
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperkuat komitmen kerja sama kemanusiaan bersama King Hussein Cancer Foundation (KHCF) Yordania guna mengoptimalkan penyediaan layanan kesehatan bagi warga Palestina. Penyaluran bantuan ini difokuskan pada optimalisasi fasilitas medis serta pemenuhan gizi masyarakat Palestina.
Langkah strategis tersebut dibahas melalui audiensi Kedutaan Besar Yordania dan KHCF di Kantor Baznas RI, Jakarta, Jumat (7/8). Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menilai KHCF Yordania sebagai mitra yang tepercaya karena transparansi dalam menjalankan dan melaporkan bantuan.
“Artinya, menurut kaidah fikih al-muhafadhatu ‘ala al-qadimi al-shalih wal akhdu bil jadidi al-aslah (memelihara nilai-nilai lama yang baik dan mengambil nilai-nilai baru yang lebih baik), maka kita akan mempertahankan hubungan yang baik ini dan kita akan meningkatkan hubungan kepada yang lebih baik,” jelas Idy Muzayyad.
Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan komitmen Baznas RI untuk menyalurkan dana kemanusiaan layanan kesehatan Palestina bernilai lebih dari Rp1,7 miliar. Selain bantuan medis, Baznas RI juga menyiapkan program jangka panjang berupa beasiswa pendidikan perguruan tinggi bagi mahasiswa Palestina di Indonesia, khususnya di bidang kesehatan.
“Kita juga memiliki pola baru penyaluran dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk kuliah di Indonesia. Jadi itu program penyaluran yang bersifat untuk jangka panjang dan berkelanjutan di bidang kesehatan,” ujar Idy.
Duta Besar Kerajaan Hasyimiyah Yordania untuk Republik Indonesia, Sudqi Al Omoush, mengapresiasi dukungan Baznas dan mendorong pengembangan kerja sama melalui program wakaf berkelanjutan. Ia menyayangkan besarnya alokasi dana global yang habis untuk konflik bersenjata dan berharap bantuan dialihkan untuk program kemanusiaan.
“Jadi kami mengundang Anda untuk bergabung, untuk meningkatkan dukungan seperti yang selalu kami lakukan yang semua itu untuk kebaikan kehidupan, bukan perang,” kata Sudqi.
Sementara itu, Direktur KHCF Madelin Al Salah mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Baznas RI, termasuk alokasi dana terbaru senilai lebih dari Rp3,5 miliar untuk mendukung pengobatan pasien kanker asal Gaza di Yordania pada tahun 2026.
Madelin menekankan bahwa penguatan kerja sama ini sangat mendesak akibat krisis penurunan donasi internasional. “Itulah sebabnya kami sekarang berada dalam kondisi krisis dan seruan darurat bagi pasien-pasien yang saat ini tinggal di Yordania. Jika kami tidak mendapatkan donasi, kami tidak akan mampu melanjutkan dukungan dan mendatangkan lebih banyak pasien dari Gaza,” tuturnya.
