
MENINGKATNYA usia kerap diikuti penurunan fungsi penglihatan yang berdampak pada kualitas hidup. Sayangnya, tidak sedikit masyarakat, khususnya lansia, yang baru memeriksakan kondisi matanya ketika gangguan penglihatan sudah cukup menghambat aktivitas sehari-hari.
Berangkat dari kondisi tersebut, Holywings Peduli menggelar kegiatan pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata gratis, dan edukasi kesehatan mata di Ambyar Superclub Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (2/8). Kegiatan ini diikuti ratusan warga, terutama lansia dari RW 01 Kelurahan Cikini yang membutuhkan pemeriksaan mata dan bantuan kacamata.
Peserta menjalani pemeriksaan ketajaman penglihatan oleh tenaga profesional sebelum menerima kacamata yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan refraksi. Selain itu, mereka juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mata agar fungsi penglihatan tetap optimal seiring bertambahnya usia.
Dalam sesi edukasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan mata, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin A dan antioksidan, membatasi penggunaan gawai secara berlebihan, menjaga pencahayaan saat membaca, hingga melakukan pemeriksaan mata secara berkala agar gangguan penglihatan dapat dideteksi lebih dini.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan kesehatan mata masih menjadi aspek yang sering luput dari perhatian masyarakat, terutama kelompok lanjut usia.
“Melalui program ini kami ingin membantu masyarakat agar tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Penglihatan yang baik akan meningkatkan kualitas hidup seseorang. Kami berharap bantuan kacamata gratis dan edukasi kesehatan mata ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan mata,” ujar Andrew.
Program tersebut mendapat respons positif dari warga. Salah seorang penerima manfaat, Siti Nurul Iman (68), mengaku selama beberapa tahun terakhir mengalami kesulitan membaca akibat penglihatannya yang semakin kabur, namun belum sempat memeriksakan mata.
“Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa melihat lebih jelas. Tadi langsung diperiksa, terus dapat kacamata yang pas. Terima kasih kepada Holywings Peduli karena sangat membantu kami para lansia yang mungkin kesulitan membeli kacamata sendiri,” katanya.
Refraksionis Optisien dari Optik99K, Naovalia A.Md, RO, yang bertugas dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa banyak gangguan penglihatan sebenarnya dapat ditangani lebih dini melalui pemeriksaan rutin.
“Banyak masyarakat yang baru memeriksakan mata setelah penglihatannya sudah cukup terganggu. Padahal pemeriksaan secara berkala sangat penting untuk mengetahui perubahan fungsi penglihatan sejak awal. Dengan kacamata yang sesuai serta pola hidup sehat, kualitas penglihatan dapat tetap terjaga dan aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman,” jelas Naovalia.
Selain layanan kesehatan mata, Holywings Peduli juga menyerahkan bantuan fasilitas kepada warga RW 01 dan RW 05 Kelurahan Cikini. Bantuan tersebut meliputi tempat memandikan jenazah, speaker portable, mixer enam kanal, meja, 20 unit kursi lipat, serta alat pemeriksaan kesehatan. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pelayanan masyarakat dan aktivitas sosial di lingkungan setempat.
Lurah Cikini, Redy Firmansyah Sukma Perdana, mengapresiasi dukungan yang diberikan kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Holywings Peduli atas kepeduliannya kepada warga Kelurahan Cikini. Program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini sangat bermanfaat, khususnya bagi para lansia. Bantuan fasilitas yang diberikan hari ini juga akan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat dan berbagai kegiatan kemasyarakatan,” ujar Redy.
Melalui kegiatan tersebut, Holywings Peduli berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini. Di samping itu, perusahaan menyatakan akan terus menjalankan berbagai program sosial di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan bagi lingkungan sekitar. (E-1)
