Peringati Ulang Tahun Ke-30, KPEI Serahkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Masyarakat Solo
Rayakan HUT ke-30, KPEI serahkan bantuan alat kesehatan ke Klinik Solo Peduli sebagai wujud CSR dan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).(Dok KPEI)

MEMASUKI usia ke-30, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) terus memantapkan perannya sebagai central counterparty di pasar modal dan pasar keuangan. Dengan mengedepankan prinsip keamanan dan keberlanjutan, KPEI mengusung tema Embracing Transition, Inspiring New Hope sebagai refleksi komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan andal sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan tiga dekade tersebut, KPEI menyalurkan bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa peralatan kesehatan kepada Klinik Rawat Inap Solo Peduli di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 15 Agustus 2026. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut.

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Proyek KPEI, Irmawati, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian ulang tahun perusahaan. “Sesuai dengan tagline tahun ini, kami berharap bantuan ini bisa membawa kebermanfaatan nyata bagi para pasien, terutama bayi-bayi yang ke depan akan tumbuh menjadi pemimpin serta generasi penerus bangsa,” ujarnya di sela seremonial yang berlangsung di Aula Sasono Mangunsuko, House of Danarhadi, Surakarta.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Irmawati kepada Ketua Yayasan LAZ Solo Peduli, Sidik Anshori. Pada tahap pertama, bantuan mencakup tiga alat medis utama, yakni infant warmer, baby scale, dan infantometer. Sementara itu, enam alat kesehatan pendukung lain akan dikirimkan secara menyusul untuk melengkapi fasilitas klinik.

Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh jajaran direksi KPEI, di antaranya Direktur Utama Antonius Herman Azwar, Direktur Kliring, Penjaminan dan Pengawasan Satya Birawa, serta Direktur Keanggotaan, Riset, dan Dukungan Bisnis Ignatius Denny Wicaksono. Hadir pula Direktur Yayasan Sahabat Pedalaman, Wafiq Zuhair Muhammad, selaku mitra penyalur program.

Wafiq menegaskan bahwa pemilihan Klinik Rawat Inap Solo Peduli melalui proses seleksi yang ketat agar tepat sasaran. “Bantuan ini berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Aksi nyata KPEI ini diharapkan dapat membuka akses keselamatan bagi warga, terutama ibu hamil dan bayi yang baru lahir,” tegasnya.

Ketua Yayasan LAZ Solo Peduli, Sidik Anshori, menyampaikan apresiasinya atas perhatian KPEI terhadap fasilitas kesehatan di daerah pinggiran Solo. Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan akses kesehatan layak, terutama terkait keselamatan persalinan.

Program CSR ini menjadi bukti nyata komitmen KPEI dalam mendukung program pemerintah untuk menyukseskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada sektor kesehatan. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus tumbuh bersama industri sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pembangunan nasional. (RO/I-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *