{"id":104507,"date":"2026-09-16T21:17:37","date_gmt":"2026-09-16T14:17:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/16\/mengenal-aturan-saham-rp1-bei-pengertian-dan-mekanisme-perdagangan\/"},"modified":"2026-09-16T21:17:37","modified_gmt":"2026-09-16T14:17:37","slug":"mengenal-aturan-saham-rp1-bei-pengertian-dan-mekanisme-perdagangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/16\/mengenal-aturan-saham-rp1-bei-pengertian-dan-mekanisme-perdagangan\/","title":{"rendered":"Mengenal Aturan Saham Rp1 BEI Pengertian dan Mekanisme Perdagangan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/16\/1789568028_26978414a74ee7f6fda8.jpeg\" alt=\"Mengenal Aturan Saham Rp1 BEI: Pengertian dan Mekanisme Perdagangan\"\/><figcaption>Pahami pengertian aturan saham Rp1 yang akan diterapkan BEI mulai 28 September 2026.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bursa-efek-indonesia\" title=\"Bursa Efek Indonesia\">Bursa Efek Indonesia<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bei\" title=\"BEI\">BEI<\/a>) berencana menerapkan kebijakan baru yang memungkinkan harga saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai menyentuh level terendah Rp1 per lembar mulai 28 September 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk menghapus batasan harga minimum Rp50 yang selama ini berlaku pada papan perdagangan utama.<\/p>\n<p>Secara sederhana, saham Rp1 adalah batas harga paling rendah (floor price) yang diperbolehkan oleh sistem perdagangan bursa. Selama ini, saham di Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Ekonomi Baru memiliki batas bawah Rp50 atau yang sering disebut sebagai &#8220;saham gocap&#8221;.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dengan aturan baru ini, saham yang sebelumnya tertahan di harga Rp50 karena tekanan jual yang tinggi, kini memiliki ruang untuk bergerak turun lebih jauh. Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua saham akan berharga Rp1; angka tersebut hanyalah batas minimum teknis dalam sistem perdagangan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/927020\/bei-uji-coba-harga-saham-minimum-rp1-target-implementasi-7-september-2026\" title=\"BEI Uji Coba Harga Saham Minimum Rp1, Target Implementasi 7 September 2026\" target=\"_blank\">BEI Uji Coba Harga Saham Minimum Rp1, Target Implementasi 7 September 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Mekanisme Perubahan Harga<\/h2>\n<p>Penurunan harga dari Rp50 menuju Rp1 tidak terjadi secara instan dalam satu hari perdagangan. Pergerakan harga tetap mengikuti <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mekanisme-pasar\" title=\"mekanisme pasar\">mekanisme pasar<\/a> dan batasan <i>auto rejection<\/i> yang ditetapkan bursa.<\/p>\n<p>Jika sebuah saham di harga Rp50 masih memiliki antrean jual yang masif tanpa adanya permintaan beli yang sebanding, maka harga akan bergeser ke Rp49, Rp48, dan seterusnya secara bertahap.<\/p>\n<p>Harga Rp1 sebenarnya bukan hal baru di BEI. Sebelumnya, harga di bawah Rp50 sudah bisa terjadi pada saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus dengan mekanisme <i>Periodic Call Auction<\/i> (PCA).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/924027\/bei-siap-turunkan-batas-minimum-harga-saham-jadi-rp1-per-7-september-2026\" title=\"BEI Siap Turunkan Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp1 per 7 September 2026\" target=\"_blank\">BEI Siap Turunkan Batas Minimum Harga Saham Jadi Rp1 per 7 September 2026<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kebijakan per 28 September 2026 ini memperluas jangkauan harga tersebut ke mekanisme pasar yang lebih luas.<\/p>\n<h3>Tujuan Kebijakan<\/h3>\n<p>Dilansir dari <em>Antara,\u00a0<\/em>Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan likuiditas pasar. Batasan di angka Rp50 dinilai sering kali menghambat proses <i>price discovery<\/i> atau pembentukan harga yang wajar.<\/p>\n<p>Dengan membuka batas bawah hingga Rp1, diharapkan harga saham dapat mencerminkan nilai fundamental dan titik temu antara permintaan serta penawaran secara lebih akurat.<\/p>\n<p>Bagi investor, kebijakan ini menuntut analisis yang lebih mendalam. Saham yang menembus ke bawah level Rp50 memberikan sinyal pasar mengenai kondisi emiten tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi pasar untuk kembali aktif bertransaksi pada harga yang dianggap lebih realistis. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/934214\/mengenal-aturan-saham-rp1-bei-pengertian-dan-mekanisme-perdagangan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pahami pengertian aturan saham Rp1 yang akan diterapkan BEI mulai 28 September 2026.(Dok. Antara) Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menerapkan kebijakan baru yang memungkinkan harga saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai menyentuh level terendah Rp1 per lembar mulai 28 September 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk menghapus batasan harga minimum Rp50 yang selama ini berlaku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":104508,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-104507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104507"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104507\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}