{"id":105653,"date":"2026-09-18T23:49:46","date_gmt":"2026-09-18T16:49:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/philodendron-atabapoense-tanaman-hias-langka-dengan-daun-eksotis\/"},"modified":"2026-09-18T23:49:46","modified_gmt":"2026-09-18T16:49:46","slug":"philodendron-atabapoense-tanaman-hias-langka-dengan-daun-eksotis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/philodendron-atabapoense-tanaman-hias-langka-dengan-daun-eksotis\/","title":{"rendered":"Philodendron Atabapoense, Tanaman Hias Langka dengan Daun Eksotis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/18\/1789749392_45112b78110f024d49a6.jpg\" alt=\"Philodendron Atabapoense, Tanaman Hias Langka dengan Daun Eksotis\"\/><figcaption>Philodendron Atabapoense(Doc Instagram @rousseau_plant_care)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DI antara sekian banyak tanaman hias yang jadi buruan para kolektor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tanaman-langka\" title=\"tanaman langka\">tanaman langka<\/a>, ada satu nama yang belum terlalu populer namun memiliki daya tarik yang sulit diabaikan: <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/philodendron-atabapoense\" title=\"Philodendron Atabapoense\">Philodendron atabapoense<\/a>.\u00a0<\/p>\n<p>Tanaman merambat asal hutan hujan Amazon ini tidak memiliki warna mencolok sejenis Philodendron lain, namun daun besar nya yang berbentuk hati memberikan daya tarik yang manis.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>Asal Usul Philodendron Atabapoense<\/strong><\/h3>\n<p>Sesuai namanya, Philodendron Atabapoense berasal dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sungai-atabapo\" title=\"Sungai Atabapo\">Sungai Atabapo<\/a> yang mengalir melintasi habitat aslinya. Tanaman ini secara alami ditemukan di wilayah Amazonia Brasil serta bagian selatan Venezuela, umumnya pada ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/929686\/ilmuwan-temukan-thismia-daemona-spesies-bunga-iblis-langka-di-tailan\" title=\"Ilmuwan Temukan Thismia daemona, Spesies Bunga Iblis Langka di Tailan\" target=\"_blank\">Ilmuwan Temukan Thismia daemona, Spesies Bunga Iblis Langka di Tailan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di habitat aslinya, tanaman ini tumbuh merambat di batang-batang pohon besar, menjulurkan sulurnya yang panjang demi mengejar cahaya matahari yang menerobos lewat celah-celah kanopi hutan yang rapat.\u00a0<\/p>\n<p>Daunnya yang memanjang, berbentuk hati dan berwarna hijau tua dengan semburat keunguan (burgundy) di bagian bawah, membantu tanaman ini menyerap cahaya minim dan bertahan hidup.<\/p>\n<p>Menariknya, sifat adaptif ini terbawa dengan baik ketika tanaman dipelihara di dalam ruangan sebagai tanaman hias.\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/924952\/penemuan-kembali-ptilotus-senarius-tanaman-langka-australia-yang-sempat-punah\" title=\"Penemuan Kembali Ptilotus senarius, Tanaman Langka Australia yang Sempat Punah\" target=\"_blank\">Penemuan Kembali Ptilotus senarius, Tanaman Langka Australia yang Sempat Punah<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>Ciri Khas yang Bikin Tanaman Ini Istimewa<\/strong><\/h3>\n<p>Bentuk daunnya terlihat anggun, dengan ukurannya yang ramping dan memanjang di atas tangkai yang halus. Daunnya yang berbentuk hati memberikan kesan unik dan cantik yang khas.<\/p>\n<p>Ukuran daun dewasa Philodendron Atabapoense dapat tumbuh hingga mencapai hampir satu meter panjangnya, jauh lebih besar dibanding bentuk daun mudanya yang hanya berkisar 33 cm.<\/p>\n<h3><strong>Cocok Bagi Pemula<\/strong><\/h3>\n<p>Bagi kolektor berpengalaman maupun pemula yang baru mulai merawat tanaman hias, tanaman tergolong mudah untuk dirawat, asal kebutuhan kelembapan dan kebutuhan cahaya sedangnya terpenuhi.<\/p>\n<p>Meski tergolong tidak rewel, Philodendron Atabapoense tetap memiliki beberapa preferensi khusus agar bisa tumbuh optimal di dalam ruangan:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Cahaya: Cahaya terang tapi tidak secara langsung menyinari tanaman.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kelembapan: Tanaman ini paling optimal pada kelembapan udara yang tinggi. Menyemprotkan air (misting) secara berkala atau menempatkannya dekat humidifier bisa membantu menciptakan kondisi yang lebih mendekati habitat aslinya.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Media rambat: Sebagai tanaman merambat alami, berikan media penopang untuk mendorong pertumbuhan tanaman ke atas.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Media tanam: Peat moss, perlite, atau tanah organik yang gembur dengan drainase baik.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>fgmn nursery, The Exotic Rainforest<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/935110\/philodendron-atabapoense-tanaman-hias-langka-dengan-daun-eksotis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Philodendron Atabapoense(Doc Instagram @rousseau_plant_care) DI antara sekian banyak tanaman hias yang jadi buruan para kolektor tanaman langka, ada satu nama yang belum terlalu populer namun memiliki daya tarik yang sulit diabaikan: Philodendron atabapoense.\u00a0 Tanaman merambat asal hutan hujan Amazon ini tidak memiliki warna mencolok sejenis Philodendron lain, namun daun besar nya yang berbentuk hati memberikan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":105654,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-105653","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105653","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105653"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105653\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105653"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105653"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105653"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}