{"id":105272,"date":"2026-09-18T07:33:56","date_gmt":"2026-09-18T00:33:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/kerugian-akibat-kejahatan-siber-tembus-rp95-triliun-ini-pentingnya-menjaga-keamananaset-digital\/"},"modified":"2026-09-18T07:33:56","modified_gmt":"2026-09-18T00:33:56","slug":"kerugian-akibat-kejahatan-siber-tembus-rp95-triliun-ini-pentingnya-menjaga-keamananaset-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/kerugian-akibat-kejahatan-siber-tembus-rp95-triliun-ini-pentingnya-menjaga-keamananaset-digital\/","title":{"rendered":"Kerugian Akibat Kejahatan Siber Tembus Rp9,5 Triliun, Ini Pentingnya Menjaga KeamananAset Digital"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/18\/1789689770_b40def9ea576f65c2f16.jpg\" alt=\"Kerugian Akibat Kejahatan Siber Tembus Rp9,5 Triliun, Ini Pentingnya Menjaga KeamananAset Digital\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kejahatan-siber\" title=\"Kejahatan siber\">KEJAHATAN siber<\/a> di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan Satgas PASTI yang dikutip Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), total kerugian masyarakat akibat kejahatan siber telah mencapai angka fantastis, yakni Rp9,5 triliun hingga April 2026.<\/p>\n<p>Besarnya angka kerugian ini menjadi alarm bagi seluruh pengguna ruang digital untuk meningkatkan kewaspadaan. Komdigi mencatat bahwa ancaman siber saat ini semakin beragam, mulai dari teknik <i>phishing<\/i>, penyalahgunaan kode <i>One-Time Password<\/i> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/otp\" title=\"otp\">OTP<\/a>), penyebaran spam, hingga penggunaan identitas palsu untuk aktivitas ilegal.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; margin: 20px 0; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Data Kejahatan Siber Indonesia (Hingga April 2026)<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e2e2e2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Kategori<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Total Kerugian Dilaporkan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Rp9,5 Triliun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Sumber Data<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">IASC, Satgas PASTI, Komdigi<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Jenis Ancaman Utama<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Phishing, OTP Scam, Spam, Identitas Palsu<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keamanan-akun\" title=\"keamanan akun\">Keamanan Akun<\/a> di Ekosistem Kripto<\/h3>\n<p>Isu keamanan ini tidak hanya menyasar sektor perbankan konvensional, tetapi juga sangat relevan bagi ekosistem keuangan digital, termasuk aset kripto. Chief Compliance Officer (CCO) Upbit Indonesia, Andi Novi Wulandari, menegaskan bahwa adopsi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/aset-digital\" title=\"Aset Digital\">aset digital<\/a> yang semakin luas harus dibarengi dengan pemahaman mendalam mengenai perlindungan identitas digital.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/539875\/waspadai-kejahatan-sim-swap-jangan-umbar-data-pribadimu\" title=\"Waspadai Kejahatan SIM Swap, Jangan Umbar Data Pribadimu\" target=\"_blank\">Waspadai Kejahatan SIM Swap, Jangan Umbar Data Pribadimu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cInformasi seperti password, kode OTP, hingga <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/data-pribadi\" title=\"Data Pribadi\">data pribadi<\/a> merupakan informasi yang harus dijaga dan tidak boleh diberikan kepada pihak lain,\u201d ujar Novi.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa menyerahkan akses akun kepada orang lain, baik dengan cara menjual atau meminjamkannya, dapat membuat pemilik kehilangan kendali penuh dan berisiko terlibat dalam aktivitas ilegal tanpa disadari.<\/p>\n<h3>Langkah Dasar Perlindungan Akun<\/h3>\n<p>Upbit Indonesia mendorong pengguna untuk tidak hanya mengandalkan sistem keamanan platform, tetapi juga proaktif dalam menjaga kredensial pribadi. Berikut adalah beberapa langkah keamanan dasar yang direkomendasikan:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/903890\/kejahatan-siber-kian-kompleks-ai-jadi-garda-baru-keamanan-dompet-digital-\" title=\"Kejahatan Siber Kian Kompleks, AI Jadi Garda Baru Keamanan Dompet Digital \" target=\"_blank\">Kejahatan Siber Kian Kompleks, AI Jadi Garda Baru Keamanan Dompet Digital <\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Menggunakan password yang kuat dan unik (berbeda untuk setiap akun).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menjaga kerahasiaan kode OTP dan tidak membagikannya kepada siapa pun.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengaktifkan fitur <i>Two-Factor Authentication<\/i> (2FA).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Memastikan akses hanya dilakukan melalui aplikasi dan situs resmi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Bersikap kritis terhadap tautan mencurigakan atau tawaran keuntungan yang tidak wajar.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>\u201cDalam keamanan digital, teknologi adalah lapisan perlindungan, namun kewaspadaan pengguna tetap memegang peran terbesar. Jangan terburu-buru mengklik tautan dan selalu periksa kembali sumber informasi,\u201d tambah Novi.<\/p>\n<h3>Literasi sebagai Kunci Keamanan<\/h3>\n<p>Bagi Upbit Indonesia, literasi aset digital kini mencakup spektrum yang lebih luas. Tidak hanya soal pergerakan pasar atau potensi profit, tetapi juga mencakup edukasi mengenai risiko penipuan dan tanggung jawab penggunaan platform.<\/p>\n<p>Novi menutup dengan menekankan bahwa ekosistem aset digital yang sehat membutuhkan pengguna yang cerdas dalam melindungi diri sendiri. Edukasi mengenai keamanan akan terus menjadi komitmen berkelanjutan guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas di ruang digital dengan aman dan bertanggung jawab.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/934762\/kerugian-akibat-kejahatan-siber-tembus-rp95-triliun-ini-pentingnya-menjaga-keamananaset-digital\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) KEJAHATAN siber di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan Satgas PASTI yang dikutip Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), total kerugian masyarakat akibat kejahatan siber telah mencapai angka fantastis, yakni Rp9,5 triliun hingga April 2026. Besarnya angka kerugian ini menjadi alarm bagi seluruh pengguna ruang digital untuk meningkatkan kewaspadaan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":105273,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-105272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105272"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105272\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}