{"id":106389,"date":"2026-09-20T16:13:43","date_gmt":"2026-09-20T09:13:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/20\/asian-games-2026-sumaya-raih-perak-teqball-tunggal-putri\/"},"modified":"2026-09-20T16:13:43","modified_gmt":"2026-09-20T09:13:43","slug":"asian-games-2026-sumaya-raih-perak-teqball-tunggal-putri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/20\/asian-games-2026-sumaya-raih-perak-teqball-tunggal-putri\/","title":{"rendered":"Asian Games 2026 Sumaya Raih Perak Teqball Tunggal Putri"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/20\/1789895378_d31956142c0efbe8ef09.jpg\" alt=\"Asian Games 2026: Sumaya Raih Perak Teqball Tunggal Putri\"\/><figcaption>Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya.(Dok. NOC Indonesia )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sumaya\" title=\"Sumaya\">SUMAYA<\/a> menyumbangkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/medali-perak\" title=\"medali perak\">medali perak<\/a> nomor Women\u2019s Singles cabang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/teqball\" title=\"teqball\">teqball<\/a> pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asian-games-aichi-nagoya-2026\" title=\"Asian Games Aichi-Nagoya 2026\">Asian Games Aichi-Nagoya 2026<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asian-games-2026\" title=\"asian games 2026\">Asian Games 2026<\/a>). Raihan itu menjadi medali perak pertama bagi Indonesia di ajang tersebut, sekaligus menandai debut impresif teqball yang baru pertama kali dipertandingkan di ajang Asian Games.<\/p>\n<p>Langkah atlet asal Riau itu untuk meraih medali emas dihadang wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, dalam babak final yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sport Center pada Minggu (20\/9). Melalui pertarungan ketat tiga gim, Sumaya harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 12-10, 8-12, dan 9-12.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meski harus puas berada di podium kedua, Sumaya tetap memancarkan rasa bangga atas perjuangan keras yang telah dicurahkannya di lapangan. Perjalanan karirnya cukup unik karena ia baru mengalihkan fokus ke teqball setelah sempat tidak terpilih memperkuat tim sepak takraw pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/935234\/asian-games-2026-indonesia-berpeluang-raih-emas-dari-teqball-dan-modern-pentathlon\" title=\"Asian Games 2026: Indonesia Berpeluang Raih Emas dari Teqball dan Modern Pentathlon\" target=\"_blank\">Asian Games 2026: Indonesia Berpeluang Raih Emas dari Teqball dan Modern Pentathlon<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya bangga dengan diri sendiri walaupun kalah. Saya ingin latihan lebih keras lagi. Medali perak ini saya persembahkan untuk diri sendiri, keluarga, dan negara,&#8221; ungkap Sumaya dalam keterangannya.<\/p>\n<p>Ia mengakui masih ada beberapa evaluasi dan kesalahan yang perlu diperbaiki untuk melangkah ke ajang-ajang berikutnya. Keinginan untuk tampil lebih baik terus membakar semangatnya, terlebih ia masih penasaran untuk bisa menundukkan wakil Myanmar tersebut di masa depan.<\/p>\n<p>Atmosfer pertandingan di Nagoya City Higashi Sport Center terasa hangat berkat kehadiran para suporter Indonesia yang terus memberikan dukungan moral. Turut hadir memberi semangat langsung dari tribun penonton yaitu Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, serta Chef de Mission Todotua Pasaribu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/935214\/sumaya-lolos-ke-final-teqball-asian-games-2026-peluang-emas-pertama-indonesia\" title=\"Sumaya Lolos ke Final Teqball Asian Games 2026, Peluang Emas Pertama Indonesia\" target=\"_blank\">Sumaya Lolos ke Final Teqball Asian Games 2026, Peluang Emas Pertama Indonesia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak terlalu tertekan. Nervous masih bisa saya alihkan, tetapi memang keadaannya tidak memungkinkan. Kehadiran suporter memberikan saya semangat,&#8221; tutur Sumaya.<\/p>\n<p>Proses adaptasi dari sepak takraw yang ditekuninya sejak SMP menuju teqball diakuinya memberikan tantangan tersendiri. Karakteristik permainan serta ukuran meja yang terbatas menuntut teknik yang berbeda, namun ia mengaku sangat menikmati dinamika olahraga baru ini.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau sulit, lebih sulit teqball. Gerakannya berbeda, mejanya kecil, tapi saya lebih menikmati main teqball karena lebih menantang. Sampai sekarang, saya tidak menyesal pindah ke teqball,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Pencapaian Sumaya sekaligus melengkapi perolehan tim teqball Indonesia di Asian Games 2026\u00a0menjadi satu medali perak dan satu medali perunggu, yang sebelumnya diraih oleh Yoga Ardika Putra. Hasil itu disambut positif oleh Pengurus Olahraga Teqball Seluruh Indonesia sebagai tonggak awal yang manis di kancah Asia.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk pertama kali debut di Asian Games, kita berhasil membawa pulang medali,&#8221; ujar Ketua Umum POTSI, Calvin Legawa. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/935441\/asian-games-2026-sumaya-raih-perak-teqball-tunggal-putri\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya.(Dok. NOC Indonesia ) SUMAYA menyumbangkan medali perak nomor Women\u2019s Singles cabang teqball pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (Asian Games 2026). Raihan itu menjadi medali perak pertama bagi Indonesia di ajang tersebut, sekaligus menandai debut impresif teqball yang baru pertama kali dipertandingkan di ajang Asian Games. Langkah atlet asal Riau itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106390,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-106389","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106389","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106389"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106389\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106389"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}