Memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama Lansia
Sestama BKKBN, Budi Setiyono(ANTARA)

SEKRETARIS Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN, Budi Setiyono, menyampaikan pelibatan lansia dalam momen sakral kemerdekaan memiliki makna strategis, yakni memberikan penghormatan bagi para senior yang sepanjang hidupnya tentu telah banyak berkontribusi terhadap bangsa dan negara. 

“Kehadiran mereka juga menjadi pengingat bahwa Indonesia saat ini tengah memasuki fase penuaan penduduk (aging population). Kehadiran para sesepuh bangsa di lapangan upacara diharapkan menjadi jembatan historis antargenerasi untuk mentransfer nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menggelar upacara bendera yang inklusif dengan melibatkan puluhan warga lanjut usia (lansia) sebagai tamu kehormatan. 

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, yaitu SIDAYA (Lansia Berdaya). 

Melalui inisiatif ini, Kemendukbangga/BKKBN ingin menegaskan komitmen negara dalam mengubah paradigma terhadap lansia, dari yang semula dianggap sebagai objek santunan, menjadi subjek pembangunan yang aktif, sehat, mandiri, dan bermartabat. 

“Guna memastikan keamanan dan kenyamanan para warga senior, Kemendukbangga/BKKBN telah menyiapkan fasilitas khusus yang ramah lansia. Seluruh peserta lansia akan ditempatkan di area tenda yang teduh, disediakan tempat duduk yang nyaman, serta didampingi oleh pendamping khusus dari tim penyelia pembangunan keluarga,” ujar dia.

Selain itu, fasilitas medis darurat dan ambulans juga disiagakan penuh di lokasi sepanjang acara berlangsung. 

Melalui peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, Kemendukbangga mengajak seluruh lapisan masyarakat, sektor swasta, dan instansi pemerintah untuk bersama-sama membangun ekosistem lingkungan yang ramah lansia demi menyongsong era silver economy Indonesia yang tangguh. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *