
KEGIATAN Ragamuda 2026 kembali digelar dengan mengangkat tema “Gelora Persatuan Generasi Muda” di Jakarta, Sabtu (22/8). Acara ini menjadi ruang bagi pelajar dari berbagai sekolah untuk membangun solidaritas sekaligus mendorong keberanian dalam menyampaikan aspirasi secara kritis dan bertanggung jawab.
Tahun ini, Ragamuda diselenggarakan melalui kolaborasi tiga sekolah, yakni Kolese Kanisius, Al-Izhar Pondok Labu, dan Pangudi Luhur Brawijaya yang baru bergabung sebagai kolaborator. Sejak didirikan pada 2017, Ragamuda terus memperluas jangkauannya hingga diikuti oleh 51 sekolah dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Semarang, hingga Flores, NTT.
Ketua Umum Ragamuda 2026 dari Al-Izhar Pondok Labu, Eileen Sarah Kinanti, menjelaskan bahwa tema tahun ini dipilih karena masih adanya hambatan bagi pemuda dalam bersuara. “Pemuda-pemuda di Indonesia masih merasa ketika mengaspirasikan pendapatnya masih belum didengarkan atau bahkan dipandang sebelah mata saja,” ujar Eileen.
Ia menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memahami substansi dari apa yang mereka suarakan. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya sekadar meramaikan barisan, tetapi harus mampu menyampaikan gagasan secara jelas dan berbobot agar dapat memberikan dampak nyata.
Pada hari pertama, Sabtu (22/8), rangkaian acara diisi dengan talkshow yang menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang sosial-politik, serta games kelompok. Ketua Umum Ragamuda 2026 dari Kolese Kanisius, Jonathan Soetaputra, menyebutkan bahwa games tersebut dirancang untuk membangun bonding dan konsolidasi antarpeserta.
Kegiatan akan berlanjut pada Minggu (23/8) dengan agenda Pawai Pemuda di rute Car Free Day (CFD) dari Kolese Kanisius menuju Sarinah. Pawai ini bertujuan memberikan paparan bagi sekolah-sekolah peserta sekaligus menyuarakan semangat persatuan kepada masyarakat luas.
Ketua Umum Ragamuda 2026 dari Pangudi Luhur Brawijaya, Marvellino Syalom Imanuel, berharap kegiatan ini memberikan dampak berkelanjutan. Ia menginginkan agar suara remaja lebih didengar dan dipandang oleh Indonesia, serta berharap jangkauan Ragamuda semakin luas di tahun-tahun mendatang.
Melalui Ragamuda 2026, generasi muda diharapkan tidak hanya membangun jejaring, tetapi juga memiliki bekal untuk terlibat aktif dalam kehidupan sosial dengan pemahaman persoalan yang mendalam dan tanggung jawab penuh atas aspirasi yang disampaikan. (Z-10)
