{"id":104407,"date":"2026-09-16T17:00:37","date_gmt":"2026-09-16T10:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/16\/cair-utang-dari-adb-senilai-rp115-triliun-ke-kas-negara-ini-peruntukannya\/"},"modified":"2026-09-16T17:00:37","modified_gmt":"2026-09-16T10:00:37","slug":"cair-utang-dari-adb-senilai-rp115-triliun-ke-kas-negara-ini-peruntukannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/09\/16\/cair-utang-dari-adb-senilai-rp115-triliun-ke-kas-negara-ini-peruntukannya\/","title":{"rendered":"Cair, Utang dari ADB Senilai Rp11,5 Triliun ke Kas Negara, Ini Peruntukannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/09\/16\/1789552777_d1394f835091ef0476db.png\" alt=\"Cair, Utang dari ADB Senilai Rp11,5 Triliun ke Kas Negara, Ini Peruntukannya\"\/><figcaption>ilustrasi utang dari ADB.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bank-pembangunan-asia\" title=\"Bank Pembangunan Asia\">BANK Pembangunan Asia<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/adb\" title=\"ADB\">ADB<\/a>) menyetujui program pinjaman senilai US$650 juta atau setara Rp11,5 triliun untuk mendukung Indonesia memodernisasi pengelolaan fiskal daerah, memajukan tata kelola secara digital, dan meningkatkan penyampaian layanan publik.<\/p>\n<p>Dalam subprogram Program Percepatan Desentralisasi demi Meningkatkan Tata Kelola Daerah (<i>Accelerating Decentralization for Improved Local Governance<\/i>\/ADIL), fasilitas <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pinjaman-adb\" title=\"pinjaman ADB\">pinjaman ADB<\/a> akan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengelola dana publik.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cProgram ini akan mendukung platform digital nasional baru untuk integrasi dan pelaporan data fiskal, serta penilaian pajak properti yang lebih adil guna meningkatkan pendapatan daerah,\u201d kata Direktur ADB untuk Indonesia Bobur Alimov dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16\/9).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/926980\/akses-pembiayaan-bagi-pelaku-usaha-diperluas-melalui-penguatan-rantai-pasok\" title=\"Akses Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Diperluas melalui Penguatan Rantai Pasok\" target=\"_blank\">Akses Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Diperluas melalui Penguatan Rantai Pasok<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, kerangka kerja sama juga mencakup berbagai isu terkait perlindungan hak-hak sipil, termasuk perencanaan dan penganggaran yang responsif untuk melindungi perempuan dan anak perempuan, serta integrasi risiko bencana.<\/p>\n<p>&#8220;Aspirasi Pemerintah Indonesia untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2045 didukung secara strategis oleh pembangunan ekonomi di berbagai provinsi, kabupaten, dan desa, tempat layanan publik esensial diberikan. Arsitektur fiskal dan digital negara yang semakin diperkuat memungkinkan penyediaan layanan yang lebih baik bagi masyarakat,&#8221; ujar Bobur.<\/p>\n<p>Bobur menuturkan 35-40 persen dari total pengeluaran publik, termasuk untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lokal, dikelola di tingkat daerah. Karena itu, menurut dia, penguatan sistem pengelolaan keuangan publik di daerah menjadi penting untuk mengatasi ketimpangan kemampuan fiskal dan administratif. Ketimpangan tersebut bisa memengaruhi administrasi perpajakan, koordinasi kebijakan, dan penyediaan layanan publik di berbagai wilayah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/910679\/ketahanan-ekonomi-indonesia-diakui-dunia--imf-adb-pertahankan-proyeksi-positif\" title=\"Ketahanan Ekonomi Indonesia Diakui Dunia,  IMF-ADB Pertahankan Proyeksi Positif\" target=\"_blank\">Ketahanan Ekonomi Indonesia Diakui Dunia,  IMF-ADB Pertahankan Proyeksi Positif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Program ADIL merupakan kelanjutan dari Undang-Undang tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Program ini ditujukan untuk mengatasi berbagai tantangan struktural dalam sistem fiskal daerah di Indonesia.<\/p>\n<p>Program tersebut juga mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029 (RPJMN) dan Visi Indonesia Emas 2045, khususnya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, serta memperkuat keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, ADB merupakan bank pembangunan multilateral yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan, inklusif, dan tangguh di kawasan Asia dan Pasifik. ADB bekerja sama dengan negara anggota dan mitranya untuk menangani berbagai tantangan pembangunan melalui pembiayaan dan kemitraan strategis. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/934070\/cair-utang-dari-adb-senilai-rp115-triliun-ke-kas-negara-ini-peruntukannya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi utang dari ADB.(AFP) BANK Pembangunan Asia (ADB) menyetujui program pinjaman senilai US$650 juta atau setara Rp11,5 triliun untuk mendukung Indonesia memodernisasi pengelolaan fiskal daerah, memajukan tata kelola secara digital, dan meningkatkan penyampaian layanan publik. Dalam subprogram Program Percepatan Desentralisasi demi Meningkatkan Tata Kelola Daerah (Accelerating Decentralization for Improved Local Governance\/ADIL), fasilitas pinjaman ADB akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":104408,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-104407","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104407\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}