{"id":104726,"date":"2026-09-17T06:58:28","date_gmt":"2026-09-16T23:58:28","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/17\/hasil-liga-europa-sunderland-vs-az-alkmaar-kemenangan-bersejarah-the-black-cats\/"},"modified":"2026-09-17T06:58:28","modified_gmt":"2026-09-16T23:58:28","slug":"hasil-liga-europa-sunderland-vs-az-alkmaar-kemenangan-bersejarah-the-black-cats","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/17\/hasil-liga-europa-sunderland-vs-az-alkmaar-kemenangan-bersejarah-the-black-cats\/","title":{"rendered":"Hasil Liga Europa Sunderland vs AZ Alkmaar, Kemenangan Bersejarah The Black Cats"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/17\/1789600249_80d238c4923161933457.jpg\" alt=\"Hasil Liga Europa: Sunderland vs AZ Alkmaar, Kemenangan Bersejarah The Black Cats\"\/><figcaption>Pemain Sunderland Enzo le Fee mencetak gol dari titik penalti ke gawang AZ Alkmaar di laga Liga Europa(AFP\/ANDY BUCHANAN)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sunderland\" title=\"sunderland\">SUNDERLAND<\/a> mencatatkan kembalinya mereka ke panggung sepak bola Eropa dengan hasil manis setelah menanti selama 53 tahun. Bertanding di Stadium of Light, tim berjuluk <i>The Black Cats<\/i> tersebut berhasil menundukkan wakil Belanda, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/az-alkmaar\" title=\"AZ Alkmaar\">AZ Alkmaar<\/a>, dengan skor tipis 1-0 dalam laga pembuka <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/liga-europa\" title=\"liga europa\">Liga Europa<\/a>.<\/p>\n<p>Momen krusial pertandingan terjadi pada menit ke-66. Enzo le Fee, yang menjadi motor serangan tuan rumah, dijatuhkan di kotak terlarang setelah skema serangan balik cepat. Gelandang asal Prancis itu maju sendiri sebagai eksekutor dan dengan tenang mengarahkan bola ke pojok bawah gawang, mengecoh kiper lawan untuk memastikan keunggulan Sunderland.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Dominasi Babak Pertama<\/h3>\n<p>Didukung oleh atmosfer luar biasa dari publik tuan rumah, skuat asuhan Regis le Bris tampil dominan sejak sepak mula. Sunderland hampir membuka keunggulan lebih awal melalui upaya Le Fee, namun tendangannya hanya membentur tiang gawang. Kevin Danso juga sempat mengancam lewat tembakan melengkung yang masih bisa ditepis oleh Robin Roefs.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/934308\/hasil-liga-europa-ac-milan-vs-benfica-rossoneri-tumbang-di-san-siro\" title=\"Hasil Liga Europa: AC Milan vs Benfica, Rossoneri Tumbang di San Siro\" target=\"_blank\">Hasil Liga Europa: AC Milan vs Benfica, Rossoneri Tumbang di San Siro<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, AZ Alkmaar yang datang dengan rekor tak terkalahkan musim ini, sempat memberikan ancaman serius di awal laga. Ro-Zangelo Daal mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan terobosan Kees Smit, memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Sunderland. Beruntung bagi tuan rumah, Robin Roefs sigap melakukan penyelamatan krusial.<\/p>\n<h3>Tekanan Tim Tamu dan Ketangguhan Pertahanan<\/h3>\n<p>Memasuki babak kedua, AZ Alkmaar mulai keluar dari tekanan. Tim tamu menunjukkan permainan menyerang yang lebih cair dan sempat merepotkan barisan pertahanan Sunderland. Kees Smit hampir saja memecah kebuntuan bagi AZ, namun sepakan kaki kirinya masih melebar dari sasaran.<\/p>\n<p>Setelah gol penalti Le Fee, Sunderland dipaksa bermain lebih bertahan. Sepuluh menit terakhir menjadi ujian berat bagi lini belakang <i>The Black Cats<\/i>. Kemelut sempat terjadi di dalam kotak penalti Sunderland, di mana Valdemar Byskov melepaskan dua tembakan yang berhasil diblok, sebelum Roefs kembali beraksi menggagalkan peluang Mexx Meerdink.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/893492\/sunderland-vs-chelsea-2-1-cetak-sejarah-black-cats-lolos-ke-liga-europa\" title=\"Sunderland vs Chelsea 2-1: Cetak Sejarah, Black Cats Lolos ke Liga Europa\" target=\"_blank\">Sunderland vs Chelsea 2-1: Cetak Sejarah, Black Cats Lolos ke Liga Europa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Pemain pengganti AZ, Weslley Patati, juga membuang peluang emas lima menit sebelum laga usai setelah tembakannya melambung di atas mistar. Sunderland sebenarnya bisa menggandakan keunggulan di menit-menit akhir melalui Nilson Angulo, namun skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.<\/p>\n<p><strong>Kutipan Pertandingan:<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\n&#8220;Ini terasa sedikit gila, sejujurnya. Jika Anda bertanya kepada saya lima tahun lalu apakah kami akan berada di sini, saya akan menjawab tidak. Sekarang kami di sini dan saya hanya mencoba menikmati setiap momen. Kami memiliki tim, staf, dan penggemar yang luar biasa,&#8221; ujar bek Sunderland, <strong>Trai Hume<\/strong>, kepada TNT Sports.<\/p>\n<h3>Catatan Sejarah<\/h3>\n<p>Kemenangan ini merupakan kemenangan pertama Sunderland di kompetisi antarklub Eropa sejak tahun 1973. Hasil ini menjadi modal penting bagi anak asuh Regis le Bris untuk menatap persaingan di fase grup Liga Europa musim ini, sekaligus membuktikan bahwa Stadium of Light tetap menjadi benteng yang angker bagi tim-tim Eropa.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Statistik Kunci<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: center;\">Detail<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Skor Akhir<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: center;\">Sunderland 1-0 AZ Alkmaar<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pencetak Gol<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: center;\">Enzo le Fee (66&#8242; P)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kemenangan Eropa Terakhir<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: center;\">1973<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Lokasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: center;\">Stadium of Light<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>(bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/934311\/hasil-liga-europa-sunderland-vs-az-alkmaar-kemenangan-bersejarah-the-black-cats\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemain Sunderland Enzo le Fee mencetak gol dari titik penalti ke gawang AZ Alkmaar di laga Liga Europa(AFP\/ANDY BUCHANAN) SUNDERLAND mencatatkan kembalinya mereka ke panggung sepak bola Eropa dengan hasil manis setelah menanti selama 53 tahun. Bertanding di Stadium of Light, tim berjuluk The Black Cats tersebut berhasil menundukkan wakil Belanda, AZ Alkmaar, dengan skor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":104727,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-104726","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104726","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104726"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104726\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104727"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104726"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104726"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104726"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}