{"id":105175,"date":"2026-09-18T03:02:02","date_gmt":"2026-09-17T20:02:02","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/dorong-transformasi-sekolah-melalui-implementasi-coding-dan-ai\/"},"modified":"2026-09-18T03:02:02","modified_gmt":"2026-09-17T20:02:02","slug":"dorong-transformasi-sekolah-melalui-implementasi-coding-dan-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/18\/dorong-transformasi-sekolah-melalui-implementasi-coding-dan-ai\/","title":{"rendered":"Dorong Transformasi Sekolah melalui Implementasi Coding dan AI"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/17\/1789656249_e2108daf6a9bb3351ae3.jpg\" alt=\"Dorong Transformasi Sekolah melalui Implementasi Coding dan AI\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/coding\" title=\"coding\">CODING<\/a> dan kecerdasan artifisial (AI) bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi telah menjadi bagian penting dari kompetensi masa depan. Berangkat dari urgensi tersebut, Acer Indonesia membawa Acer Edu Tech 2026 ke Surabaya dengan tema \u201cCoding dan AI Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan.\u201d\u00a0<\/p>\n<p>Forum edukasi tahunan yang telah diselenggarakan di berbagai kota ini menjadi ruang kolaborasi bagi praktisi pendidikan, akademisi, dan pemangku kepentingan di Jawa Timur untuk memperkuat kesiapan sekolah, pendidik, dan siswa dalam menghadapi transformasi digital.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Melalui keterangan resmi hari ini,Riko Gunawan, Products &amp; Solutions Director Acer Indonesia, mengatakan, \u201cTransformasi pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi ke dalam ruang kelas. Hal yang lebih penting adalah memastikan teknologi tersebut dapat digunakan untuk membangun cara berpikir, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Keterampilan coding dan AI menjadi bagian penting dari proses ini karena dapat membantu mempersiapkan pendidik dan siswa bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta solusi. Melalui Acer Edu Tech 2026, kami ingin mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara industri, akademisi, pemerintah, dan komunitas pendidikan untuk membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.\u201d\u00a0<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/796090\/anagata-academy-gelar--workshop-nasional-ai---bersama-sapma-pemuda-pancasila\" title=\"Anagata Academy Gelar  Workshop Nasional AI   bersama SAPMA Pemuda Pancasila\" target=\"_blank\">Anagata Academy Gelar  Workshop Nasional AI   bersama SAPMA Pemuda Pancasila<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Acer Edu Tech 2026 diikuti \u00a0ratusan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur, yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pengelola institusi pendidikan, akademisi, serta perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Kehadiran peserta dengan beragam latar belakang tersebut membuka ruang bagi pertukaran perspektif mengenai tantangan, kebutuhan, dan praktik penerapan teknologi dalam pembelajaran.<\/p>\n<p>Untuk memperkaya pembahasan, Acer Edu Tech 2026 menghadirkan pembicara dengan keahlian yang saling melengkapi. Prof. Anita Lie, M.A., Ed.D., Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unika Widya Mandala Surabaya, membagikan perspektif akademis mengenai transformasi pendidikan dalam bentuk coding dan kecerdasan artifisial. Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd., Guru Besar Program Studi Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Surabaya, mengulas pentingnya pembelajaran AI dan coding dalam dunia pendidikan.<\/p>\n<p>Para pembicara mengulas transformasi menuju sekolah masa depan serta pemanfaatan dan optimalisasi coding dan AI dalam pembelajaran. Pembahasan tidak hanya menyoroti perkembangan teknologi, \u00a0juga kesiapan sekolah, kompetensi pendidik, dan pendekatan pedagogis yang diperlukan agar teknologi dapat memberikan manfaat nyata dalam proses belajar.<\/p>\n<p>Dari rangkaian diskusi tersebut, peserta mendapatkan referensi untuk mengidentifikasi kebutuhan sekolah, menentukan penggunaan teknologi yang sesuai, serta merancang pembelajaran berbasis coding dan AI secara lebih terarah. Perspektif dari akademisi, praktisi, dan pengembang kurikulum juga membantu peserta memahami penerapannya dari sisi konsep, kebijakan, hingga praktik di kelas.<\/p>\n<p>Prof. Anita Lie, \u00a0menekankan bahwa transformasi menuju sekolah masa depan tidak hanya ditentukan oleh adopsi teknologi. \u201cSekolah masa depan adalah sekolah yang mampu terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan, tanpa kehilangan tujuan utama pendidikan. Teknologi, termasuk coding dan AI, perlu digunakan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta membentuk karakter siswa. Karena itu, transformasi pendidikan harus dimulai dari visi sekolah yang kuat, pendidik yang terus berkembang, dan ekosistem yang mendukung setiap siswa mencapai potensinya,\u201d pungkasnya. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/934666\/dorong-transformasi-sekolah-melalui-implementasi-coding-dan-ai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) CODING dan kecerdasan artifisial (AI) bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi telah menjadi bagian penting dari kompetensi masa depan. Berangkat dari urgensi tersebut, Acer Indonesia membawa Acer Edu Tech 2026 ke Surabaya dengan tema \u201cCoding dan AI Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan.\u201d\u00a0 Forum edukasi tahunan yang telah diselenggarakan di berbagai kota ini menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":105176,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-105175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105175"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105175\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/105176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}