10 Tanaman Indoor yang Bisa Tumbuh tanpa Tanah, Cocok untuk Ruangan Sempit
Ilustrasi(Pixabay)

MEMILIKI tanaman di dalam rumah tidak selalu berarti harus menyediakan pot besar, tanah, dan ruang khusus untuk berkebun. Bagi kamu yang tinggal di rumah atau kamar dengan ruang terbatas, ada cara yang jauh lebih praktis: memilih tanaman indoor yang dapat tumbuh tanpa tanah.

Menurut Written, sejumlah tanaman indoor seperti Tillandsia, Philodendron, Lucky Bamboo, Syngonium, hingga Marimo Moss Ball dapat dirawat tanpa menggunakan media tanah. Sementara itu, Olympic Furniture juga mencatat beberapa tanaman yang dapat tumbuh atau diperbanyak menggunakan media air, seperti African Violet, Baby’s Tears, Coleus, Lucky Bamboo, dan Impatiens.

Tak Perlu Tanah, Cukup Air dan Wadah yang Tepat

Salah satu daya tarik tanaman indoor tanpa tanah adalah perawatannya yang relatif sederhana. Pada beberapa jenis tanaman, bagian batang atau akar cukup ditempatkan di dalam air sehingga tanaman dapat terus tumbuh dan menghasilkan akar baru.

Olympic Furniture menyebut metode ini sebagai bentuk hidroponik sederhana, dengan menggunakan air dan wadah seperti vas atau botol kaca. Selain praktis, penggunaan wadah transparan memungkinkan akar tanaman terlihat sehingga memberikan kesan dekoratif tersendiri.

Namun, bukan berarti tanaman bisa dibiarkan begitu saja. Air tetap perlu diganti secara berkala agar tidak keruh dan kondisi tanaman tetap terjaga. Pencahayaan juga harus disesuaikan dengan karakter masing-masing tanaman.

Philodendron, Pilihan untuk Pemula

Kalau baru ingin mencoba merawat tanaman tanpa tanah, Philodendron bisa menjadi salah satu pilihan menarik.

Written menyebut Philodendron sebagai tanaman yang relatif mudah dirawat. Batangnya dapat ditempatkan di dalam gelas berisi air dan diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini juga tidak menyukai paparan sinar matahari langsung yang terlalu kuat, sehingga cocok untuk mempercantik area indoor.

Lucky Bamboo, Tanaman yang Sekaligus Jadi Dekorasi

Lucky Bamboo atau bambu hoki menjadi tanaman lain yang cukup populer untuk ditanam di air. Bentuk batangnya yang unik membuat tanaman ini mudah dipadukan dengan berbagai konsep interior.

Menurut Written Lucky Bamboo dapat ditempatkan di dalam pot atau wadah kaca dengan tambahan batu-batu kecil sebagai penyangga akar. Tanaman ini sebaiknya tidak terkena sinar matahari langsung dan perlu mendapatkan perawatan berupa penggantian air serta pembersihan daun yang gugur.

Olympic Furniture juga merekomendasikan Lucky Bamboo sebagai tanaman indoor yang dapat tumbuh menggunakan air. Untuk membantu pertumbuhannya, air dapat diganti secara berkala dan pupuk cair diberikan dalam dosis ringan.

Syngonium Bisa Dibuat Menjuntai

Bagi yang menyukai tanaman dengan bentuk daun unik, Syngonium podophyllum atau Nephthytis bisa menjadi pilihan.

Tanaman ini memiliki bentuk daun menyerupai anak panah dan dapat ditanam menggunakan media air. Karena pertumbuhannya bisa menjadi cukup rimbun. Setelah tumbuh besar, tanaman juga dapat diperbanyak dan dipindahkan ke wadah lain.

Jika ditempatkan pada rak atau wadah yang lebih tinggi, pertumbuhan daunnya dapat memberikan kesan menjuntai yang menarik.

Tillandsia dan Spanish Moss untuk yang Ingin Tanaman Unik

Tidak semua tanaman tanpa tanah harus hidup di dalam air. Tillandsia atau air plant menjadi salah satu contohnya.

Tanaman ini dapat ditempatkan di dekat jendela dan dirawat dengan penyemprotan air sesuai kebutuhan jenisnya. Tillandsia membutuhkan pencahayaan yang cukup agar tidak mengering. Beberapa jenisnya bahkan dapat menghasilkan bunga.

Ada pula Spanish Moss yang dapat dibiarkan menjuntai sebagai dekorasi. Perawatannya dilakukan dengan menyemprotkan air secara berkala dan menempatkannya di area yang mendapatkan cahaya.

Keduanya cocok bagi kamu yang ingin menghadirkan tanaman hijau dengan tampilan berbeda dari tanaman pot pada umumnya.

Ingin yang Lebih Unik? Coba Marimo Moss Ball

Marimo Moss Ball menawarkan pengalaman berbeda. Bentuknya menyerupai bola hijau kecil dan sebenarnya merupakan jenis alga.

Pertumbuhan Marimo tergolong sangat lambat, sekitar 5 milimeter per tahun. Tanaman ini dapat ditempatkan di dalam air dan lebih baik diletakkan di area teduh karena paparan sinar matahari langsung dapat membuat warnanya berubah kecokelatan. Karena ukurannya kecil, Marimo cocok ditempatkan di meja kerja, rak buku, atau sudut kamar sebagai dekorasi sederhana.

Ada Juga Tanaman Berbunga yang Bisa Diperbanyak dengan Air

Tanaman tanpa tanah tidak selalu identik dengan tanaman berdaun hijau. Olympic Furniture mencatat African Violet, Baby’s Tears, Coleus, dan Impatiens sebagai beberapa tanaman yang dapat tumbuh atau diperbanyak menggunakan media air. 

African Violet, misalnya, dapat diperbanyak dari daun muda yang memiliki sedikit bagian batang. Potongan tersebut kemudian diletakkan dalam wadah berisi air hingga akar baru tumbuh.

Sementara Baby’s Tears memiliki daun kecil yang rapat dan dapat memberikan tampilan seperti tirai hijau. Tanaman ini cocok ditempatkan pada wadah kaca, tetapi bagian batang tidak sebaiknya terendam seluruhnya karena dapat meningkatkan risiko pembusukan.

Jadi, kalau selama ini keinginan memiliki tanaman indoor terhalang oleh keterbatasan ruang, tanah yang berantakan, atau kekhawatiran soal perawatan, tanaman tanpa tanah bisa menjadi alternatif.

Sumber: Written, Olympic Furniture



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *