Sistem Logistik yang Andal Permudah UMKM Tembus Pasar Ekspor
ilustrasi(Antara)

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia dinilai memiliki peluang semakin besar untuk memperluas pasar ekspor seiring meningkatnya konektivitas perdagangan global. Namun, selain kapasitas produksi, akses terhadap jaringan distribusi internasional dan layanan logistik yang andal menjadi faktor penting agar UMKM mampu bersaing di pasar global.

Dengan kontribusi lebih dari 60% terhadap perekonomian nasional, UMKM dipandang memiliki potensi besar menjadi motor pertumbuhan ekspor Indonesia. Momentum tersebut semakin terbuka seiring pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11% pada 2025.

VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan dari pasar internasional terus meningkat sehingga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha dalam negeri.

“Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif,” kata Poppy dalam keterangannya, Rabu (1/7).

Menurutnya, peran logistik kini tidak lagi sekadar menjadi pendukung operasional, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan. Kondisi tersebut terlihat dari perubahan pola pengiriman UMKM yang kini semakin banyak mengirim barang dalam volume besar dan bernilai tinggi.

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, menilai tren tersebut mencerminkan semakin berkembangnya skala bisnis Indonesia di pasar internasional.

“Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya,” ujar Ahmad.

Ia mengatakan, salah satu tantangan yang masih dihadapi pelaku usaha adalah keterbatasan akses terhadap solusi logistik yang mampu mengimbangi pertumbuhan bisnis mereka.

“Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda,” jelas Ahmad.

Menurut dia, kebutuhan terhadap layanan logistik yang fleksibel juga terus meningkat, terutama untuk pengiriman kargo dalam jumlah besar.

“Kebutuhan terhadap pengiriman kargo berat terus meningkat seiring ekspansi bisnis ke pasar global. Hal ini mencerminkan kesiapan pelaku usaha Indonesia untuk bersaing di level yang lebih tinggi,” tambahnya.

Melihat perkembangan tersebut, DHL Express Indonesia menyebut sekitar 40% pelanggannya berasal dari segmen UMKM. Angka tersebut menunjukkan semakin besarnya minat pelaku usaha kecil untuk menjangkau pasar internasional.

Melalui jaringan globalnya, perusahaan menyediakan layanan pengiriman ekspres dan solusi logistik terpadu, mulai dari paket berukuran kecil hingga pengiriman kargo. Salah satu layanan yang ditawarkan adalah Heavy Weight Express, yang mampu menangani pengiriman udara hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram dalam satu kali pengiriman.

Selain itu, DHL Express juga menjalankan program GoTrade, sebuah inisiatif yang dirancang untuk membantu UMKM memperluas akses sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global.

“Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global,” tutup Ahmad. (E-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *