
DUA gunung api di Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Gunung Ili Lewotolok dan Gunung Lewotobi Laki-laki, dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (30/8). Aktivitas vulkanik ini memicu dikeluarkannya peringatan radius bahaya bagi masyarakat dan wisatawan guna menghindari dampak material letusan.
Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, meletus pada pagi hari pukul 09.38 WITA. Petugas Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok, Syawaludin, melaporkan tinggi kolom letusan mencapai 700 meter di atas puncak, atau sekitar 2.123 meter di atas permukaan laut (mdpl).
“Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal teramati mengarah ke barat dan barat laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan durasi 113 detik,” ujar Syawaludin dalam laporan resminya.
Data Teknis Erupsi Gunung Api NTT (30 Agustus)
| Parameter | Gunung Ili Lewotolok | Gunung Lewotobi Laki-laki |
|---|---|---|
| Waktu Erupsi | 09.38 WITA | 13.57 WITA |
| Tinggi Kolom Abu | ± 700 Meter | ± 600 Meter |
| Arah Sebaran Abu | Barat & Barat Laut | Barat Daya & Barat |
| Radius Bahaya | 2 – 3 Kilometer | 5 Kilometer |
Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, menyusul erupsi pada siang hari pukul 13.57 WITA. Petugas Pos Pengamatan, Fransiskus Xaverius Masan, menyebutkan tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak (2.184 mdpl).
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Selain ancaman abu vulkanik, warga juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama saat terjadi hujan intensitas tinggi.
Wilayah Waspada Lahar Hujan (Gunung Lewotobi Laki-laki):
Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Pihak berwenang mengimbau seluruh warga yang terdampak hujan abu untuk menggunakan masker pelindung mulut dan hidung guna menghindari gangguan pernapasan. Warga juga disarankan menutup tempat penampungan air bersih agar tidak terpapar material vulkanik. (PO/I-1)
