
UPAYA memperkuat ketahanan keluarga tidak hanya dilakukan melalui peningkatan pendapatan, tetapi juga dengan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan aset dan mitigasi risiko.
Di tengah meningkatnya berbagai potensi bencana dan kecelakaan rumah tangga, literasi mengenai perlindungan rumah menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan finansial masyarakat Indonesia.
Semangat tersebut diangkat PT Asuransi Tokio Marine Indonesia melalui acara Tokio Talk: The Heart of Home – Because Every Home Has a Story yang digelar di DIA.LO.GUE Artspace, Kemang, Jakarta.
Kegiatan ini dikemas secara interaktif dengan menghadirkan influencer, kreator konten, serta pegiat gaya hidup dan keluarga untuk mengedukasi masyarakat soal pentingnya keamanan rumah dan perlindungan finansial.
Acara diisi dengan pengenalan produk Home Partner, talkshow, permainan interaktif, hingga lokakarya keselamatan rumah yang dibawakan Khairul Umam, petugas pemadam kebakaran sekaligus komika.
Dalam sesi tersebut, Khairul Umam membagikan berbagai tips praktis mengenai pencegahan kebakaran, mengenali risiko yang kerap terjadi di lingkungan rumah dan langkah awal yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat. Penyampaian yang ringan dan menghibur diharapkan mampu membuat edukasi keselamatan rumah lebih mudah dipahami masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Tokio Marine Indonesia memperkenalkan Home Partner sebagai produk perlindungan yang dirancang untuk memberikan jaminan bagi bangunan rumah, isi rumah, anggota keluarga, dan tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga.
Perlindungan itu mencakup berbagai risiko seperti kebakaran, petir, ledakan, banjir, angin ribut, kerusuhan, perbuatan jahat, kecelakaan diri keluarga, serta risiko lain sesuai dengan paket yang dipilih dan ketentuan polis.
Department Head of Product Development PT Asuransi Tokio Marine Indonesia Djoko Mulyono mengatakan perlindungan rumah perlu dipandang sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga agar dampak ekonomi akibat musibah tidak sepenuhnya ditanggung sendiri.
“Melalui Home Partner, kami ingin menghadirkan perlindungan yang tidak hanya mencakup bangunan dan isi rumah, tetapi juga keluarga serta potensi tuntutan kerugian dari pihak ketiga. Dengan pilihan paket yang dapat disesuaikan, premi terjangkau, serta proses pembelian yang mudah tanpa survei, kami ingin membuat perlindungan rumah lebih mudah dipahami dan dijangkau. Tujuannya sederhana, ketika risiko terjadi, nasabah tidak perlu menanggung seluruh dampak finansialnya sendiri,” ujar Djoko.
Home Partner tersedia dalam lima pilihan paket, yakni Bronze, Silver, Gold, Platinum, dan Contents Only. Sebagai ilustrasi, untuk nilai pertanggungan bangunan Rp500 juta, premi dimulai dari Rp147.500 per tahun, dengan besaran akhir menyesuaikan profil risiko, paket yang dipilih, serta ketentuan perusahaan.
Selain menawarkan pilihan perlindungan fleksibel, proses pengajuan pun dapat dilakukan tanpa survei untuk rumah yang memenuhi persyaratan tertentu seperti digunakan sebagai tempat tinggal, memiliki konstruksi permanen, dapat diakses kendaraan roda empat, serta tidak memiliki riwayat kebakaran.
Djoko berharap dengan kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mengantisipasi risiko di lingkungan rumah. Pelibatan influencer dan kreator konten juga diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi soal keselamatan rumah dan perlindungan finansial kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga Indonesia. “Masyarakat bisa mempelajari Home Partner lebih lanjut melalui laman resmi,” pungkasnya. (H-2)
