{"id":106261,"date":"2026-09-20T09:08:48","date_gmt":"2026-09-20T02:08:48","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/20\/fenomena-kawah-telur-ceplok-di-anak-krakatau-merupakan-proses-geokimia-alami\/"},"modified":"2026-09-20T09:08:48","modified_gmt":"2026-09-20T02:08:48","slug":"fenomena-kawah-telur-ceplok-di-anak-krakatau-merupakan-proses-geokimia-alami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/20\/fenomena-kawah-telur-ceplok-di-anak-krakatau-merupakan-proses-geokimia-alami\/","title":{"rendered":"Fenomena Kawah Telur Ceplok di Anak Krakatau Merupakan Proses Geokimia Alami"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/20\/1789869658_6e3a4b3e1d7de1a87bff.png\" alt=\"Fenomena Kawah Telur Ceplok di Anak Krakatau Merupakan Proses Geokimia Alami\"\/><figcaption>Fenomena menyerupai telur ceplok muncul di kawah Anak Krakatau.(Istimewa\/Instagram @wxchasing)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>FENOMENA kawah Gunung <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/anak-krakatau\" title=\"Anak Krakatau\">Anak Krakatau<\/a> yang tampak menyerupai telur ceplok dari udara dipastikan merupakan proses geokimia alami di lingkungan kawah vulkanik aktif, bukan sesuatu yang aneh, misterius, atau pertanda bahaya.\u00a0<\/p>\n<p>Video kemunculan pola kuning-putih di dasar kawah itu viral di media sosial sejak 18 September 2026 dan pemberitaannya kian meluas.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia Daryono menyebut, fenomena itu sebagai hasil interaksi air yang menggenang di dasar kawah dengan gas vulkanik, terutama senyawa sulfur atau belerang, serta batuan dan mineral hasil alterasi hidrotermal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/934798\/pencarian-5-jurnalis-dan-3-kru-yang-hilang-dihentikan-pemprov-banten-tetap-beri-pendampingan\" title=\"Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang Dihentikan, Pemprov Banten Tetap Beri Pendampingan\" target=\"_blank\">Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru yang Hilang Dihentikan, Pemprov Banten Tetap Beri Pendampingan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Genangan kawah yang mengalami perubahan geokimia akibat interaksi air, gas vulkanik, batuan (acid-sulfate alteration),&#8221; kata Daryono, Minggu (20\/9).\u00a0<\/p>\n<p>Daryono memaparkan, warna kuning yang tampak di bagian tengah kawah berkaitan dengan sulfur dan material mineral yang terbentuk atau terlarut akibat aktivitas vulkanik.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, warna putih di sekelilingnya merupakan batuan dan mineral yang mengalami alterasi oleh fluida serta gas panas.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/opini\/933185\/tribut-kepada-8-ksatria-peliput-anak-krakatau\" title=\"Tribut kepada 8 Ksatria Peliput Anak Krakatau\" target=\"_blank\">Tribut kepada 8 Ksatria Peliput Anak Krakatau<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Genangan air menempati bagian terendah kawah, sedangkan proses kimia dan pengendapan mineral di sekitarnya menciptakan kontras warna yang dari udara terlihat menyerupai kuning telur dengan putih telur,&#8221; beber dia.\u00a0<\/p>\n<p>Menurut Daryono, kemunculan fenomena tersebut berkaitan dengan erupsi besar Anak Krakatau pada 3 September 2026. Setelah aktivitas permukaan gunung itu mereda, rekaman udara menampilkan genangan kawah dengan pola kuning-putih yang kemudian viral.\u00a0<\/p>\n<p>Ia menambahkan, fenomena semacam ini dapat muncul atau berubah setelah episode erupsi karena sistem hidrotermal dan suplai gas di dalam kawah mengalami perubahan.<\/p>\n<p>Daryono juga menegaskan bahwa istilah telur ceplok yang beredar di masyarakat merupakan sebutan publik atas penampakan visual tersebut, bukan nama fenomena vulkanologi resmi.\u00a0<\/p>\n<p>(P-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/935369\/fenomena-kawah-telur-ceplok-di-anak-krakatau-merupakan-proses-geokimia-alami\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fenomena menyerupai telur ceplok muncul di kawah Anak Krakatau.(Istimewa\/Instagram @wxchasing) FENOMENA kawah Gunung Anak Krakatau yang tampak menyerupai telur ceplok dari udara dipastikan merupakan proses geokimia alami di lingkungan kawah vulkanik aktif, bukan sesuatu yang aneh, misterius, atau pertanda bahaya.\u00a0 Video kemunculan pola kuning-putih di dasar kawah itu viral di media sosial sejak 18 September [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106262,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-106261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106261"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106261\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106262"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}