{"id":105491,"date":"2026-09-18T16:54:38","date_gmt":"2026-09-18T09:54:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/pimpinan-oca-menolak-wacana-pembatasan-atlet-dan-dorong-asian-games-lebih-besar\/"},"modified":"2026-09-18T16:54:38","modified_gmt":"2026-09-18T09:54:38","slug":"pimpinan-oca-menolak-wacana-pembatasan-atlet-dan-dorong-asian-games-lebih-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/pimpinan-oca-menolak-wacana-pembatasan-atlet-dan-dorong-asian-games-lebih-besar\/","title":{"rendered":"Pimpinan OCA Menolak Wacana Pembatasan Atlet dan Dorong Asian Games Lebih Besar"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/18\/1789725096_ef544d999ab2d84470d9.png\" alt=\"Pimpinan OCA Menolak Wacana Pembatasan Atlet dan Dorong Asian Games Lebih Besar\"\/><figcaption>Lifter Indonesia Rizki Juniansyah melakukan angkatan clean and jerk dalam kelas 73 kg putra Olimpiade Paris 2024 di South Paris Arena, Paris, Prancis, Kamis (8\/8\/2024).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>AJANG <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asian-games\" title=\"Asian Games\">Asian Games<\/a> di masa mendatang diharapkan tetap terus berkembang dengan keterlibatan atlet yang lebih banyak. Harapan tersebut ditegaskan oleh Pimpinan Olympic Council of Asia (OCA), Husain Al-Musallam di tengah persoalan akomodasi yang melingkupi pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.<\/p>\n<p>Pelaksanaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/asian-games-2026\" title=\"Asian Games 2026\">Asian Games 2026<\/a> di Nagoya dan Prefektur Aichi, Jepang, resmi dibuka pada Sabtu (19\/9). Penyelenggaraan kali ini menghadapi tantangan ketersediaan tempat tinggal bagi lebih dari 17 ribu atlet dan ofisial, sebuah angka yang melampaui peserta Olimpiade.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, pesta olahraga Asia edisi kali ini tidak menyediakan kampung atlet. Para peserta disebar di hotel, bangunan kayu sementara, hingga kapal pesiar.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/934815\/caroline-bangun-jaga-asa-final-modern-pentathlon-asian-games-2026\" title=\"Caroline Bangun Jaga Asa Final Modern Pentathlon Asian Games 2026\" target=\"_blank\">Caroline Bangun Jaga Asa Final Modern Pentathlon Asian Games 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kondisi tersebut memicu keluhan dari sejumlah kontingen terkait kualitas fasilitas akomodasi, mulai dari ukuran tempat tidur yang terlalu pendek, kekurangan akomodasi serius yang dikeluhkan pejabat Korea Selatan, hingga kontingen Filipina yang harus memanfaatkan layanan Airbnb.<\/p>\n<p>Menanggapi situasi ini, Al-Musallam menekankan pentingnya penyelenggara mempertimbangkan keberlanjutan finansial serta pemanfaatan fasilitas pascalomba. Pembangunan kampung atlet membutuhkan biaya yang sangat besar sehingga penggunaannya setelah penutupan ajang harus dipikirkan secara matang.<\/p>\n<p>&#8220;Kami berharap memiliki kampung atlet, nomor satu, tetapi kami juga harus fleksibel,&#8221; kata Al-Musallam dikutip dari AFP.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/934811\/gitautas-kievinas-kemenangan-atas-tailan-di-asian-games-2026-adalah-revans-sempurna\" title=\"Gitautas Kievinas: Kemenangan Atas Tailan di Asian Games 2026 adalah Revans Sempurna\" target=\"_blank\">Gitautas Kievinas: Kemenangan Atas Tailan di Asian Games 2026 adalah Revans Sempurna<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Anda bisa bersikeras membangun kampung atlet dan mengeluarkan banyak uang, tetapi kemudian harus melihat apa yang akan terjadi setelah Asian Games, setelah upacara penutupan,&#8221; lanjutnya.<\/p>\n<p>Meski kendala tempat tinggal memicu munculnya wacana pembatasan partisipan di edisi selanjutnya, Al-Musallam secara tegas menepis gagasan tersebut dan tetap mendorong penambahan jumlah kontingen. &#8220;Saya mendukung peningkatan jumlah atlet, bukan mengurangi atlet,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Al-Musallam, keberadaan ajang olahraga justru menjadi kebutuhan krusial di tengah dinamika global saat ini. &#8220;Untuk mendukung olahraga karena sekarang, dengan krisis politik dan konflik yang terjadi di Asia dan di seluruh dunia, kita membutuhkan olahraga,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Awalnya, pihak penyelenggara memperkirakan ajang ini hanya diikuti sekitar 15 ribu atlet dan ofisial. Mamun, pejabat Asian Games Mohammad Tayyab Ikram mengonfirmasi bahwa hingga Jumat (18\/9), jumlah peserta telah melonjak melebihi 17 ribu orang, di luar ofisial teknis.<\/p>\n<p>Lonjakan itu juga dipengaruhi oleh langkah OCA yang memasukkan cabang olahraga teqball dan padel ke dalam program pertandingan sejak Maret lalu. Setelah Aichi-Nagoya, hak tuan rumah Asian Games berikutnya akan dipegang oleh Doha, Qatar, pada 2030. Al-Musallam membeberkan bahwa sudah ada enam negara, termasuk India dan Filipina, yang menyatakan minat untuk memboyong gelaran Asian Games 2034. (AFP\/Ndf\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/934939\/pimpinan-oca-menolak-wacana-pembatasan-atlet-dan-dorong-asian-games-lebih-besar\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lifter Indonesia Rizki Juniansyah melakukan angkatan clean and jerk dalam kelas 73 kg putra Olimpiade Paris 2024 di South Paris Arena, Paris, Prancis, Kamis (8\/8\/2024).(Antara) AJANG Asian Games di masa mendatang diharapkan tetap terus berkembang dengan keterlibatan atlet yang lebih banyak. Harapan tersebut ditegaskan oleh Pimpinan Olympic Council of Asia (OCA), Husain Al-Musallam di tengah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":105492,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-105491","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105491","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105491"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105491\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105492"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105491"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105491"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105491"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}