhadap NKRI.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">\u201cDan ini bukti nyata kesatuan serta persatuan kami dengan negara,\u201d tutupnya.\n<\/p>\n<p style=\"line-height: 115%; margin-bottom: 0.1in; background: transparent\">Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Poso menuju rekonsiliasi dan perdamaian. Bendera merah putih yang berkibar di Gunung Biru bukan hanya simbol patriotisme, tetapi juga harapan baru bagi masa depan yang lebih cerah dan bersatu di tanah Poso. (Z-9)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/693340\/dari-konflik-ke-persatuan-bendera-raksasa-satukan-eks-napiter-dan-polisi-di-poso\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari Konflik ke Persatuan, Bendera Raksasa Satukan Eks Napiter dan Polisi di Poso.(Dok. MI\/M Taufan SP Bustan) DI momen yang bersejarah menjelang perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, bersama puluhan eks narapidana terorisme (napiter) menciptakan pemandangan yang menggugah di kaki Gunung Biru, Desa Pantagolembah, Kabupaten Poso. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10676,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-10675","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10675","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10675"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10675\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10676"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10675"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10675"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10675"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}