{"id":106125,"date":"2026-09-19T22:34:03","date_gmt":"2026-09-19T15:34:03","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/19\/ramai-kritik-kunjungan-jokowi-ke-palue-terlambat-grace-natalie-mereka-tak-paham-fase-bencana\/"},"modified":"2026-09-19T22:34:03","modified_gmt":"2026-09-19T15:34:03","slug":"ramai-kritik-kunjungan-jokowi-ke-palue-terlambat-grace-natalie-mereka-tak-paham-fase-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/19\/ramai-kritik-kunjungan-jokowi-ke-palue-terlambat-grace-natalie-mereka-tak-paham-fase-bencana\/","title":{"rendered":"Ramai Kritik Kunjungan Jokowi ke Palue Terlambat, Grace Natalie Mereka tak Paham Fase Bencana"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/19\/1789831539_635ed5151ac14996c7ad.jpg\" alt=\"Ramai Kritik Kunjungan Jokowi ke Palue Terlambat, Grace Natalie: Mereka tak Paham Fase Bencana\"\/><figcaption>Grace Natalie Bela Kunjungan Jokowi ke Palue: Kritik Terlambat Tak Paham Fase Bencana(Tangkapan Layar Antara TV)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KUNJUNGAN Presiden ke-7 Joko Widodo ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan pekan ini menuai sorotan. Sejumlah pihak\u00a0menilai kedatangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jokowi\" title=\"Jokowi\">Jokowi<\/a> ke lokasi terdampak bencana tersebut tergolong terlambat karena dilakukan satu bulan setelah kejadian.<\/p>\n<p>Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, memberikan pembelaan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (19\/9) malam. Grace menegaskan bahwa kritik yang muncul menunjukkan ketidakpahaman terhadap manajemen penanganan bencana.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Memahami Fase Penanganan Bencana<\/h2>\n<p>Grace menjelaskan bahwa dalam penanganan bencana terdapat tiga tahapan utama, yakni fase tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Menurutnya, pemerintah telah bekerja sejak hari pertama pada fase tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/934389\/tinjau-kerusakan-gereja-santa-familia-lei-jokowi-dorong-perbaikan-pascagempa-ntt\" title=\"Tinjau Kerusakan Gereja Santa Familia Lei, Jokowi Dorong Perbaikan Pascagempa NTT\" target=\"_blank\">Tinjau Kerusakan Gereja Santa Familia Lei, Jokowi Dorong Perbaikan Pascagempa NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pada hari-hari pertama yang dibutuhkan makanan, obat-obatan, evakuasi, tenda, dan kebutuhan dasar lain,&#8221; ujar Grace. Ia menambahkan bahwa satu bulan pascabencana, tantangan di lapangan telah bergeser ke fase pemulihan fisik yang lebih permanen.<\/p>\n<p>Kondisi di Pulau Palue saat ini dilaporkan masih memprihatinkan. Banyak warga masih bertahan di pengungsian karena rumah mereka belum bisa ditempati. Selain itu, kegiatan belajar mengajar masih berlangsung dalam keadaan darurat, dan jemaat gereja terpaksa beribadah di tenda karena bangunan gereja yang rusak berat.<\/p>\n<h2>Detail Bantuan Fase Rekonstruksi<\/h2>\n<p>Grace menekankan bahwa jenis bantuan yang dibawa Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut sangat spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan fase rekonstruksi saat ini. Berikut adalah rincian bantuan yang disalurkan:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/934251\/jokowi-blusukan-ke-lokasi-gempa-ntt-cek-rumah-warga-yang-hancur\" title=\"Jokowi Blusukan ke Lokasi Gempa NTT, Cek Rumah Warga yang Hancur\" target=\"_blank\">Jokowi Blusukan ke Lokasi Gempa NTT, Cek Rumah Warga yang Hancur<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0; border: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Jenis Bantuan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Jumlah<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd; text-align: left;\">Fungsi Utama<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Semen<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">4.000 Zak<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Perbaikan dan pembangunan kembali rumah\/fasilitas<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Seng<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">3.000 Lembar<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Material atap untuk hunian warga<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Tandon Air<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">100 Unit<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 12px; border: 1px solid #ddd;\">Penyediaan dan penyimpanan air bersih<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>\u201cSemen dan seng adalah bahan untuk memperbaiki dan membangun kembali. Sementara tandon air untuk membantu penyediaan air bersih,\u201d jelas Grace.<\/p>\n<h2>Fokus pada Pemulihan, Bukan Narasi Negatif<\/h2>\n<p>Lebih lanjut, Grace menegaskan bahwa esensi kunjungan kepresidenan bukan terletak pada hitungan hari kedatangan, melainkan pada efektivitas bantuan terhadap kondisi riil masyarakat. Selama warga masih kesulitan dan fasilitas publik belum pulih, bantuan tidak bisa dikatakan terlambat.<\/p>\n<p>\u201cFaktanya belum pulih. Selama masih ada warga yang tidur di tenda, anak-anak yang belajar dalam kondisi darurat, rumah yang belum bisa ditempati, dan jemaah yang masih beribadah di tenda karena gerejanya rusak, semua perhatian dan bantuan tidak bisa dikatakan terlambat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menutup pernyataannya, Grace mengimbau publik untuk menghentikan narasi negatif atau &#8220;nyinyir&#8221; di media sosial. Ia mengajak seluruh pihak untuk lebih fokus bahu-membahu membantu proses pemulihan warga di NTT yang masih menghadapi kesulitan pascabencana. (I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/935332\/ramai-kritik-kunjungan-jokowi-ke-palue-terlambat-grace-natalie-mereka-tak-paham-fase-bencana\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Grace Natalie Bela Kunjungan Jokowi ke Palue: Kritik Terlambat Tak Paham Fase Bencana(Tangkapan Layar Antara TV) KUNJUNGAN Presiden ke-7 Joko Widodo ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan pekan ini menuai sorotan. Sejumlah pihak\u00a0menilai kedatangan Jokowi ke lokasi terdampak bencana tersebut tergolong terlambat karena dilakukan satu bulan setelah kejadian. Menanggapi hal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":106126,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-106125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106125"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106125\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/106126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}