Novak Djokovic Samai Rekor Kemenangan Roger Federer di Wimbledon
Petenis Serbia Novak Djokovic(AFP/Glyn KIRK)

NOVAK Djokovic kembali mengukir tinta emas dalam sejarah tenis dunia. Petenis asal Serbia tersebut resmi menyamai rekor Roger Federer sebagai petenis putra dengan kemenangan tunggal terbanyak di turnamen Grand Slam Wimbledon setelah menumbangkan Arthur Rinderknech pada babak ketiga, Jumat (3/7).

Kemenangan ini menjadi koleksi ke-105 Djokovic di lapangan rumput All England Club, menyamai torehan legendaris milik Federer. Juara tujuh kali Wimbledon itu harus bekerja ekstra keras untuk mengatasi perlawanan sengit Rinderknech dalam duel empat set yang berakhir dengan skor 7-5, 6-4, 1-6, dan 7-6 (4).

“Bisa mencatatkan sejarah dalam olahraga ini adalah kehormatan dan keistimewaan yang luar biasa. Terlebih lagi di sini karena Wimbledon selalu menjadi turnamen impian saya sejak kecil,” ujar Djokovic sebagaimana dikutip dari ATP.

Perlawanan Sengit di Centre Court

Meski sempat tampil dominan saat menyingkirkan Stefanos Tsitsipas di babak sebelumnya, Djokovic mendapatkan ujian berat dari Rinderknech. Petenis asal Prancis tersebut tampil sangat agresif sejak awal laga. Tercatat, Rinderknech berhasil membukukan 35 winner hanya dalam dua set pertama.

Momentum sempat beralih ke tangan Rinderknech pada set ketiga ketika permainan Djokovic sedikit menurun. Rinderknech memanfaatkan celah tersebut untuk merebut set ketiga dengan skor telak 6-1.

Memasuki set keempat, pertandingan semakin memanas dengan reli-reli panjang yang memukau penonton di Centre Court. Namun, kematangan mental Djokovic menjadi pembeda saat laga memasuki fase tie-break.

“Saya memainkan tie-break nyaris tanpa cela. Saya melakukan semua yang saya bisa. Saya rasa saya melakukan servis dengan sangat baik pada tie-break,” kata pemilik 24 gelar Grand Slam tersebut.

Statistik Pertandingan: Babak Ketiga Wimbledon







Detail Keterangan
Skor Akhir 7-5, 6-4, 1-6, dan 7-6 (4)
Total Kemenangan Wimbledon 105 (Menyamai Roger Federer)
Lawan Berikutnya Roman Safiullin (Babak Keempat)

Fokus pada Pertandingan, Bukan Rekor

Meski kini berdiri sejajar dengan Federer dalam hal jumlah kemenangan, petenis berusia 39 tahun ini menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu terobsesi dengan angka-angka statistik. Baginya, fokus utama adalah memenangi setiap tantangan yang ada di depan mata.

“Saya tidak memikirkan apakah itu kemenangan ke-105 atau ke-106. Saya hanya berusaha memenangi pertandingan yang ada di depan. Hari ini saya cukup tegang karena tahu laga ini akan sangat sulit. Saya senang bisa melewatinya,” tuturnya lagi.

Di babak keempat, Djokovic dijadwalkan bertemu dengan petenis kualifikasi Roman Safiullin yang melaju usai mengalahkan Joao Fonseca. Di atas kertas, Djokovic memegang keunggulan mutlak dengan catatan pertemuan 3-0 tanpa pernah kehilangan satu set pun. Namun, pertemuan mendatang akan menjadi duel pertama keduanya di atas permukaan lapangan rumput. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *