Cegah Keracunan, BGN Pertimbangkan Test Kit di 27 Ribu Dapur SPPG
Kepala BGN Sudaryono.(Dok. Antara)

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mempertimbangkan pengadaan test kit di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendeteksi kandungan berbahaya pada makanan. Langkah ini diambil sebagai evaluasi atas kasus keracunan yang sempat terjadi di beberapa titik, termasuk di Brastagi, Sumatera Utara.

Sudaryono menjelaskan bahwa pengecekan secara organoleptik—seperti mencium bau, merasakan, dan mencicipi—terbukti tidak cukup untuk menjamin keamanan pangan. Menurutnya, zat berbahaya sering kali tidak terdeteksi melalui indra manusia saja.

“Jadi ini sedang kami pertimbangkan untuk kemudian di setiap dapur itu nanti kita lakukan test kit,” ujar Sudaryono dilansir dari Antara, Senin (17/8).

Penggunaan alat uji cepat ini bertujuan mendeteksi kandungan kimia berbahaya seperti arsen dan zat lainnya. BGN merujuk pada keberhasilan SPPG yang dikelola oleh Bhayangkari Polri, yang telah menerapkan test kit dan berhasil mencatatkan nol kasus keracunan hingga saat ini.

Meski ada insiden keracunan, Sudaryono meminta masyarakat tidak menggeneralisasi seluruh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, terdapat sekitar 27 ribu dapur SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia, dan ia mengklaim sebagian besar telah menjalankan standar dengan baik.

BGN menegaskan akan mengambil tindakan keras terhadap pengelola SPPG maupun personel yang gagal memenuhi standar keamanan pangan. Sudaryono tidak segan untuk menutup fasilitas yang tidak bisa diperbaiki kualitasnya.

“Bagi personel yang tidak bisa mengikuti standar tinggi yang saya punya, mohon maaf harus saya copot atau saya pecat status ASN PPPK-nya,” tegas Sudaryono.

Data Operasional SPPG:

  • Total Dapur: Sekitar 27.000 unit.
  • Target Keamanan: Deteksi zat berbahaya (arsen, dll) melalui test kit.
  • Sanksi: Penutupan SPPG dan pemecatan personel ASN/PPPK yang melanggar standar. (Ant/Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *