{"id":105345,"date":"2026-09-18T10:39:39","date_gmt":"2026-09-18T03:39:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/ilmuwan-temukan-elias-eksoplanet-termuda-di-alam-semesta\/"},"modified":"2026-09-18T10:39:39","modified_gmt":"2026-09-18T03:39:39","slug":"ilmuwan-temukan-elias-eksoplanet-termuda-di-alam-semesta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/ilmuwan-temukan-elias-eksoplanet-termuda-di-alam-semesta\/","title":{"rendered":"Ilmuwan Temukan Elias, Eksoplanet Termuda di Alam Semesta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/18\/1789690596_6cfd7ef83222bda40011.jpg\" alt=\"Ilmuwan Temukan 'Elias', Eksoplanet Termuda di Alam Semesta\"\/><figcaption>Konsep artistik yang menggambarkan Elias 2-24 b, eksoplanet termuda yang terdeteksi hingga saat ini, yang masih tumbuh di dalam cakram gas dan debu yang mengelilingi bintang induknya yang masih muda.(W. M. Keck Observatory\/Adam Makarenko)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PARA astronom berhasil memecahkan rekor baru dalam sejarah penjelajahan luar angkasa dengan mengonfirmasi penemuan eksoplanet (planet di luar tata surya) termuda yang pernah dicatat manusia. Planet &#8216;bayi&#8217; yang diberi nama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/elias-24b\" title=\"Elias 24b\">Elias 24b<\/a> tersebut diperkirakan baru berusia sekitar 1 juta tahun, usia yang sangat belia dalam skala waktu kosmik jika dibandingkan dengan Bumi yang telah berumur lebih dari 4,5 miliar tahun.<\/p>\n<p>Eksoplanet raksasa berwujud gas ini terletak di dalam piringan protoplanet, awan gas dan debu tebal yang mengelilingi bintang muda Elias 24, yang berjarak sekitar 400 tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang Ophiuchus.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Momen Kunci dalam Evolusi Planet<\/h2>\n<p>Penemuan Elias 24b menjadi milestone penting bagi para peneliti untuk mempelajari bagaimana sebuah planet lahir dan terbentuk secara langsung. Selama ini, sebagian besar eksoplanet yang ditemukan berada pada tahap evolusi yang sudah matang atau lanjut.<\/p>\n<p>Dengan mengamati Elias 24b, para ilmuwan dapat melihat secara real-time bagaimana materi dari piringan protoplanet ditarik oleh gravitasi planet muda tersebut. Proses akresi ini membentuk celah atau &#8220;pola cincin&#8221; yang khas pada piringan gas di sekeliling bintang induknya.<\/p>\n<p>Keberadaan celah berskala besar di piringan Elias 24 sebelumnya telah memicu spekulasi di kalangan astronom. Namun, observasi tingkat tinggi menggunakan teleskop canggih berbasis inframerah dan gelombang milimeter akhirnya berhasil mengonfirmasi bahwa struktur celah tersebut memang diukir oleh tarikan gravitasi eksoplanet yang sedang tumbuh di dalamnya.<\/p>\n<h2>Memahami Asal-usul Tata Surya<\/h2>\n<p>Penemuan planet belia ini memberikan laboratorium alami bagi para ilmuwan untuk menguji teori-teori pembentukan planet raksasa gas, mirip dengan tahap awal pembentukan Yupiter dan Saturnus di tata surya kita miliaran tahun lalu.<\/p>\n<p>Ukuran Elias 24b yang masif di usianya yang baru mencapai 1 juta tahun menunjukkan bahwa proses pembentukan inti planet raksasa dapat terjadi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya oleh beberapa model teoretis.<\/p>\n<p>Para astronom berencana melakukan pengamatan lanjutan untuk mengukur massa pasti Elias 24b serta menganalisis komposisi atmosfer mulanya. Langkah ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak detail mengenai bagaimana planet-planet raksasa membentuk lingkungan di sekitarnya sebelum piringan gas induknya benar-benar habis terdispersi.(Space\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/934768\/ilmuwan-temukan-elias-eksoplanet-termuda-di-alam-semesta\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konsep artistik yang menggambarkan Elias 2-24 b, eksoplanet termuda yang terdeteksi hingga saat ini, yang masih tumbuh di dalam cakram gas dan debu yang mengelilingi bintang induknya yang masih muda.(W. M. Keck Observatory\/Adam Makarenko) PARA astronom berhasil memecahkan rekor baru dalam sejarah penjelajahan luar angkasa dengan mengonfirmasi penemuan eksoplanet (planet di luar tata surya) termuda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":105346,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-105345","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105345","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105345"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105345\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105346"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105345"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105345"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105345"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}